GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU

GURU KU ADALAH SUGAR DADDY KU
sayang.....!????


__ADS_3

kila dan mentari tengah duduk santai dihalaman sekolah. Tiba-tiba bara , dion, dan fiki pun menghampiri nya.


" idihh ada kutu buku di sini. bodoh ya bodoh aja gak perlu lu belajar sampai kaya gitu " ucap fiki kepada mentari.


" lu lagi ngatain diri lu sendiri ya... pantes setiap ulangan remidi muluk " celetuk mentari .


" lu ya " kata fiki terputus karena ditahan oleh bara.


" lu gak usah cari masalah sana kita deh... gue yakin lu begini karena ingin dapat perhatian kan dari kita "kata bara


" gak usah mimpi deh, cowok gue jauh lebih tampan dari pada kalian. ngapain juga gue caper sama cunguk kaya kalian "


" kamu ya..... "


"sayang " panggil seseorang kepada mentari. sementara itu bara, viki, dion dan kila pun menatap heran kepada laki-laki ading yang berada di lorong sekolah tersebut.


mentari menatap laki-laki itu dengan mata berkaca - kaca. lalu andrew pun melangkah mendekati mentari yang sedang menatap nya.


" sayang aku kangen sama kamu , kamu kenapa tidak kembali ke kota "


" aku masih betah berada disini sayang, kamu hari ini gak ke ngajar "


" demi kamu sayang aku kesini "


" tunggu dulu kamu kesini.... tahu dari mana aku berada disini..? "


" dari surat pindah sekolah kamu "


mereka yang sedari tadi menatap interaksi kedua sejoli itu pun. hanya bisa diam dengan memperhatikan mentari dan juga andrew.


" kita bicara di kantin aja ya "


" sebentar lagi baku masuk sayang "


" pak andrew...... "


" eh pak budi, selamat siang Pak "


" oh iya selamat siang Pak, kok seperti nya pak andrew akrab sekali dengan mentari. "


" dia tunangan saya pak, kami akan melanjutkan ke jenjang pernikahan setelah ia lulus sekolah "


" aku kan pengen kuliah juga "


" iya sayang, sesuai permintaan tuan putri "


#

__ADS_1


tak terasa bel sekolah pun berbunyi, bara menunggu mentari didepan pintu kelas nya. sesekali melihat kearah ruang kepala sekolah jika laki-laki yang mengaku tunangan mentari akan keluar dia tidak akan memiliki kesempatan untuk menemui mentari.


saat melihat mentari keluar dari kelas. bara langsung menarik mentari ke sudut lorong kelas.


" duh sakit lu apa - apaan sih bara "


" lu yang gila, ngapain lu jalin hubungan dengan pria dewasa itu "


" dia tunangan ku bara, apa tak mu berbicara begitu dengan ku "


" heran aja, kenapa wanita muda lebih suka berpacaran sama yang dewasa "


" karena lebih mateng, pinter memperlakukan wanita dan juga menghargai serta melindungi wanita gak kayak kamu nan geng mu itu "


" lu gak takut di cap sebagai cewek nakal karena bersanding dengan yang tua "


" dari segi usia dia memang dewasa, tapi dari wajah dia tidak kalah kan. udah mapan, tampan, pinter, dan memiliki perusahan. aku gak ada alasan buat nolak dia. satu lagi.... aku juga cinta dan sayang sama dia "


kata mentari lalu pergi meninggalkan bara yang masih diam seribu bahasa setelah mendapat kan jawaban dari mentari.


bugggh


" eh cewek norak lu gak ada kapoknya ya deketin bara gue. gue peringkat kan ya. bara itu pacar gue".


" 🤣🤣🤣🤣"


" lu kenapa ketawa gila lu 🤨"


" satu lagi body lu yang datar kayak tol memang bisa buat merayu lelaki. gue saranin sih kamu gak usah sombong jadi cewek. karena yang di atas lu lebih banyak. gue gak yakin mau lu ngelakuin apa pun bara gak akan pernah melirik kamu "


citra yang mendengar ucapan mentari pun segera bergegas pergi. dia sangat marah hingga wajahnya menjadi merah seperti udang rebus.


