
setelah jam istirahat mereka bertiga makan bersama di kantin. tawa canda pun menghiasi mereka tiba-tiba ronal datang dengan membagikan oleh - oleh dari sang kakak yang baru pulang dari luar negeri.
" ini buat kalian semuanya " kata ronal dengan tertawa senang
" apa nih " tanya mella penasaran
ternyata paper bag itu berisi coklat dan juga pernak pernik khas Australia.
" Terima kasih ya ronal " kata selena dengan tersenyum tulus.
" iya honey, ini tambahan khusus buat lu " kata ronal dengan mengeluarkan sebuah gelang batu cantik yang tertera nama selena di sana.
" wah bagus banget nih terimakasih ya... tapi ini ku gak minta bayar kan nanti gue kena pungut biaya administrasi lagi " celetuk selena dengan wajah bercandanya.
tampa mereka sadari apa yang mereka lakukan dilihat oleh andrew yang kebetulan bersama bu dini sedang memesan makan bersama.
mella yang melihat itu pun lalu menyenggol pundak selena. lalu menunjuk kearah andrew yang bersama bu dini berdua sedang makan bakso. raut wajah selena pun berubah.
( wah bener - bener tuh jangan ya.. gue udah sungguh-sungguh jaga hati tapi dia malah berduaan sana bu dini. ini gak bisa nih di biarkan begitu aja. aku harus bales dengan tindakan.) batin selena
tampa di sengaja sosok uang ia kenali berasa di sini . dengan sigap selena ingin menghampirinya tapi ronal keburu pergi karena ada tugas dari pak yanto. jadi selena melihat ronal pergi dulu lalu pergi ke arah alex kedua sahabat nya pun curiga dengan selena.
"kak alex " panggil selena
" selena " jawab alex dengan tersenyum senang melihat keberadaan wanita incarannya. alex memberikan jepitan kepada selena.
__ADS_1
" ini untuk kamu, biar aku pakaikan ya" kata alex yang di angguki oleh selena. semua mata tertuju kepada alex sandro selena termasuk andrew.
jelas terlihat wajah merah padam dari muka andrew. tak selera menghabiskan makanan nya andrew oun memilih pergi meninggalkan bu dini sendirian.
( nah lu cemburu juga kan lihat gue sana yang lain. makanya jangan bikin aku marah.) batin selena dengan senyum penuh kemenangan.
saat ingin memasuki ruang kelas andrew ingin memanggil selena tapi didahului oleh pak roy sang guru tampan no 2 di sekolah tersebut.
" selena " panggil pak roy, andrew pun terpaksa hanya bisa memperhatikan interaksi mereka dari kejauhan.
" iya Pak roy ada apa ya " tanya selena dengan sedikit centil menggoda roy karena dia tahu ada andrew yang memperhatikan mereka dari jauh.
" kamu makin cantik sekali. Bapak jadi suka dengan kamu sel. " ucap roy dengan berani
roy masih salting do kejutkan dengan andrew.
" pak roy gak ada kelas kah ? " tanya andrew sedikit sewot .
" iya sebentar lagi pak andrew " jawab pak roy malu
" saya masuk kelas dulu ya pak roy " kata selena dengan segera pergi meninggal roy yang masih diam di tempat.
suasana pun kembali sepi karena andrew suka masuk ke kelas. setelah menerangkan materi pelajaran . andrew pun membuat soal yang sedikit sulit lalu dengan sengaja memanggil ronal.
" ronal maju ke depan kerjakan soal ini " kata andrew dengan wajahnya yang cool
__ADS_1
"iya Pak " jawab ronal dengan wajah nya yang pasrah. karena ini akal - akalan nya andrew untuk mengerjai ronal yang tadi bersikap berani menyentuh tangan selena tampa seizinnya .
" pak saya belum bisa mengerjakan soal ini " kata ronal dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
" ih dasar mas andrew ini ... sengaja nunjuk ronal.. aku tahu kamu pasti cemburu jan mas. gara-gara dia memasangkan gelas ini ditangan ku kan.. oke aku akan mencoba menambah api lagi " kata selena dengan jail nya.
" syuttt sel tolong gue dong pleaseee " rengek ronal dengan nada memelas.
" emmm ogah deh gak jadi... rena kan masih ada di kota ini. apa lagi dia masih mengharapkan mas andrew jadi kekasih nya lagi... apa aku diam aja ya tapi jadian ronal " gumam selena bingung.
hingga salah satu murid pendiam di kelas pun menu ke depan membantu ronal.
" pak mohon maaf apa boleh saya kerjakan? " tanya murid tersebut dengan senyum sopan nya. andrew pun memberi murid tersebut kesempatan untuk menjawabnya.
serah beberapa lama soal itu pun berhasil dijawab olehnya. murid itu bernama faas. dia adalah salah satu murid teladan yang suka mengaji.
selesai menjawab faas pun segera kembali ke tempat duduknya. andrew pun terpaksa melepaskan ronal. anak bangor dan juga cerdas .
selena:
cemburu nie ye
andrew:
siapa..? aku sorry aku hjan tipe cowok begitu
__ADS_1