Hate To Love : Married To The Annoying CEO

Hate To Love : Married To The Annoying CEO
Chapter 1 | Menjadi bawahan


__ADS_3

Hari Senin adalah waktu ketika semua orang memulai aktivitasnya masing-masing, seperti Bersekolah, bekerja dan Lainnya. Saat matahari terbit, semua orang bersemangat untuk memulai kegiatan mereka. Namun, tidak dengan Alyan, beberapa hari yang lalu ia baru saja dipecat dan sedang mencari pekerjaan sebagai sekretaris Ceo. awalnya ia ingin sekali bangun dipagi hari untuk Wawancara bersama Ceo dari perusahaan Ternama tersebut, Akan tetapi Dimalam hari Ia bergadang semalaman, alhasil ia pun Bangun kesiangan.


Cahaya sinar matahari mulai memancar memasuki Jendela kamarnya dan Menyilaukan matanya, Ia pun Mulai membuka mata dan menghalangi sinar matahari tersebut dengan tangannya.


" emm...jam berapa ini ? ", Ucap alyan Sambil Meregangkan Tubuhnya. Saat ia melihat jam wekernya, Ternyata jarum jam sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi. padahal ia sudah berjanji Untuk wawancara pukul 07.00 pagi. Seketika Alyan langsung berdiri Dan Berlari menuju kamar mandi. Setelah semua Siap, ia langsung turun Ke bawah Dan mengambil Sepotong roti tawar dengan selai yang ada diatas meja. saat diruang tamu, Ibu tirinya yang melihat Alyan berlari Langsung berteriak Memanggil Alyan.


" ALYAN KESINI KAMU !!!! " , teriak ibu tirinya. Sontak Alyan Terkejut dan langsung menghampiri Ibu tirinya. Saat ia Didekat ibu tirinya ,tiba-tiba Ibu tirinya langsung Menamparnya dengan sangat keras


*PLAK


" kau Itu seorang gadis... Jangan hanya bermalas-malasan saja, Mentang-mentang bangun kesiangan main kabur saja !!!! "


" Tapi Bu... Alyan ada wawancara hari ini, dan Alyan Udah terlambat banget...", Jawab Alyan sambil Memegang pipinya Yang mulai memerah.


" Itu urusan kamu bukan urusan ibu, cepat cuci semua baju, SE..KA..RANG!!! ", Sambil menunjuk Kearah Kamar mandi.


" Tapi Bu, Alyan....( Dipotong) "


" Tidak ada tapi-tapi, Cepat Cuci semua!!! " , Ibunya langsung memotong kata-kata Alyan Sambil berteriak. Alyan hanya bisa menundukkan kepalanya sambil memegang pipinya yang Mulai terasa panas.


" I-iya ", lalu Alyan pun Menuju Kamar mandi dan mencuci semua pakaiannya, Alyan Memang sering Mencuci Pakaian, apalagi Membersihkan Rumah karena Keluarganya tidak memperkerjakan ART ( asisten rumah tangga ). pada akhirnya ia pun terlambat Untuk wawancara.


...[0_0]...


Disisi lain, Ceo dari Perusahaan Tersebut sudah menunggu Alyan dari pukul 07.00 pagi untuk melakukan wawancara disebuah Cafe. Ceo tersebut benar-benar kesal Karena untuk pertama kalinya ada orang yang Berani terlambat Saat akan wawancara.


" Cihh, kapan dia Akan datang?...ini sudah jam 09.30 loh! " , Ceo tersebut Terus melihat jam, Ia benar-benar kesal karena Ia paling tidak suka menunggu.


" emm, bagaimana jika Pak Ceo melihat Profilnya terlebih dahulu? " , tanya Asistennya.


" Aku tak butuh identitasnya, yang aku butuhkan adalah ketepatan waktu!! ", Asistennya hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata-kata. Sebenarnya Ia ingin Sekali Alyan masuk ke perusahaan Tersebut, karena Alyan sangatlah pintar, Hanya saja Atasannya itu Tidak mau melihat profil milik Alyan.


Akhirnya Ceo tersebut memutuskan untuk kembali ke perusahaan. Saat Ceo tersebut Berdiri, disaat yang bersamaan Alyan baru saja datang. ia pun langsung memanggil Ceo tersebut.


" TUNGGU PAK CEO!! ", Teriak Alyan. Ceo tersebut pun menoleh kearah Alyan, Alyan benar-benar lelah Karena Terus Berlari.


" KAU INI BAGAIMANA.....MAU WAWANCARA SAJA SUDAH TERLAMBAT, APALAGI SAAT BEKERJA!! " , teriak Ceo tersebut.


