Hanya Ingin Memiliki

Hanya Ingin Memiliki
3


__ADS_3

Sore menjelang...


Arsena dan rani berada di loker karyawan, mereka bersiap-siap untuk pulang.


"Mungkin dalam 3hari kamu sudah bisa bekerja, karna saya liat kamu cepat belajar" kata rani


Arsena yang sedang merapikan baju nya tersenyum mendengar ucapan rani. "Terimakasih kak rani, semoga saya bisa bekerja dengan cepat"


"Sebenarnya banyak CS lain yang ingin menggantikan saya untuk posisi ini, karena mereka penasaran dengan penghuni apartemen yang berada paling atas itu" cerita rani.


"Memang nya apa yang mereka ingin tahu?" tanya arsena. "Arsena peraturan disini tidak boleh membicarakan penghuni apartement, kamu tidak ingat? kalau sampai terdengar ke penghuninya kamu bisa dituntut" peringatan rani pada arsena yang di jawab dengan anggukan kepala.


"baiklah kalau begitu saya duluan yah, sampai ketemu lagi" ucap rani yang telah berlalu.


Astaga aku sampai lupa, padahal manager han sudah mengatakannya tadi. monolog Arsena.


kemudian dia berjalan ke lobby dan menyusuri jalan hingga sampai halte. Dia akan menaiki bus karna untuk menaiki ojek online ongkosnya terlalu mahal untuk pulang pergi, jadi dia akan menaiki ojek online kalau dalam keadaan terdesak saja.


Dalam perjalanan pulang menaiki bus, arsena yang sedang duduk dekat jendela sambil menatap keluar. Terlihat meratapi seperti ada perasaan campur aduk sedih dan rasa rindu terhadap kedua orangtuanya. Sudah sangat lama arsena merindukan sosok itu, tapi sampai sekarang tidak ada kabar tentang keberadaan kedua orangtuanya. Dia berharap suatu saat akan bertemu lagi dan bisa berkumpul kembali seperti dulu. Arsena selalu bisa menyembunyikan kesedihannya dengan senyum serta tawa khasnya dengan itu dia bisa menjalani hari-harinya dengan santai.


Arsena telah sampai di persimpangan jalan, ia turun dari bus itu. Sebenarnya rumah arsena masih jauh dari persimpangan harusnya menaiki satu kali lagi bus tapi demi menghemat ongkos arsena rela berjalan kurang lebih 4km sambil menikmati sore hari.


Setelah berjalan sedikit lama dari belakang arsena dikejutkan dengan klakson motor, yang ternyata itu David, "Kebetulan sekali, kamu baru pulang sena? ya sudah buruan naik kita pulang sama-sama" ajak david yang di jawab dengan anggukan.


"Kamu kenapa tidak telpon kakak?, biar bisa dijemput pulangnya" tanya david.


"Tidak perlu kak, halte bus nya dekat jadi aku lebih baik naik bus, dan sekalian nikmati jalan sore juga" jawab sena dengan senyum manisnya.


"Jadi bagaimana training kamu? apa di terima? kamu suka tidak dengan pekerjaannya?"


"Masih training lagi kak sampai 3hari biar bisa semuanya" .Arsena jawab


"Untuk sekarang sih kayaknya masih menikmati saja kak, doain aku aja yah biar betah, heheh" sambung sena lagi.


Mereka telah sampai di rumah, lalu arsena mengucapkan terimakasih kepada david dan berlalu pergi ke kamar untuk langsung mandi dan bersiap membantu bibi elly yang menyiapkan makan malam.


⭐⭐⭐⭐⭐⭐


Diruang kantor presdir CEO terlihat Damian yang masih setia dengan macbook kesayangannya sampai-sampai melupakan waktu yang sudah mulai menjelang malam.

__ADS_1


Telpon damian yang bergetar bahwa ada panggilan masuk dari seseorang yaitu "my mom".


"Iya mom, ada apa?" tanya damian


"Damian kamu memang tidak ingin pulang untuk makan malam bersama kita? sudah jam 8 malam kamu belum juga datang? kamu tidak merindukan mommy?" tanya mommy dengan suara sedih.


"Maaf mom, bantar lagi ini selesai, damian akan segera datang" jawab singkat damian yang masih fokus menatap grafik angka investasi nya.


"Mommy tunggu sekarang damian". "iya mom, byee" ucap damian yang langsung memutuskan sambungan telpon.


~ Di Mansion Aslan Gaozhan ~


"Lihat suamiku, anak mu selalu saja sibuk tidak pernah ada waktu untuk mengunjungi kita, beberapa kali di telpon baru mau di angkat, baru bicara sebentar langsung di tutup telponnya, mommy tidak mau pokok nya diego harus bisa membantu perusahaan yang dtangani damian, agar damian tidak menjadi laki-laki paling sibuk sejagad raya ini." ucap mommy Agatha yang kesal kepada suami nya.


