
...Guru sosiologi said...
..."cintailah dirimu sendiri sebelum mencintai diri orang lain."...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...G...
...U...
...Y...
...S...
...(´∩。• ᵕ •。∩`)...
...*"___________________________________"*...
-Bab sebelumnya
"PAK!! itu ada orang di depan!!"
Seakan mendapatkan kesadarannya kembali setelah mendengar Ucapan dari Raqel. Sontak pak Didi langsung kembali melihat jalan dan membanting stir hingga.
CITTT!!
BRUK!!
Setelah mobil berhenti dengan paksa akibat rem mendadak yang di lakukan oleh pak Didi. lantas pak Didi menoleh kebelakang tepatnya kursi penumpang guna memastikan keselamatan Raqel, dan Keano, "Non, Aden, gak papa kan?"
__ADS_1
"Raqel nggak papa pak," balas Raqel dengan tubuhnya yang berada di dalam pelukan Keano agar tidak nyungsep ke tempat duduk depan.
"Lain kali yang fokus, pak bawa mobilnya!" peringat Keano sambil memeriksa keadaan Raqel.
"Udah, kakak gak papa kok Ano! coba, pak Didi periksa keadaan orang yang di luar."
"Baik Non."
BRUK
"Kakak gak ngerasa ada yang sakitkan?" dengan khawatir keano bertanya walaupun, dia sudah tahu apa jawaban dari Raqel.
"CK, udah dek! kakak gak papa, jangan lebay deh!" ungkap Raqel sedikit kesal melihat keano yang begitu panik aktif menyangkut dirinya.
Sontak, keano yang mendengar hal itu langsung memberhentikan kegiatannya, dan mulai menunduk, "Aku cuma gak mau, kakak kenapa-napa."
Raqel yang melihat itupun merasa bersalah, dengan perlahan, dia mengusap pelan kepala Ano yang menunduk sambil berucap, "Maafin kakak yah! udah, mendingan kita turun untuk ngeliat keadaan di luar," dengan nada lembut, dan penuh kasih sayang.
"Eumm," gumam Ano sambil mengangguk pelan.
Raqel yang melihat itu langsung terkekeh geli, dan gemes melihat tingkah adik kecilnya yang begitu imut, sambil mengacak-acak rambut keano.
Tuk
Tuk
Tuk
Ciiitttt(bunyi kaca mobil di turunin)
"A-nu, itu Non orangnya gak sengaja ketabrak sama kita," dengan sedikit resah pak Didi menjelaskan.
"H-hah!! y-yaudah, pak langsung bawa masuk aja kedalam mobil,"
"Ano," Ano yang mendengar panggilan dari Raqel menoleh.
"Kamu tolong, pak Didi buat angkat orang yang kita tabrak tadi ke dalam mobil!"
"Iya kak," patuh Ano
Bruk
Raqel yang melihat Ano sudah keluar langsung memposisikan dirinya untuk memangku kepala korban.
Tak lama setelah itu terlihat Ano, dan pak Didi yang membopong tubuh seorang wanita paruh baya dengan darah yang mengalir di dahinya.
"Tarok di pangkuan kakak no!"
Setelah memastikan korban terbaring dengan tepat lantas pak Didi, dan Ano mulai masuk ke dalam mobil.
"Cepat pak, cari rumah sakit terdekat!"
__ADS_1
"I-iya den."
____________________________
Ceklek(bunyi pintu)
"keluarga Pasian?"
"Saya dok!"
"Baik, silahkan Mbak ikuti saya keruangan untuk membahas masalah Pasian," setelah mengatakan itu si dokter langsung berjalan meninggalkan ruang operasi.
"Baik dok," balas Raqel, dan mulai melangkah mengikuti si dokter.
Set, Raqel yang merasakan tarikan di bajunya lantas berhenti guna melihat si pelaku, "Kenapa?"
"Ano ikuti kak."
"Ayok."
___________________________
-DI ruangan dokter
"Jadi begini mbak,"
Huhff, "Luka di dahi Pasian lumayan parah apalagi, Pasian sepertinya sempat terbentur sesuatu yang memungkinkan nanti membuat Pasian kehilangan ingatannya untuk sementara," jelas dokter.
"Dan juga pasien harus nginap di rumah sakit untuk sementara, hingga keadaan kembali pulih," lanjut dokter.
"....." Bungkam, itulah yang di lakukan oleh Raqel dan Keano yang merasa bersalah juga Prihati.
"Emum, dokter bisa lakuin apapun asalkan ibuk itu bisa kembali pulih, untuk urusan biaya saya akan melunasinya," ucap Raqel sambil menatap serius dokter di hadapannya.
"Baik, mbak saya akan berusaha semaksimal mungkin, untuk kesembuhan pasien,"
"Segera Mbak urus administrasinya supaya kami bisa segera memindahkan pasien ke ruang rawat."
"Baik pak," Balas Raqel serta mengangguk sekilas kepada dokter, dan mulai melangkah kakinya meninggalkan Ruangan itu dengan keano yang mengekornya.
Tap, "Tepatkan pasien di ruang VVIP," pinta Keano dan kembali melanjutkan langkahnya mengikuti Raqel.
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG......