GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU

GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU
oh kamu


__ADS_3

Sepulang sekolah selena segera masuk kedalam mobil. Terlihat 2 dayang setia selena mengikutinya masuk kedalam mobil.


" Lu harus jelasin ke kita soal lu dipanggil ke ruangannya pak Andrew ke kita " Kata mella dengan kepo.


" Yup jangan ada dusta besties diantara kita " Kata tiara


" Duh kaliaN bisa gak sih  gak bikin aku pusing dulu. Aku masih sebel tau ciuman pertamaku diambil pak Andrew" Kata Selena yang berhasil membuat mella dan tiara bengong tampa kata.


" What's ciuman " Kata mella dan tiara berbarengan.


" Gue dan pak Andrew tadi tuh lagi bertengkar di dalam.saat gue mau pergi tiba-tiba tangan gue ditarik dan auto gue oleng jatuh di atas pak Andrew. Naasnya lagi tuh kayu tempat duduk itu patah. Kita jatuh bareng  tiba-tiba bibir usah saling nempel aja , gue gak rido , gue gak ikhlas ciuman pertama gue diambil sana tuh guru " Kata Selena dengan kesal.


" Keren lu sel disaat yang lain bingung mencari perhatian pak Andrew lu malah bisa dapetin ciuman dari dia dong " Kata tiara dengan senengnya.


" Iya bener tuh andai waktu itu lu bisa gue wakili. Biar gue aja yang dicium pak Andrew sel" Imbuh mella lagi.


Auto mella dan tiara pun mendapat  tatapan tajam dari selena.


" Bukan begitu darling, lagian kejadian itu kan gak disengaja sel, anggap aja itu berkah lu bisa cium cowok ganteng idola sekolah kita" Kata tiara dan mendapatkan anggukan dari mella.


Andrew yang sudah sampai rumah pun masih memegangi hidupnya yang terluka akibat selena .windi yang melihat Andrew yang kesakitan pun segera menghampiri putra semata wayangnya itu.


" sayang kamu kenapa? ya ampun hidung kamu kok bisa berdarah begitu sih? kamu berantem atau bagaimana.? " tanya windi dengan panik.


" gak apa - apa kok ma, tadi gak sengaja jatuh dari kursi aja terus gak sengaja terbentur meja hidung " ucap Andrew bohong dengan memegangi hidungnya yang luka.


"ya ampun sampai berdarah begitu, kita ke dokter saja ya sayang , mana takut kamu kenapa - kenapa " kata windi dengan cemas.

__ADS_1


" gak perlu kok ma ini gak parah kok " kata andrew dengan santai lalu masuk kedalam kamar nya.


andrew masih mengingat kejadian di ruangannya tadi bersama dengan selena. andrew pun tertawa kecil mengingat wajah lucu selena yang menurutnya sangat menggemaskan.


*


 selena masih kesal dengan kejadian itu sesampainya di rumah. endro yang sedari tadi yang sibuk membaca email di MacBook pun jadi terganggu oleh selena.


" sayang kok kamu tampak kesal begitu, ada apa!? apa terjadi sesuatu di sekolah mu " kata endro dengan tatapan bingung 😕❓.


" papa gak kerja hati ini kok gak pergi ke kantor? " tanya selena balik


" papa hati ini kurang enak badan sayang, kamu belum jawab pertanyaannya papa " kata endro dengan tatapan tegasnya.


" itu pah itu,,, guru ku ada yang mencuri sesuatu yang berharga dari aku " kata selena dengan kesal.


" maksud kamu apa sel? kamu lecehkan salah satu guru atau bagaimana? " tanya Ratih yang tiba - tiba menyambar pernyataan selena. selena dan endro pun hanya bisa diam melihat wajah kesal Ratih.


" lalu apa coba jelaskan " kata Ratih lagi


( ini males nya aku jika bercerita jika ada mama. pasti pertanyaan nya kemana - mana. terlebih lagi soal hal sensitif. bisa - bisa aku dilibas dengan mama nih. aku harus cari alasan untuk keluar dari situasi ini) kata selena dalam hati.


selena memberikan kode kepada endro untuk membantunya keluar dari masalah ini. endro pun segera memikirkan cara agar sangat istri tidak marah - marah lagi.


" sudah lah itu hanya masalah guru dan murid yang mengambil boneka kunci kesayangan nya selena. kenapa mama serius begini sih . lagian mana ada guru sekarang se cabul itu. nanti malam kita akan bertemu dengan anaknya teman papa.sekalian mau bahas bisnis .jadi besok kalian ikut ya " kata endro dengan tetap membaca file yang dikirim oleh asistennya lewat Emile.


" gak ah pa pasti ngebosenin banget deh. lagian aku juga gak bakan ngerti apa yang dibicarakan oleh kalian. obrolan orang dewasa sangat lah memusingkan " kata selena lalu bergegas bangun dan pergi menuju kamarnya.

__ADS_1


selena pun segera berganti baju dan merendahkan badannya keatas kasur yang empuk miliknya. sambil membayangkan adegan dimana dia dan andrew berciuman.


" anehnya banget ya, kenapa aku bisa sebahagia ini. padahal harusnya aku kesal karena dia mencuri ciuman pertama ku. tapi ini enggak aku malah seneng bukan main. aku rasa otakku rumah beres lagi weh " gumam selena dengan ambigu.


malam pun tiba selena, Ratih dan juga endro sidah berpakaian rapi menuju kediaman irawan. sesampainya di sana mereka disambut hangat oleh keberadaan windi dan juga irawan.


" ayok masuk dong, wah gak nyangka selena sudah sebesar dan secantik ini ya " kata windi dengan tersenyum manis.


" ah tante bisa saja deh, kecantikan ku mengalir dari mama " kata selena dengan tersipu malu.


" ayo mari duduk dulu sebentar lagi putra ku pasti turu , oh iya kamu sekarang sudah kelas berapa sel? " tanya irawan kepada selena.


" sudah kelas 3 SMA om " jawab selena dengan tenang. senyum selena perlahan pudar saat mengetahui seseorang yang menuruni tangga adalah seseorang yang tidak asing lagi baginya. yaitu andrew sang guru baru disekolah nya selena .


" pak andrew " panggil selena pelan


andrew hanya diam yang berkata-kata apa pun. andrew langsung bersalaman kepada Ratih dan juga endro. selena hanya tidak bergeming.


( drama apa lagi ini Tuhan ternyata anaknya teman pala adalah guru baru ku dong. pengen ku tumbuk lagi tapi masih teringat kejadian disekolah. pasti tuh hidung masih nyeri aku tonjok tadi disekolah. walah mak dia ngomong gak ya soal aku nim buk dia. bisa hancur di gejrot mama. please deh jangan katakan apa pun agar kau tetap aman selena) batin selena gelisah


"Hai Selena " sapa andrew yang membuat Selena tercengang. selena hanya membalas dengan senyuman.


" kalian sudah salih kenal " kata Ratih bingung


" selena ini adalah salah satu murid aku yang paling rajin tapi suka bikin ulah " kata andrew jujur


" apa benar itu sel" tanya endro dengan tatapan tegasnya.

__ADS_1


" enggak kok pa dia hanya bercanda, iya kan pak andrew " kata selena dengan menginjak kaki andrew.


" iya om bercanda aja kok , jangan diambil serius " kata andrew dengan menahan sakit karena kaki andrew diinjak keras oleh selena


__ADS_2