Tuan Besar aslan sengaja memberikan semua tanggung jawab perusahaan kepada damian, agar damian bisa mengembangkan bisnis-bisnis baru yang dia hasilkan dengan jerih payahnya sendiri. Tuan besar aslan tidak mau anak-anaknya hanya mengandalkan penerus perusahaan, ia ingin anak-anaknya bisa mengembangkan bisnis baru diluar dari usahanya sekarang karena pesaing dunia bisnis sedang gencar-gencarnya terjadi.


"sudahlah sayang, Damian itu sedang mencari keberhasilan sendiri jangan terlalu mencemaskan anak itu". jawab tuan aslan santai.


Tidak lama diego datang dengan santai "hallo mommy daddy apa kabar? maaf diego telat" ucap diego.


"Kamu juga diego, kamu sudah sampai tadi pagi tapi datang sudah malam seperti ini !!"


"Mommy tahu dari mana diego sudah sampai pagi ini?"


Dengan salah tingkah diego mulai merayu mommy "Maafkan diego mom" ucap diego dengan wajah malu.


"Jangan berbohong apapun kepada kami diego" peringatan mommy. "Iya mom" sambil mencium pipi mommy nya.


Kemudian mommy mengajak diego duduk di meja makan sambil menunggu kedatangan damian.


Beberapa menit kemudian Damian datang dengan wajah yang arogannya, ia langsung memeluk mommy kesayangannya dilanjut dengan memeluk aslan.


Makan malam berjalan dengan lancar tidak ada obrolan yang berat, hanya pertanyaan-pertanyaan ringan yang dilontarkan oleh aslan. Damian selalu lancar untuk menjawab berbeda dengan diego selalu saja banyak alasan-alasan yang disampaikan.


Setelah makan malam selesai mereka lanjut mengobrol diruang keluarga.


"Damian, daddy melihat kamu sudah sangat berkembang dalam mengelola bisnis, daddy sangat sanang dengan hal itu apalagi banyak investor-investor yang mau bekerja sama dengan kita, itu menunjukan bahwa perusahaan kita memang komplexs" Puji aslan. Damian yang mendengar pujian dari sang daddy tersenyum


"Daddy ingin kamu dan diego bekerja sama dalam membangun bisnis baru, daddy sangat yakin kamu bisa mengelola bisnis ini dan supaya kamu tidak terlalu sibuk mengerjakan semuanya, kamu akan dibantu oleh diego" ucap aslan.

__ADS_1


"Dad, damian pasti keberatan kalau diego ikut mengelola bisnis ini. Lebih baik diego mengurus bisnis yang sekarang diego kelola". kata Diego


"Tidak diego, jika damian terlalu sibuk kapan lagi dia akan mencari pasangan hidupnya. Dia sudah cukup matang untuk menikah" timpal aslan sambil melihat istrinya penuh dengan senyum.


"Maksud daddy apa? Damian tidak mengerti".


"Sayangku, yang di ucapkan daddy itu benar, kamu sudah berhasil mengembangkan bisnis ini saatnya kamu mencari pasangan hidup. Mommy dan daddy sudah tua jadi keinginan kami adalah kamu segera menikah dan memberikan kami keturunan cucu yang lucu-lucu" ucap mommy senang.


"Maaf mom, damian belum memikirkan itu. Damian masih ingin merintis usaha damian saat ini" kata Damian yang masih terkejut dengan permintaan kedua orangtuanya.


"Tapi sayang, mommy dan daddy ingin melihat kamu memiliki keluarga kecil yang bahagia, mommy tidak ingin melihat kamu yang masih mengharapkan wanita itu". Mommy yang khawatir


"Mom, damian tidak mengharapkan siapapun, damian hanya ingin fokus untuk bekerja. Sekali lagi maaf mom permintaan kalian belum bisa damian lakukan". Damian berdiri dan langsung pergi meninggalkan mansion.


Mommy melihat damian pergi tidak bisa menahan air matanya, "Apa mommy terlihat memaksa?" tanya mommy.


"Sudah sayang, jangan menangis, kita tidak boleh meminta apa yang belum bisa damian berikan" Bujuk aslan.


"Itu semua gara-gara wanita yang bernama celia, jika dia tidak meninggalkan damian, anak kita tidak akan menjadi orang yang paling dingin dan cuek terhadap kita" isak mommy yang tidak tahan melihat anaknya yang bersikap dingin untuk beberapa tahun ini.


Melihat perdebatan itu, diego hanya membuang kasar nafasnya.


Dia mencoba menenangkan mommy "Damian akan kembali seperti dulu mom, bersabarlah". ucap diego memegang tangan mommy.




hai readers..


masih menikmati membaca kehaluan othorkan?


Sebenarny othor ini tidak mengerti dunia bisnis, tapi pengen nya ada sedikit cerita bisnisnya.


Kalau menemukan ketidak nyambungan kata-kata othor minta maaf yak.. 😂



Salam manis 💝

__ADS_1



\_\_\_


__ADS_2