Hanifah

Hanifah
malam yang melelahkan


__ADS_3

Semua pekerjaan harusnya sudah selesai karena jam sudah menunjukkan pukul 17.00 sore tapi tidak dg hanifah ia masih berkutik dg layar lap topnya ..sambil sesekali meminum kopi dan mengucek ngucek matanya karena lelah,dalam hati hanifah ingin sekali istirahat tapi bagaimana mungkin tante bella tdi siang sudah menyuruhnya membuat beberapa laporan,dan itu banyak sekali...


"sudah jam berapa ini,kenapa rasanya ngantuk sekali.."


lirih hanifah sambil menguap panjang dan karena kelelahan ia pun tertidur pulas dikantor,


"mba,..???"


"mba hanifah bangun ini sudah malam mba,apa mb mau menginap disini??!"


seru pak burhan,security kantor hanifah sambil sesekali menaikkan tinggi suara nya agar hanifah terbangun,


hanifah pun bangun dan kaget melihat pak burhan yg ntah sejak kapan sudah berada disamping meja kerjanya

__ADS_1


"ooh bapak,maaf saya ketiduran tadi" sambil mengucek2 matanya yg masih samar samar,..


"non,kalau capek istirahat dirumah,jangan dipaksakan,emmm bu bella ya yg maksa non harus lembur terus"


"ngga kok pak saya memang lagi banyak kerjaan mau cepet2 kelar aja buat besok,malah jadinya ketiduran dsni"


senyum hanifah lembut pada pak burhan..


kenapa pak burhan nampak tak percaya dg perkataan hanifah karena pak burhan kenal betul siapa hanifah dan kenapa ia malah dijadikan pegawai biasa diperusahaan papahnya sendiri,bahkan tak seorang pun diperusahaan tersebut tau bahwa hanifah adalah anak dari pimpinan perusahaan tersebut. pak burhan tadinya adalah orang kepercayaan papahnya hanifah tapi karena kelicikan tante bella hingga ia diturunkan jabatannya menjadi hanya seorang security bila ia tak mau maka iapun harus mengundurkan diri,biar bagaimana pun tuan sulaiman telah banyak andil dalam hidupnya dan keluarganya saat ini,ia pun tak ingin pergi begitu saja sampai ia melihat hanifah bahagia dan bersama orang yg menyayanginya


"iya pak,saya pulang dulu..terima kasih ya" sambil tersenyum hanifah pun berlalu meninggalkan kantornya.


****

__ADS_1


Ditempat yang berbeda syam masih memegang erat foto hanifah,wanita yang selama ini telah memikat hatinya sosok hanifah belum juga hilang dalam ingatan ia masih ingat betul janji yang dulu hanifah ucap akan menunggunya sepulang dari belajar dari luar negeri tapi kenapa setelah beberapa tahun syam disana pesan atau pun telepon tak pernah hanifah jawab ..


"brengsek......"!??!


seru syam sambil membanting gelas yang tengah ia minum..


"aku harus bertemu denganmu hani,akan aku balas sakit hatiku .. !?!"


syam seperti orang kesetanan saat ini dikarenakan hatinya yang masih kacau,sebenarnya wajah syam tampan hidungnya yang mancung perawakannya yang tinggi besar tak nampak ia harus malu akan ditolak oleh wanita atau mungkin syam laki laki yg bisa didambakan oleh wanita single diluar sana.tapi karena ia sudah jatuh hati terhadap hanifah semua wanita yang mulai mendekatinya bagai angin lalu yang tak dihiraukannya sama sekali..


syam masih dalam lamunannya,bola bola matanya masih sama melihat tajam kearah foto yang ada diatas meja.


ia mulai memejamkan mata dan mulai memejamkan matanya.rasa lelah akibat sakit hati memang banyak menguras pikira!!..seru penulis 😅

__ADS_1


note " mohon maaf jika banyak kesalahan dalam alur cerita,semoga bisa dinikmati ceritanya..masih bingung dalam merangkai kata katanya sampai jungkir balik tapi semoga ini bisa selesai dg baik..mohon doa dan dukungannya..terima kasih"😁


__ADS_2