Hate To Love : Married To The Annoying CEO

Hate To Love : Married To The Annoying CEO
Chapter 13 | Takut kehilangan...


__ADS_3

Setelah menutup telepon tersebut, ia langsung beranjak dari kasur secara perlahan agar tidak membangunkan alyan dan menggantinya dengan guling. Lalu reyhan pun mengambil bathrobe yang ada di atas laci dan memakainya, awalnya ia ingin sekali mandi bersama alyan. Akan tetapi karena alyan masih tertidur pulas, ia menjadi tidak tega untuk membangunkannya.  


Beberapa menit kemudian....


Akhirnya reyhan selesai mandi dan berganti pakaian, namun saat ia melihat kearah jam dinding ternyata sudah menunjukkan pukul 13.15. tak lupa pula, ia pun melaksanakan ibadah shalat zhuhur sendirian tanpa alyan.


Selesai melaksanakan ibadah shalat, reyhan pun bersiap-siap untuk berangkat ke tempat bar. Tiba-tiba alyan terbangun dan menoleh kearah reyhan yang ada dibelakangnya.


" Rey, lu mau kemana?....kok bajunya udah rapih?", Tanya alyan sambil memegang selimut yang menutupi tubuhnya. 


Reyhan pun menghampirinya dan duduk disebelah alyan sambil mengelus-elus rambutnya. 


" Gw mau kumpul dulu Ama temen-temen, abis itu mau ada meeting penting di kantor.",ujar reyhan.


" Sama siapa kumpulnya? Cewek atau cowok?", Tanya alyan seraya mengangkat sebelah alisnya. 


" Em, ada ceweknya ada cowoknya juga....memangnya kenapa?", Dengan wajah yang datar.


" Cemburu ya....", ejek reyhan sambil mencubit pipi alyan.


" Aww sakit ih, siapa juga yang cemburu?!...c-cuman mau ngingetin aja, jangan genit....dirumah masih ada istri yang nungguin.", Kesal. 


" Dih, siapa juga yang mau genit...orang gw udah punya istri yang cantik begini, mana mungkin gw ngelirik cewek lain." , Sambil mencubit hidung alyan. Wajahnya langsung memerah setelah reyhan mencubit hidungnya, ia benar-benar tak percaya dengan sikap reyhan yang tiba-tiba menjadi semanis ini.


A-apaan sih, dia muji gw?, Batin alyan.


" T-terus pulangnya kapan?", Tanya alyan sambil mengalihkan pandangannya dari reyhan. 


" Paling besok pagi, soalnya di kantor banyak kerjaan numpuk yang harus gw urus sekarang." 


" Hah! Besok pagi?!.....kalo gitu gw ikut aja ya, bosen dirumah sendirian", merengek. 


" Emm tar deh, kalo udah nyampe kantor gw suruh Lisa buat jemput lu." balasnya.

__ADS_1


" Lisa?...siapa Lisa?", Mengangkat alis.


" Asisten lu...tar dia yang bakalan bantuin lu disaat gw gak ada." 


" Memangnya harus banget ya?", Tanyanya. 


Ia sebenarnya tidak ingin memiliki seorang asisten pribadi, karena di kantor dirinya hanya seorang sekretaris biasa. Walaupun statusnya adalah nyonya muda kedua di keluarga Rachman, akan tetapi ia tidak siap jika orang-orang harus tunduk kepadanya.


" Harus dong, kan lu istri gw.", Reyhan pun tersenyum manis kepada alyan.


Seketika wajahnya langsung memerah lagi, ia benar-benar tak menyangka bahwa Reyhan akan mengatakan hal itu. detak langsung jantungnya berdetak kencang, seakan-akan ia merasa senang dengan ucapan reyhan.


Jadi dia mengakui gw sebagai istrinya?, Batin alyan.


Reyhan pun beranjak dari kasur dan mengambil kunci mobilnya yang ada diatas laci. Setelah mengambil kuncinya, ia menghampiri alyan dan tentu saja alyan paham dengan maksud reyhan yang tiba-tiba mengulurkan tangannya. Alyan Langsung mencium punggung tangan reyhan dengan lembut, sedangkan reyhan membalasnya dengan mencium kening alyan yang penuh rasa kasih sayang.


“ udah ya gue berangkat dulu. jangan lupa abis ini mandi, sholat terus makan siang…jangan keseringan ngosongin perut, gak baik.”, ucap reyhan dengan serius.