" Ma-maaf tadi saya Bangun kesiangan, tolong beri saya kesempatan Sekali lagi.. " , Alyan hanya Bisa memohon Agar ia diberi kesempatan Sekali lagi.


" Tak ada kesempatan kedua untukmu, Cari pekerjaan di perusahaan lain saja "


" pak, Tolonglah...." , Ia Pun langsung memasang Puppy eyes Dan membuat Hati Ceo tersebut luluh.

__ADS_1


" Huh, Baiklah Saya berikan kamu satu kesempatan lagi."


" Terima kasih pak..." , ia sangat senang sekali jika dirinya masih bisa melakukan wawancara. mereka berdua pun duduk Di kursi cafe, Dan Ceo tersebut meminta Asistennya Felix untuk Memesan minuman. Felix pun mengikuti perintah atasannya Dan memesan minuman, tiba-tiba ia teringat sesuatu Jika atasannya Tersebut Satu sekolah dengan Alyan. ia pikir Jika atasannya Mengenal Alyan, Akan tetapi sepertinya tidak.


" Oke baiklah, Tolong ceritakan Tentang dirimu..." , tanya Ceo tersebut sambil melihat kearah Alyan dan sambil melipat kedua tangannya.


" Nama saya Alyan Shena, Umur 22 tahun, lulusan S2....Dan Saya sedang Menempuh pendidikan S3." , Ujar Alyan dengan lantang.


" Hmmm, Alyan Shena?....kok namanya gak asing ya di telinga saya." , Ceo tersebut langsung melepaskan Lipatan tangannya, Dan melihat kearah Alyan Sambil mengerutkan keningnya.


" Memangnya, ada apa ya pak ?...", Tanya Alyan


" emmm, tidak ada." gumam Ceo tersebut. Tak berselang lama Felix membawa dua gelas kopi Untuk mereka Berdua. Ceo tersebut Pun langsung mewawancarai Alyan Dengan tatapan Matanya yang Sangat tajam, yang membuat Alyan serasa diinterogasi Dan Berkeringat dingin.


bukannya ini Mau Wawancara ya?....kok serasa diinterogasi gue tuh!, Batin Alyan.


Kok nama sekolah SMP dan SMA nya sama kayak gue, dan tahun pelulusannya pun Sama Juga......apa jangan-jangan! , Batin Ceo tersebut.


" ngomong-ngomong, Kamu kenal Dengan Reyhan Rachman tidak? ", Tanya Ceo tersebut.


" Reyhan Rachman?.... oh, Cowok playboy itu kan! ", sahut Alyan.


" woyyy, gue gak playboy Gobl*k !" , sahut Ceo tersebut sambil berteriak kepada Alyan.


" Nama Gue itu Reyhan Rachman, sekarang lu kenalkan sama gue! ", Sontak Alyan terkejut dengan Kata-kata tersebut Dan matanya pun mulai membulat, seakan benar-benar tak percaya dengan apa yang dia dengar.


" hah!! Reyhan lu.... beneran Reyhan Rachman ?! ", tanya Alyan Sambil menunjukkan Ke arah Reyhan.


" Iya, emang kenapa? " , Alyan masih belum percaya dengan apa yang dikatakan oleh Reyhan. ia benar-benar tak menyangka bahwa Musuh masa kecilnya akan menjadi atasan, ia lalu berpikir untuk mengurungkan niatnya untuk menjadi sekretaris. lantas ia Pun langsung pergi meninggalkan Reyhan, Dan mengambil tas Tote bagnya yang ada di Atas meja.


" heh, Lu mau kemana? ", tanya Reyhan.


" Bukan urusan lu! ", Alyan yang baru saja Berjalan beberapa langkah untuk Meninggalkan Reyhan. tiba-tiba...


" 20 juta!! ", Sahut Reyhan sambil menggenggam kedua tangannya. Alyan pun langsung menoleh ke arah Reyhan dengan tatapan bingung.


" maksud lu ? ", Tanya Alyan.


" Gaji lu perbulan 20 juta, asalkan lu bisa jadi sekretaris pribadi gue, Gimana setuju ? ", Reyhan pun tersenyum sinis kepada Alyan.


" lu pikir gue itu mata duitan hah ?!" , ia lalu membalikkan badannya, Saat akan Melangkahkan kakinya. tiba-tiba Reyhan Menambah gajinya menjadi 30 juta, Alyan pun seketika menghentikan Langkahnya Dan menoleh ke arah Reyhan.


" Gaji sekretaris itu Cuman 10 juta loh, Gimana mau gak ? ", Tanya Reyhan dengan Senyuman Sinisnya.

