Happy Or Sad?

Happy Or Sad?
HOS BAB 8


__ADS_3

HAPPY READING GUYS (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)


"Kak, ayok cepet," ujar keano sambil menarik tangan Raqel.


"Iya, iya, sabar napa no," balas Raqel sambil merapikan rambutnya.


"Kamarnya nomor berapa kak?"


"Nomor 3 lantai 6."


Yah, keano dan Raqel sekarang berada di rumah sakit. Tepatnya, tempat seseorang yang gak sengaja di tabrak, pak Didi waktu lalu.


Tap


Tap


Tap


Bunyi langkah kaki Keano dan Raqel bergema di sepanjang lorong rumah sakit, hingga akhirnya berhenti tepat di depan sebuah pintu putih, yang tertutup kaca dengan papan nomor angka 6 terpasang di atasnya.


"Masuk?" tanya Ano memastikan.


"Iya!" jawab pasti dari Raqel.


Ceklek


"Halo nona dan tuan!" seru dokter yang sedang memeriksa.


"Halo, juga dok. Bagaimana keadaannya?" sapa balik Raqel, sedangkan Ano memposisikan dirinya di sofa yang telah tersedia di rumah sakit itu.


"Kondisinya udah mulai stabil nona, cuma memang harus di lakukan pemeriksaan lebih lanjut."


"Kapan beliau akan sadar?" tanya Ano sambil menyandarkan tubuhnya di sofa.


"Mungkin sekitar 3-4 hari ke depan tuan."


"Apakah efek sampingnya akan langsung terasa?" tanya Raqel, ketika mengingat Pasian tersebut mengalami benturan.


"Saya tidak bisa menjawab pasti nona," balas dokter sambil membereskan peralatannya dan segera pamit kepada Ano dan Raqel, dengan sedikit menganggukkan kepala, guna menjawab pamitan dari dokter tersebut.


___________________________________


-Di sisi lain, tepatnya di kamar sebuah mansion yang besar nan megah.


Terdengar alunan musik yang bersenandung memenuhi seluruh ruangan kamar yang begitu megah, dengan kamar yang di dominasi warna gelap seperti hitam, dan abu.


🎶Ugh, awalnya cinta pandangan pertama🎶


Juara di hati. Merupakan musik pilihan yang di putar King di dalam kamarnya.


Mendengar kalimat pertama dari lagu tersebut, membuat king melangkah mendekati jendela, sembari menatap bulan yang bersinar indah.


Satu kekehan lolos dari bibir King, ketika mengingat pertemuan pertamanya dengan Seorang Queen Raqel, yang tak di ketahui namanya oleh King.


🎶Tetapi cinta takkan berubah


Sejuta kali memandang kamu


Ku tetap jatuh cinta setiap waktu🎶

__ADS_1


Lagi, peristiwa konyol tersebut berputar layaknya kaset dalam pikiran King. Kilasan-kilasan betapa terjatuhnya ia dalam pesona Raqel.


🎶Hanya kamu, kamu kasihku


Kamu, kamu cintaku


(Kamu, kamu) Yang menjadi pilihan hati


Kamu, kamu kasihku


Kamu, kamu cintaku


(Kamu, kamu, kamu) Sang juara di hatiku🎶


Sungguh, King rasanya ingin menggila karna Raqel.


"Lo.. sebenarnya siapa si? Kenapa gw bisa se-jatuh ini sama pesona Lo?" gumaman penuh tanya meluncur dari bibir King.


"Pakai pelet apa Lo, bisa buat gw hampir gila kaya gini? dan lagi ini jantung gw kenapa? bergetar banget?" dengan tangan yang meraba jantungnya, King tersenyum menikmati dentuman jantung sendiri.


Dengan perlahan King menengadahkan kepalanya menghadap bulan, dengan mata yang perlahan menutup.


"Sampai kita ketemu lagi,"


"Gw pastiin lo gak bakal bisa lolos!" tekat king sambil mempertahankan senyumnya.


Tring!


Suara notifikasi itu, berhasil membuyarkan pikiran King.


COWOK GANTENG😎


Irfan


Afel


Apaan Cok?


Farel


Ganggu aja elah!


Kiko


Ada berita apa nihhhh


^^^Bacot.^^^


Ifan


Yakin Lo, ga mau tau ni bos


Farel


Emang apaan? sampai ada hubungannya sama bos?


Irfan


Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya?

__ADS_1


Afel


Cepetan, elah


Kiko


Apaan siiihh??


Ifan


jadi gini...


Afel


Apaan woy!


King yang melihat itu hanya bisa mendengus, sambil memutarkan matanya. Saat hendak mematikan handphone nya tiba-tiba.


Ifan


Sabar elah, ternyata yang di tatap sama, bos tadi itu model woyyyy!!!


^^^Jelasin^^^


Irfan


Kepo juga kan lo, jadi gini! nama cewe tadi tuh QUEEN RAQEL. Seorang model remaja serta YouTubew asal Negara K, dan yang sama dia tadi itu, adeknya PRINCE KEANO. CEO muda di perusahan kshs.


King yang melihat itu sontak keluar dari roam chat, dan mulai menghubungi seseorang.


DREEETT


"halo tuan"


"Cari data tentang model remaja, dengan nama Queen Raqel."


"Baik tuan"


"2Jam kedepan datanya suda harus lo kirim ke email gw."


"T-tapi.."


Tut!


"pucuk di cinta, ulat pun tiba," entahlah pribahasa itu suda tepat atau belum, King tidak peduli. Yang ada di pikirannya sekarang hanyala tentang Raqel seorang.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2