" mentari lu gak takut sama citra "


" takut kenapa, dia juga makan nasi kila hujan makan manusia kayak zombi"


" dia itu orangnya jahat banget tau, dulu aja ada salah satu murid disini terang - terangan menulis surat cinta untuk bara. eh besoknya anak itu minta pindah karena dapat ancaman dari citra itu "


" denger ya kila di mata Tuhan itu kita itu sama . lagian dia itu sombong tapi gak lihat apa kalau kita mati yang dibawa buka kesombongan atau pun harta kita . melainkan amal ibadah kita "


" iya ibu haji , duh kita ke kelas dulu yuk "


"mentari "


mentari dan kila menoleh ke sumber suara ternyata yang memanggilnya adalah pak Bima .


" ikut keuangan saya "

__ADS_1


" ada apa ya pak , apa ada yang penting "


" iya cepetan "


"'baik Pak, kil lu ke kelas dulu aja deh aku ikut pak Bima dulu ya"


"siap bu haji"


langkah mentari kalah cepat dari langkah Bima yang panjang. dengan wajah kesalnya mentari pun memilih mengikuti pelan saja.


"pak Bima jalan nya kaya kereta api aja deh. gak bisa apa pak jalannya santai aja gitu"


pak Bima menoleh kebelakang ternyata mentari ketinggalan cukup jauh, sehingga pak Bima oun menghembuskan nafas nya dengan kasar.


" saya yang kecepatan atau kamu yang terlalu lelet sih. buruan nanti kelas bu penti kamu gak masuk bisa - bisa kamu ditebas oleh dia "


" bapak jangan nakut - nakutin saya deh. bapak kira saya akan takut gitu. saya cuma takut sama Tuhan pak. lagian bapak ada - ada aja ngapain juga bu tebas saya. apa dia gak takut dengan bapak saya "


setelah masuk keruangan pak Bima mentari disuruh duduk. pak Bima mengeluarkan plastik kotak persegi yang berisi tugas dan beberapa kisi - kisi untuk ujian minggu depan.


selesai memberikan itu kepada mentari. Bima menjadi bingung kenapa itu anak masih duduk diam di kursi nya sedari tadi.


" mentari kamu bisa kembali ke dalam kelas "


" sebentar aja pak, nanggung nih masih main game, 15 menit aja please pak Bima ganteng deh "


" kalau kamu begini nanti kamu bisa ketinggalan materi pelajaran bu fenti"


" kan ada bapak kan, saya tinggal minta kepada ayah saya untuk menjadikan pak Bima guru privat saya di rumah. bunda dan ayah saya pasti setuju akan hal itu "


" saya privat saya sangat mahal lo mentari, emang yakin kamu bisa menggaji saya untuk jadi guru bimbel kamu "


" ya ilah pak ingat kata pak ustad sebagai manusia kita gak boleh pelit tau. apa lagi dalam membagikan ilmu pengetahuan dan juga agama. kalau bapak pelit awas kuburannya sempit "


" kamu kok jadi nasehatin saya sih "


" lagian bapak jadi guru matre banget sih . minta gaji tinggi jadi guru bimbel saya doang. jangan - jangan bapak nanti juga pelit nih sama istri dan anak. astaga anda sungguh terlalu pak Bima "


" sudah jangan ngomong terus diam aja kamu. saya lagi banyak kerjaan kamu cepat keluar deh "


" bapak kok jadi mengusir saya sih. saya teriak ke pak budi bapak grepek- grepek saya . bapak bisa dikeluarkan nih dari sekolah"


" eh kok jadi mengancam saya sih kamu mentari "


" udah bapak Bima yang ganteng, bapak kerjain aja tugas bapak daya numpang main game satu match aja lalu kembali lagu ke dalam kelas. simpel kan "


" terserah , asal jangan berisik aja kamu disini "

__ADS_1


" oke siap pak bos , dari tadi kek kayak begitu .saya kan gak harus buang- buang tenaga banyak untuk bicara"


( untung kanu itu anak nya pak satria mentari. kalau bukan udah tak benyek kamu kaya sambel tempe. tapi kalau begini dia lucu juga. cantik, imut, putih siapa coba yang gak suka dengan wanita seperti ini)


__ADS_2