Hate To Love : Married To The Annoying CEO

Hate To Love : Married To The Annoying CEO
Chapter 3 | Dimana dia?


__ADS_3

Disebuah ruang VIP rumah sakit, ada seorang pria tua yang berusia 51 tahun yang sedang berbaring di atas kasur tersebut. Dia adalah Tuan Dhani Rachman yang sedang terbaring sakit akibat penyakit jantungnya, yang didampingi oleh istrinya dan kedua putranya. Tuan Dhani Rachman memiliki 2 orang putra yaitu, Rei Rachman 24 tahun dan Reyhan Rachman 23 tahun. Kedua putranya sedang berada di samping sang ayah yang sedang mengalami sakit keras.


" Ayah, bagaimana Jika kau dirawat di Singapura saja." , Ujar Rei sambil merayu ayahnya.


" Itu benar ayah, disana pengobatannya sangat bagus.... insyaallah penyakit ayah bakalan sembuh.", Ucap Reyhan sambil menggenggam tangan sang ayah. Namun, sang ayah terus menggelengkan kepalanya. Ia tidak mau harus pergi ke luar negeri karena tuan Dhani ingin sekali melihat kedua putranya bahagia bersama pasangannya.


" Ayah tidak ingin pergi ke luar negeri, ayah ingin sekali melihat Kalian Berdua bahagia dengan seseorang... setidaknya diantara kalian memberikan aku seorang cucu." , Ujar tuan Dhani.


" Sayang, sekarang bukan saatnya memikirkan hal itu, yang harus kau pikirkan adalah kesehatanmu. " Ujar nyonya Tika Rachman.


Rei dan Reyhan pun mengangguk, dan berharap sang ayah ingin pergi ke Singapura. Namun, tetap saja Tuan Dhani bersikeras agar kedua putranya bisa menikah sebelum dirinya menjalani pengobatan, apalagi sebelum tiada. Lalu, Tuan Dhani melirik kearah Reyhan dengan tatapan yang penuh harapan.


" Reyhan, kau Menikahlah dengan putri dari keluarga Anggra, lusa aku akan meminta Tuan Anggra untuk membahas hal ini...uhuk...uhuk.", Ujar sang ayah.


" Ta-tapikan, seperti yang ayah tahu jika aku sudah memiliki kekasih....lalu bagaimana dengan kakak saja, dia kan tidak memiliki kekasih? ", Sahut Reyhan. lalu Ia melirik kearah Rei dengan tatapan yang penuh harapan. Rei Menggeleng kepalanya secara perlahan, seakan-akan ia menolak hal tersebut secara halus. Reyhan sebenarnya sudah memiliki seorang kekasih akan tetapi ayahnya tidak pernah merestui hubungannya.


" Maaf Rey, tapi gue lagi ngejar Seseorang.", Sahut Rei.


" Tapi kak, gue juga punya pacar...gak mungkin gue putusin kan !?"


" kakakmu sedang mengejar Seseorang, jangan memaksa untuk menikah... setidaknya beri ia kesempatan untuk berpacaran dengan perempuan yang ia cintai.", ujar nyonya Tika Rachman.


" tapi ibu, bagaimana denganku...aku kan memiliki kekasih, seharusnya aku juga membahagiakan dia.", sahut Reyhan.

__ADS_1


" Tidak ada tapi-tapi....Ayah tidak ingin kau menikah dengan dia, besok pergilah ke pernikahan putri pertama Keluarga Anggra Bersama kakakmu karena ayah dan ibu tidak bisa datang, jadi kalian menjadi wakil keluarga Rachman untuk menghadirinya...uhuk...uhuk.", ujar tuan Dhani, karena keadaan sang ayah semakin memburuk akhirnya Reyhan tak bisa Menolaknya dan terpaksa menghadiri acara tersebut. Akan tetapi, tentang perjodohan ia masih belum yakin tentang hal tersebut. Karena sikap kekasihnya yang arogan dan keras kepala sangatlah sulit untuk memutuskan Hubungannya.


" baiklah ayah, tapi setelah aku menikah ayah harus pergi ke Singapura untuk pengobatan...agar penyakit ayah bisa sembuh, oke. ", ujar Reyhan sambil menggenggam tangan sang ayah, ia tidak tega melihat ayahnya harus terus terbaring di atas kasur.


" baiklah, ayah akan pergi ke Singapura untuk pengobatan... tapi ingat kau tidak boleh kabur, jika kau kabur ayah tak ingin melihatmu lagi.", ucap tuan Dhani dengan nada yang sedikit mengancam. Reyhan pun mengangguk mengerti, Padahal ia sangat tidak ingin dijodohkan, akan tetapi demi sang ayah sembuh ia rela melakukan apapun.


...[ •_• ]...


Keesokan harinya, akhirnya mereka berdua pun pergi ke pernikahan tersebut. Reyhan dan Rei duduk disalah satu meja yang sudah disiapkan, Rei penasaran dengan sosok wajah wanita yang akan dinikahi oleh Reyhan. Akan tetapi Reyhan terus merenungkan perkataan ayahnya, untuk menjodohkannya dengan orang yang tidak ia ketahui. Sang kakak sedikit khawatir dengan Reyhan, ia takut hanya karena masalah Perjodohan adiknya jadi terbebani. Lalu ia pun menepuk pundak Reyhan dan melontarkan senyuman Kepadanya. Reyhan yang melihat senyuman tulus sang kakak, ia merasa seperti diberikan semangat, lantas ia lalu membalas senyuman sang kakak dengan lembut.


Reyhan akhirnya bisa bertemu dengan tuan Anggra dan memberi ucapan selamat kepada tuan Anggra, akan tetapi ia sama sekali tidak Melihat anak kedua dari keluarga Anggra yang akan dijodohkan oleh ayahnya. Reyhan sedikit kebingungan saat mencari wanita pilihan ayahnya. