
Dikediaman Syam
"Syam,papah sudah bicara dengan tantenya Hani dan dia setuju.."
"benarkah pah, terimakasih!!" Syam tersenyum sumringah dibuatnya
"Oia pah,Hani tau kalau Syam yang akan menikahinya?" tanya Syam penasaran
"tidak,papah hanya bilang akan mempersunting Hani,lalu meminta tantenya untuk menyetujui nya"
"ooh baguslah,aku ingin tau bagaimana reaksinya melihat pernikahan kami nanti"
"dasar anak bodoh,apa kau tak takut ia akan pergi dari rumah karena mau di jodohkan dengan orang yang belum ia kenal?! tanya papahnya
"tidak akan pah,kenapa dia harus pergi!? dia sudah jadi milikku dan aku akan menyuntingnya"
"anak nakal,apa kau sudah memberi nya stempel kepemilikan hah..?! gerutu papahnya
__ADS_1
"tti,tidak pah..aku.." dengan berbata Syam berbicara
"kau sudah merusak seorang wanita memang seharusnya kau menikahinya, bila nanti Hani kabur dari rumah kau pun yang harus bertanggung jawab"saut papah Syam kesal
ia pun pergi dan masuk ke kamar,Syam yang masih dimeja makan diam membeku ia ingat kata kata papahnya tadi..
"aku memang sudah menyentuhnya,tapi aku khilaf toh aku akan bertanggung jawab,
huh..untung saja aku tidak dihukum oleh papah"
suara teleponpun berbunyi,..Tut..Tut..Tut
"kau pikir papah tidak akan memberimu hukuman hah..!?!" setelah apa yang kau lakukan pada seorang wanita,papah ingin besok kau temui Hani dan minta maaf lah,juga sebelum pernikahan mu diadakan kau harus pergi meninggalkan kota dan urus lah bisnis papah dikota b,bila belum selesai jangan pulang !!" teriak papah Syam kesal
"apa...ya ya baiklah pah!? " Syam mematikan hp nya
ia menggaruk rambutnya,sambil mondar mandir kesana kemari bingung harus berbuat apa,Syam pun mulai berpikir untuk menemui Hani besok setelah pulang kerja
__ADS_1
***
"Han,, Tante mau bicara soal persiapan pernikahan padamu?"
Hani terbelalak, dia bingung harus menjawab apa,..diapun masih diam beribu bahasa
"mulai persiapkan mentalmu agar proses pernikahan mu lancar , Oia laki laki tersebut adalah pemilik hotel Aryaduta walaupun umurnya berkali kali lipat dengan mu tapi ia pria kaya aku yakin kau bisa langsung bahagia bersama dengan nya"ucap Tante menyakinkan Bella
"apa maksudnya Tante menjodohkan aku dengan seorang yang belum aku kenal bahkan ia seorang pria yang berumur,apa Tante menginginkan aku menjadi wanita simpanannya"jelas Bella yang sudah meradang
"aku tak meminta persetujuan mu tapi bila kau tidak menyukainya nasib mu mungkin akan lebih buruk dibanding menjadi wanita simpanan!!" mata Tante Bella menatap tajam sambil mencengkram dagu Hani yang kini basah karena air mata
Bella melepas cengkraman nya,ia mulai melangkah pergi dari pandangan hani.kaki dan seluruh sendi Hani rasanya mulai melemas ia tak bisa berdiri dengan kuat saat ini,ia merengkuh tembok dan sebisa mungkin untuk kuat berjalan kekamar sambil tertatih ia menjatuhkan tubuhnya keranjang,Hani tak kuat ia pun menangis sesegukan..
Hani menarik selimut dan melemparnya kesembarang tempat,dan berteriak meratapi hidupnya yang kini menakutkan ..
"arrgggghhhhh,tidakkk......aku tidak mau,..kenapa,kenapa Tante Bella begitu membenciku.. bagaimana dengan hidupku kelak..bila aku menikah aku mungkin hanya menjadi wanita simpanan saja,bila aku tidak mau mungkin Tante Bella akan menjualku..bagaimna ini?!?!?
__ADS_1
"aku harus pergi,ya..aku harus meninggalkan kota ini untuk selamanya,besok aku harus berkemas aku tak mau menikah dengan pria hidung belang!!"
Hani tak bisa berpikir keras ia lelah rasanya matanya mulai tak bisa terbuka dengan lebar sampai akhirnya ia pun tertidur pulas dipinggir ranjang sambil kakinya yang masih bertumpu dilantai.