
Di sebuah daerah pinggiran kota tepatnya dikota xxx ada seorang wanita remaja yang berparas cantik, ceria, menghadapi masalah dengan tenang dan senyum indahnya, dan dia bernama Arsena Larrisa.
Arsena larrisa lahir dikeluarga yang sederhana, dia tinggal bersama paman dan bibi yang bernama rudy dan elly. paman rudy dan bibi elly memiliki anak laki-laki bernama David dan anak perempuan bernama alya.
Kedua orang tua Arsena pergi meninggalkannya saat usia arsena 6tahun, tanpa alasan yang jelas dan arsena dititipkan oleh paman dan bibinya.
"Arseennaaaaa" teriak alya di pagi hari.
"Kenapa kamu selalu berteriak alya, sena sedang mencuci dibelakang" tanya bibi elly
"Dia selalu tak pernah menjawabku ibu, jadi aku harus berteriak memanggil anak itu" jawab alya
Usia Arsena 18tahun lebih tua dari alya yang berusia 16tahun, sedangkan david lebih tua 1tahun dari arsena. Arsena baru lulus sekolah menengah atas, dia anak yang pintar dan mandiri serta rajin mengerjakan pekerjaan rumah sehingga dia selalu di manfaatkan oleh alya si anak manja.
Dari belakang arsena mendengar teriakan alya sehingga meletakkan cuciannya dan arsena menghampiri alya, "ada apa alya? saya sedang mencuci pakaian" kata arsena
"Setrika kan bajuku ini, aku mau pergi bersama teman-temanku" ucap alya dengan ketus. Bibi elly yang masih berada di sana sangat kesal dengan kelakuan putrinya yang selalu menyuruh pekerjaan yang seharusnya dia bisa kerjakan sendiri. "alya kamu kan sudah besar, kamu bisa menyetrika baju sendiri jangan mengandalkan arsena terus" tegur bibi elly
"Ibu, dia itu disini menumpang, sekolah pun di biayain sama kita jadi apa salahnya kalau tugas rumah dia kerjakan lagian juga dia sudah lulus sekolah kan" jawab alya panjang lebar
"Cukup alya, arsena itu keponakan ibu dan dia itu bukan art yang selalu mengerjakan rumah dan kemauan kamu" marah bibi elly.
Arsena yang melihat perdebatan itu merasa tak enak hati lalu dia mencoba melerai "Sudah bibi, alya, tidak perlu bertengkar nanti akan aku kerjakan ini yah. bibi kembali lah ke dapur katanya mau masakin paman makanan kesukaannya" rayu arsena sambil senyum yang membuat bibi elly meredam emosinya.
Arsena tidak mau melihat bibi elly dan alya bertengkar hanya masalah sepele gara-gara dirinya.
Setelah menyelesaikan menggosok baju alya, arsena melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda, setalah itu dia kembali ke dapur dan membantu bibi elly yang sedang memasak.
__ADS_1
"Hmmm harum sekali aroma masakan bibi, pasti paman sangat lahap memakan ini semua" Sapa arsena kepada bibi yang disambut dengan senyum,
"Arsena kamu bisa saja, oh iya arsena, yang dikatakan alya tadi pagi bibi minta maaf yah dia sangat keterlaluan kalau bicara" ucap bibi elly yang tak enak hati.
"tidak apa-apa bi, jangan khawatir arsena tidak tersinggung kok" ucap arsena dengan senyum indahnya.
"oh iya bi, apa boleh arsena mencari kerja setelah ini?" tanya arsena. "tentu saja boleh sayang, kalau kamu mau nanti bibi akan bilang ke paman kamu, siapa tau di tempat kerjanya ada lowongan kerja buat kamu" ucap bibi
"Terimakasih yah bi, ya sudah sena lanjut beres-beres yah bi" ucap sena lalu dia kembali menjalani aktivitas bersih-bersihnya.
(maafkan bibi arsena belum bisa memberitahukan kedua orangtuamu) dalam hati bibi elly dan membuat matanya berkaca melihat arsena yang sudah berlalu pergi.
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Di Gedung yang sangat tinggi nan megah yang didirikan oleh keluarga besar Aslan Gaozhan yang diberi nama AD Gaozhan Group. Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan investasi dan jasa keuangan ini telah berhasil sukses menyediakan jasa keuangan bagi perusahaan yang bekerjasama dalam pengelolahan kekayaan aset dan investasi di negaranya. Saat ini AD Gaozhan Group mulai mengembangkan usahanya di bidang kuliner, resto serta perhotelan terbesar di negara itu.