__ADS_1


" apa syaratnya? ", Alyan Langsung Mengerutkan Alisnya Dan menatap tajam Kearah Reyhan.


" Tenang aja, Syaratnya Cuman...Satu, Lu harus jadi Sekretaris pribadi gue. Kedua, Lu harus hapus Foto-foto aib gue waktu SMP! "


" Hah?....oh yang itu Ya.... Oke tenang akan gue hapus kok." , Alyan pun Tersenyum Dan menyetujui hal tersebut. Reyhan Sedikit tidak percaya dengan Alyan akan tetapi Ia tak peduli, asalkan Alyan bisa menghapus Foto-fotonya saat SMP maka ia akan percaya dengan Alyan.


lalu Reyhan pun memperkenalkan Felix Sebagai asisten pribadinya yang ada sampingnya. Walaupun pekerjaannya sebagai Asisten pribadi, akan tetapi ia juga ahli dalam bela diri, ia pun diangkat menjadi seorang ajudan oleh Reyhan secara rahasia, itulah sebabnya banyak orang yang tidak mengetahuinya. Felix benar-benar tak menyangka Ternyata mereka Berdua adalah Teman satu sekolah, apalagi sebagai musuh masa kecil. lalu, Reyhan pun Langsung menyuruh Alyan untuk duduk, Alyan pun menyimpan tas Tote bagnya Di atas meja, Saat ia duduk Alyan Langsung mendapatkan ide untuk menjahili Reyhan.


" eh, ngomong-ngomong gue laper nih.... Traktir makan dong, PLEASE...", Ujar Alyan sambil memegang perutnya Yang sudah keroncongan.


" Emang Lu gak makan? "


" Cuman Baru makan roti, soalnya tadi kesiangan hehehe." , Reyhan hanya bisa menggelengkan kepalanya Dengan tingkah Laku Alyan. lalu ia Memerintahkan Felix untuk Memesan makanan yang diinginkan Alyan. setelah makanannya Datang Alyan langsung menyantapnya dengan Lahap. setelah Merasa puas, Reyhan pun langsung menyuruh Alyan untuk mengikutinya ke Perusahaannya untuk bekerja. Alyan pun langsung menyetujuinya Dan ikut Ke perusahaannya.


...[0_0]...


Setelah sampai, Felix langsung menunjukkan Meja Alyan dan memberikan semua dokumen yang harus dikerjakan. Reyhan pun memperhatikan Alyan, dan berdiam diri di sampingnya. tiba-tiba ada Seorang gadis yang Berteriak memanggil " sayang " kepada seseorang.


" sayang akhirnya kau datang! " , teriak gadis tersebut. lalu ia Pun langsung mencium pipi Reyhan dan memeluknya, yang membuat Alyan tertegun sekaligus jijik dengan tingkahnya. namun, Alyan menyadari sesuatu bahwa kekasih Reyhan adalah Zelda Arsela Putri terakhir dari keluarga Arsenal, keluarga Mafia yang paling diincar oleh pemerintahan. Ia tak menyangka jika Reyhan akan berpacaran dengannya.


lalu Zelda pun langsung mengalihkan matanya ke arah Alyan dan mengerutkan alisnya, seakan-akan ia tidak menerima keberadaan Alyan.


" sayang, Cewek ini siapa ?" , tanya Zelda sambil menatap Alyan.


" oh ini sekretaris baruku." , sahut Reyhan.


" oh gitu....hey lu! awas ya kalo Deket-deket sama pacar gue, gak akan tenang hidup lu! ", ketus Zelda sambil melotot dan membuat Alyan Kesal terhadap sikapnya.


" i-iya", sahut Alyan. lalu Zelda mengajak Reyhan untuk jalan-jalan, Reyhan sebenarnya lelah akan tetapi ia tak bisa Menolak dan mengikuti keinginan Zelda.


dih, amit-amit.... Siapa Juga yang mau ngerebut pacar lu, najis! , batin Alyan sambil menggerutu dalam hati.


Setelah mereka berdua pergi, Felix dan Alyan mulai melakukan pekerjaan mereka masing-masing walaupun Alyan masih kerepotan dengan tugasnya sebagai sekretaris pribadi, padahal yang dia inginkan adalah menjadi sekretaris Ceo yang biasa saja.


Yaallah gini amat hidup gue , batin Alyan.


BERSAMBUNG.........


mohon dimaafkan Jika ada salah Kata-kata Atau kurang dimengerti karena aku masih belajar Bikin novel.


jangan lupa untuk vote, like, dan komen ya. ❤️


happy reading 📚❤️

__ADS_1


__ADS_2