
hani sudah rapi dg balutan dress pesta berwarna marun memang agak terlihat mencolok tapi mau gimana lagi saat membeli hanya dress itu yang pas untuk keuangannya skrg,biasanya hani juga tak terlalu mementingkan polesan wajah tapi karena hari ini adalah perayaan ulang tahun perusahaan jadi ia sedikit memoles lipstik dan bedak diwajahnya..
"andre,buka dong pintunya ??" tanya hani yang sudah berada diluar rumah
andre yang sudah menunggunya hampir setengah jam pun tersenyum simpul melihat hani yg nampak cantik dan elegant .. rasanya ia tak sia-sia ia menunggu hani dari tadi.
"ayo,masuk cantik ... ?!!" senyum andre penuh makna,matannya pun tak berhenti melihat hani yg malam ini beda dg biasanya.
"hani,nanti habis dari pesta kamu mau ngga ikut aku? ..
"kemana ndre,hmmm..lama ngga soalnya aku lagi lemes banget dari tadi siang?!
seru hani menegaskan
"ngga lama kok,cuma jalan2 aja sebentar..
emangnya lemes kenapa kamu lagi sakit han ?"
andre menatap hani dalam.
"ngga tau juga,beberapa hari kemarin aku sempet lembur..mungkin karena itu aku jadi ngerasa cape,badanku rasanya lemes mau tidur seharian,enak kali ya!!
"ooh,ya udah jalan jalanya nanti aja,hmmm.. nunggu km lebih bugar biar fikirannya lebih fress!!" andre pun mengusap lembut rambut hani
andre berencana mengungkapkan isi hatinya malam ini pada hani,tapi rasanya belum pas waktunya,jadi andre pikir diundur saja
__ADS_1
"akhirnya,udah udah sampai !!"
"ini hotel arya duta itu kan ndre,kenapa disini acaranya,setahu aku perusahaan tempat kita kerja punya hotel sendiri deh? tanya hani
"emang kamu ngga tau sekarang kan sebagian saham perusahaan sudah dijual dan pemilik terbesar asetnya,yang punya hotel arya duta ini lho han?! jawaban andre menyakinkan
hani kaget tak percaya,perusahaan papahnya yg sangat dbanggakan itu sekarang ternyata sedang dalam masalah serius,hani ingat betul papahnya selalu bilang agar kelak hani meneruskan usahanya tersebut tapi mungkin sekarang hanya angan belaka karena semua harta milik papahnya sudah sepenuhnya dikuasai oleh tante bella
****
"han..dari tadi kok diem aja,makan atau minum gitu,rame banget lho kalau kamu diem aja dipesta ini ntar dikira kamu icon perusahaan terus dicolek colek sama orang mau??
gerutu andre sambil membelalakan matanya agar hani mau berbicara
"nah kayak gitu dong,kalau tersenyum kan lebih cantik..jangan diem aja kayak ayam betina dirumah sukaknya diem..tau tau lagi buang air!?? terkekeh andre sendiri,karena hani masih diam dalam lamunanya
"aku ambilkan minum ya,..atau makan mau ngga?" tanya andre
"iya mau...tapi ngga makan ya,minum aja.." jawab hani
"ok..tunggu disini,aku ambilkan dulu.."
andre yang mulai gemes dengan tingkah hani yang layaknya anak kecil ia pun mulai menjauh dari hani untuk mengambil minum,tiba tiba seseorang datang mendekati hani,bila dilihat ia sedang memegang tangan hani tapi tidak sebenarnya tangannya sedang mencengkram tangan hani dengan kuat
"aww sakit,tolong lepas.."
__ADS_1
keluh hani sambil melihat kearah samping,untuk tau siapa yang sudah menyakiti tangannya saat ini..
"tante bella,sakit tan..tolong lepas?"seru hani pelan,karena banyak orang ia tak bisa banyak berbicara
"ayo ikut.."
tarik tante bella kepada hani untuk ikuti intruksinya,masuklah mereka kedalam salah satu kamar hotel disana.
"kenapa kau hadir diacara ini,kau tau kan banyak kolega yang mungkin saja tau akan dirimu..atau kau mau membuat kekacauan hah...??
mata tante bella merah,ia merasa ponakannya akan melakukan kelicikan untuk menjatuhkannya saat ini
"tidak tante,siapa yang mau membuat kekacauan teman teman dikantor ingin aku hadir disini,aku sudah bilang bahwa aku tidak bisa..tapi mereka tetap memaksa !!"
jawaban hani menyakinkan tantenya agar mau memaafkannya..
"kalau begitu kenapa kau tidak pura pura sakit saja,atau kau memang sudah merencanakan sesuatu dibelakangku,..ingat hani perusahaan ini adalah milik adikku sulaiman,jadi jangan merasa kau berhak akan itu,setelah ini menjauh lah dari sini dan jangan membuat kekacauan dipestaku,ingat !!!" teriak tante belladan ia pun berlalu meninggalkan hani diruangan itu sendiri.
hani nampak tak percaya kenapa tantenya bisa begitu membencinya,airmatanya yang sedari tadi ingin menetes tak bisa ia tahan lagi,hani terduduk lemas dipinggir kasur iapun menghapus air mata diwajah nya yg sendu hanipun berdiri untuk pergi dari hotel tersebut.
"aku harus telepon andre dulu sebelum pergi,ia pasti mencariku dari tadi,.."
tut,tut,tut...suara dalam telepon andre "ndre,kenapa ngga dianggkat juga sih..gimana ini,oh aku coba tinggalkan pesan saja!?"
sedang disana andre sibuk mencari hani,ia lalu berinisiatip untuk meneleponnya tapi sial nya hp tersebut tertinggal dimobil,..
__ADS_1