"terimakasih atas waktu dan kesempatannya" Ucap sekretaris cantik kepada kolega kolega nya yang akan pergi meninggalkan meeting.
(jika bukan bos besar sudah aku timpuk pakai berkas ini) batin sekretaris
Sekretaris itu bernama Dania, wanita cantik pintar dan sexy, dia sudah bekerja 1tahun dengan bos nya yang sudah pergi tanpa meninggalkan satu kata.
"enak sekali bos itu, datang sudah terlambat tidak menjelaskan persentasi dan pergi begitu saya. Sangat menyebalkan" kicaunya sambil merapikan berkas.
Dia adalah Damian Gaozhan, pria dewasa yang berumur 27 tahun. Dia memiliki postur yang tinggi tegap badan besar, memiliki wajah yang tampan penuh karismatik dan dia sangat dingin serta arogan. Setiap wanita melihat nya akan langsung jatuh hati dan tergila-gila padanya, dengan sikap dingin dan arogan Damian mampu membuat wanita mati penasaran oleh dirinya.
"Apa jadwal ku setelah ini?" tanya Damian kepada asisten nya
__ADS_1
"Pertemuan dengan kolega dari swiss untuk membicarakan investasi perhotelan tuan" Jawab asisten Ben.
Ben sudah bekerja cukup lama dengan perusahaan AD Gaozhan group, sebelumnya dia bekerja dengan tuan besar Aslan Gauzhan. Setelah tuan besar mengalami serangan jantung perusahaan di alihkan kepada tuan muda Damian untuk mengurus perusahaan ini, asisten Ben sangat kompeten dan setia menemani bos barunya.
Sudah 1tahun damian menjalankan perusahaan ayahnya dan hasilnya cukup membanggakan dia sudah bisa membuka cabang hotel dan resort di beberapa kota di negara tsb. Dan semua itu membuat Damian diberikan kepercayaan dari tuan besar aslan, yah walaupun dia selalu bertingkah seenaknya sendiri terhadap asisten dan sekretarisnya dia bisa menghandle semua tugas dan tanggung jawab untuk perusahaan.
Tidak berselang lama sekretaris diana datang mengetuk pintu..TUK TUK TUK.. "masuklah" jawab asisten ben
"ini berkas yang sudah saya siapkan pak untuk bertemu dengan kolega dari swiss" ucap diana. "apa ada yang bisa saya lakukan lagi?" tanya diana
"tidak ada, keluarlah" jawab Damian sambil melihat berkas yang diberikan oleh diana.
Lalu diana keluar di iringi oleh asisten ben yang sudah izin untuk menyiapkan laporan.
"apakah bos kita tidak pernah tersenyum kepada pegawainya, dia selalu acuh tak acuh" cecar diana kepada asisten ben.
"jangan usik atau membicarakannya, dia tidak senang dibicarakan dari belakang jadi nikmati saja pekerjaan mu daripada kamu pusing memikirkan orang lain dan orang itu tidak memikiran dirimu". jawab panjang asisten ben.
Sebelum menemui kolega dari swiss damian berkutat didepan layar macbook nya dia menyelesaikan laporan perusahaan dan mengecek email. Dia selalu bekerja dengan giat dan selalu dikejar dengan waktu. Damian selalu menghabiskan waktu nya di ruangan kantor yang sangat besar dan mewah. Satu lantai perusahaan di isi dengan ruangannya, dan ruangan asisten serta sekretaris, tidak seperti lantai lain.
Damian termasuk seseorang yang tertutup di kalangan pekerjaan tetapi jika diluar sebaliknya.
Jam menunjukan 11siang, waktunya untuk menemui kolega dari swiss. Damian turun menggunakan lift khusus untuk pemilik perusahaan. setelah itu dia melewati beberapa karyawan wanita yang membuat para wanita menunduk saat berpapasan dengan nya.
"Dia sangat tampan, macho dan dingin" bisik-bisik karyawan wanita.
.....
__ADS_1
Hai salam kenal yah untuk pembaca ku, ini novel pertamaku jadi harap maklum kalau kata" nya agak berat dan ambigu.. heheh
Kalau ada masukan atau kritikan boleh dicantumkan tapi jangan buat othor potek hatinya buat imajinasi okeeee 😂😂