“ iya sayang iya.”, alyan pun mengecup pipi reyhan. Spontan hal itu membuat reyhan tertegun, ia tak percaya saat keylin mencium pipinya. 


Menyadari hal itu tiba-tiba wajah alyan memerah, ia langsung menyingkirkan wajah reyhan yang sangat dekat dengannya.” A-apan sih gak jelas deh!”. 


“ cuman nyium pipi doang, memangnya salah ya?”, ia pun menutup mulutnya tanpa melihat kearah reyhan, wajahnya pun memerah dan salting brutal.


reyhan pun terkekeh kecil, melihat tingkah lucu istrinya itu. untuk pertama kalinya ia baru melihat alyan bisa malu-malu kucing dihadapannya, padahal dulu alyan tidak pernah malu-malu kucing. Dimatanya istrinya itu adalah wanita yang bar-bar dan tak sabaran, tak ada kata imut di dalam dirinya itu.


Cup- 


Tentu saja reyhan pun tak ingin kalah dari alyan. Lantas, ia pun membalas ciumannya itu, yang membuat alyan semakin salah tingkah.


“ udah ya, gue berangkat dulu. Jangan lupa abis ini mandi, sholat terus makan siang, oke”, reyhan tersenyum sembari mengelus rambut istrinya yang masih tersipu malu.


“heem”, alyan pun berdehem dan mencium tangan reyhan.

__ADS_1


Setelah keluar dari kamar, tiba-tiba wajah alyan langsung murung. Ia menghela nafas dan melihat sekeliling kamar dan mengambil bathrobe yang ada diatas laci. Setelah memakainya, alyan pun beranjak dari kasur menuju jendela yang terbuka.


Tampaklah reyhan yang sedang berjalan menuju mobilnya. saat ia membuka pintu mobil, suaminya tersebut menoleh kearahnya dan melontarkan senyuman. Tentu saja, alyan membalas senyumannya itu sembari melambaikan tangan. Reyhan pun pergi meninggalkan alyan sendirian dibawah pengawasan para bodyguardnya.  


“ rey, lu gak bakalan ninggalin gue kan? Gue takut, kehilangan lagi…”, air matanya tak bisa ia bendung lagi. Alyan menyeka air mata yang jatuh di pipinya, ia berjalan menuju kamar mandi sesuai apa yang diperintahkan oleh reyhan.


...****************...


Setelah beberapa menit, akhirnya ia sampai di bar tempat teman-temannya berkumpul. Tampak salah satu dari mereka melambaikan tangan kearahnya, reyhan pun lantas menghampirinya. Tak hanya daniel yang berada disana tapi teman-temannya pun berkumpul karena memang tempat itu adalah tempat mereka nongkrong.


" nah, akhirnya dateng juga nih penganten baru." sapa Kevin, ia pun berjabat tangan dengan reyhan.


" hehehe, maaf ya agak telat." sahutnya.


" Sans aja, kita juga baru Dateng kok-", ucap Alvin.


" gimana kabarnya bro? Katanya seminggu yang lalu lu honeymoon?", tanya Gilang sambil meminum minumannya.


" Alhamdulillah sehat-", sambil menarik kursi dan duduk disebelah Daniel.


" kalo masalah honeymoon sih...gue baru balik dari hotel tadi pagi", jawabnya dengan canggung.


" anjir, bentar lagi bakalan ada yang jadi calon bapak nih...", celetuk Syifa.


Reyhan hanya tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. namun, ia tidak lupa dengan tujuannya datang ke bar yaitu untuk mencari informasi tentang alyan.


pria itu langsung menoleh ke arah daniel yang dari tadi hanya bersantai sambil meminum minumannya. menyadari hal tersebut, daniel langsung menggeser ipad miliknya kearah reyhan. Sudah terbiasa dengan hal tersebut, ia pun langsung membuka iPad milik daniel dan didalam ipad milik temannya itu terdapat info-info tentang alyan yang tidak ia ketahui.


" A-ALYAN BUKAN ANAK KANDUNG TUAN TONI?!!!", teriaknya. Ia benar-benar terkejut dan tak menyangka dengan apa yang ia baca.


Bersambung.....


Mohon dimaafkan Jika ada salah Kata-kata Atau kurang dimengerti karena aku masih belajar Bikin novel.

__ADS_1


jangan lupa untuk vote, like, dan komen ya. ❤️


happy reading 📚❤️


__ADS_2