
HAPPY READING ♡(ӦvӦ。)
____________________________
"Kak, ayok!" seru Ano sambil berdiri dari kursinya, ketika melihat film tersebut telah berakhir.
"Iya, tunggu bentar dek," balas Raqel sambil mengemasi barang-barangnya
Setelah itu Raqel dan Ano mulai melangkah meninggalkan bioskop, kembali kepada tujuan awal mereka yaitu mencari perlengkapan sekolah.
"Kak, Keman dulu nih?"
"Ke tempat peralatan sekolah dulu ga sih?"
"Emang kakak ga laper?"
"Eum, lumayan si dek."
"Yaudah ayok makan dulu."
Sambil bergandengan tangan Raqel dan Ano pergi menuju ke restoran, sedangkan para pengunjung mall menjerit tertahan melihat Raqel dan Ano yang seperti sepasang kekasih.
"KYAA, KAPAN GW PUNYA COWO MODELAN GITU YA TUHAN!"
"MBAKNYA CANTIK BTW NO MASNYA 08 BRAPA?"
"GAK BISA! GAK BISA! INI TERLALU CUTE!!"
"HUHH MAMA ANAK MU IRI MAMA!!"
"TUJUAN HILING MALAH KEBAKARAN"
Begitulah sekiranya teriakan-teriakan para penghuni mall yang melihat kedekatan kedua adik kakak itu.
"Hihi, dikira kita pacaran kali," Kekeh Raqel dan Ano.
__ADS_1
"Bener tuh kak! keliatan banget ga sih jomblonya."
Mendengar itu sontak Raqel menaikan pandangan begitu juga dengan Ano hingga beberapa saat.
"HAHAH," Keluar sudah kekehan geli dari mulut Raqel dan Ano.
Jika Ano dan Raqel yang merasa bahagia serta geli mendengar ucapan orang-orang lain lagi dengan seseorang yang memandang Raqel di bioskop tadi.
"CK, cocok apaan! orang gak cocok gitu! manah tu cowo ngga juga ganteng banget," dumelnya ketika mendengar dan melihat ke romantis dua beradik itu.
"Lo aman kan bos?"
"Jangan bilang Lo suka sama tu cewe?"
"Jadi bener ni, Lo udah ga gay!"
"CK, kalian kenapa si ngebacot terus!" bertambah kesal sudah seseorang itu, dengan perasaan dongkol.
Dengan mulut yang komat Kamit seperti membaca mantra, seseorang itu terus berjalan tanpa melihat sekitarnya. Sedangkan teman-temannya yang melihat itu hanya melongo di tempat di tambah lagi seseorang itu akan....
"KAKAK!!!"
"KINGG!!"
Yah, benar seseorang yang melihat Raqel di bioskop tadi adalah king. Akibat tidak memperhatikan jalan tadi king akhirnya menabrak Raqel hingga keduanya sama-sama jatuh kelantai.
"...."
"Masyaallah," gumam king ketika matanya bertabrakan dengan mata Raqel.
"H-hah?" bingung Raqel.
King yang melihat itu sontak langsung berdiri sambil bergumam kembali, "astaghfirullah ya Allah."
Raqel yang melihat itu hanya dapat terbengong serta mengedipkan matanya beberapa kali guna loading.
__ADS_1
King yang melihat itu kembali tersadar dan sedikit salah tingkah. Sambil menjulurkan tangannya guna membantu Raqel, king berbicara, "E-eh maaf."
"E-eh," sontak Raqel dan melihat juluran tangan king di depannya. Hingga beberapa saat akhirnya Raqel menggenggam uluran tangan itu, sedangkan Ano dan teman-teman king hanya dapat melongo di tempat.
"Maaf," sekali lagi ungkapan itu keluar dari mulut seorang king yang terkenal atas kesombongannya.
"Eh iya, gak papa tapi lain kali hati-hati ya," jawab Raqel dengan tangan yang masi bertautan dengan King. Sekali lagi mereka tatap-tatapan, hingga akhirnya ada sebuah suara dan tanggan yang memisahkan tautan tangan mereka.
"Udah, woy! ga usah modus sama Kakak gw!" ketus Ano.
King yang awalnya kesal melihat itu langsung saja menjadi bahagia, ketika mendengar kata kakak yang keluar dari mulut Ano.
Puk
"Udah bos, ngapain Lo cengar cengir gitu? udah pergi noh mereka," tegur Irfan sambil bergidik ngeri melihat ekspresi king.
"H-hah?"
"Noh mereka udah pergi," jelas Rasya.
"Sial! astaghfirullah."
Mereka yang melihat itu hanya dapat menggelengkan kepala melihat ketololan teman mereka.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG....