
..."Bunga red spider memang cantik tapi sayang di balik kecantikannya, melambangkan sebuah kematian"...
...H...
...A...
...P...
...p...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...(*^3^)/~♡...
__________________________________
-Mansion
"KAKAK!!!! ih jangan gangguin Ano!" Ungkap Ano kesal, ketika Raqel mengganggunya yang sedang bermain game online di ponselnya.
"Kamu marah?" Ledek Raqel dengan logat dilan cepmek.
Melihat Raqel dengan muka tengil yang tambah bersemangat mengganggunya lantas, Keano berdiri dari duduknya dan mulai menatap Raqel dengan penuh dendam.
"KYAA!!!"
Teriak Raqel menggelar, ketika keano menghampirinya dan langsung menggelitiknya dengan muka yang perlahan semangat.
"Udah dek, geli hahah"
"Enggak! lagian kakak yang mulai duluan gangguin Ano!"
"Hah-haha, u-udah haha k-akak minta maaf, j-janji deh g- bakal gangguin l-agi."
Ano yang mendengar itu mulai memberhentikan gelitikannya, dan melihat Raqel yang ngos-ngosan sambil mencoba mengatur nafasnya.
"Janji," ucap Ano dengan pandangan yang menatap curiga Raqel, sambil tangannya menyilang di dada.
Hos
__ADS_1
Hos
"j-janji,"
"bakal jahilin terus hihi," lanjut Raqel dalam hatinya, sambil terkekeh geli.
Setelah beberapa menit, akhirnya nafas Raqel mulai teratur. Raqel mulai menaikkan pandangannya menatap, Ano yang sudah melanjutkan aktivitasnya main Handphone.
"No, nge-mall yuk! sekalian beli peralatan sekolah buat besok pagi."
"Yok lah, gabut juga di ruma ga tau mau ngapain."
"Oke, tunggu bentar kakak, mau dandan dulu."
"Ga usah dandan kak, lagian ga bakal ada yang berubah,"
"Bakal tetap jelek," ledek Ano.
Raqel yang melihat itu hanya mendengkus kesal dan menghentakkan kakinya. Melangkah meninggalkan Ano.
"Yah, yah, ngamok," ledek Ano dengan suara tawanya menggelar memenuhi mansion.
__________________________________
-MALL
"Dek ayok cepett!!!" Perintah Raqel sambil menatap kesel, Ano yang berjalan dengan gaya sok cool nya.
Dengan tatapan malas Ano menjawab ucapan Raqel "CK, sabar napa si kak! Lagian ga bakal pergi tokonya."
"Enak aja bilang sok ganteng, emang aku ganteng kok."
Mendengar itu Raqel refleks memutar bola matanya malas, "Alah udah deh Ano, jangan kebanyakan halu."
"Lah, siapa yang halu. Emang kakak ga dengar itu para cewe ketar ketir," dengan songongnya Ano meletakkan tangannya di rambut, lalu mulai mengguyurnya secara perlahan ke belakang.
"Dih! sok ke gan..."
"KYAA!! TU ORANG KOK CAKEP BANGET!!"
"AKHIRNYA JODOH GW, MENAMPAKAN WUJUDNYA."
"HALU LO! ITU SUAMI GW KALII!!"
"DIH, CANTIK LO."
"H-hah!! buat mereka, bisa-bisanya modelan kaya Ano di bilang ganteng," dengan ekspresi kaget, Raqel mulai menangkap wajah Ano sekaligus memeriksa di mana letak kegantengannya.
Ano yang mendengar teriakan para cewe semakin besar kepala, apalagi setelah melihat ekspresi Raqel yang kaget.
Raqel yang mengetahui Ano mulai besar kepala, lantas meraup muka Ano sambi berbicara "Alah, paling khilaf mereka."
"CK, kakak aja kali yang nggak ngakuin kegantengan aku!" dengan perasaan dongkol, Ano mulai melepaskan tangan Raqel dari wajahnya. Serta menatap penuh malas, Raqel yang cengengesan tak jelas. Lagian, jika mereka buta seperti yang Raqel bilang. Lantas apa sebutan yang pantas untuk ,Raqel yang tidak bisa melihat ketampanan dari seorang prince Keano.
__ADS_1
"Hehe, udah dech jangan pasang wajah gitu! mending kita ke bioskop liat film Barbie yang lagi trend,"
"Sekalian kakak juga mau bikin vlok youtubek," lanjut Raqel mengajak Keano.
"CK, masa cowo laki kayak, aku liat film gituan si kak!"
Tanpa mendengarkan ucapan Ano, Raqel langsung saja menarik tangan Ano ,dan mulai mengantri membeli tike bioskop sambil berucap, "Udahh, ga usah komplain ikut aja ayokkk!!"
"CK!"
Mari kita tinggalkan Kedua beradik itu...
Di sisi lain, tepatnya sebuah tempat tongkrongan yang di penuhi oleh cogan (cowo ganteng).
"Wee, kita main TOD yuk!!"
"Boleh deh, gabut juga."
"Ngikut ae lh."
"Gas kunn."
"Pak ketu gimana mau ikut?"
"Siapa takut."
"Kita mulai yah!" Seru pemuda yang mengajak tadi, yang bernama Rasya.
"Wokee," pemuda kedua- Afel
"Ambil dulu nih botolnya, masa iya pake botol gayip," Sela pemuda ke 3- Farel. Dengan menatap malas Rasya.
"Heheh pech V."
"Nih," Sambil memberikan botol kepada Rasya. Pemuda ke 4- Ifan
"Mari mulaiiii!!" Seru pemuda ke 5- Kiko. Dengan penuh semangat membara, sembari mengangkat tangannya.
"Gw mulai ya!"
Tring (Bunyi botol yang di putar)
Dengan serius semua pemuda yang sudah melingkar melihati botol itu yang terus berputar hingga akhirnya berhenti di, "Wihhh! KI....."
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG....
Haii guys, apakabar nih? semoga kalian semua berada dalam kabar yang baik yah!!^^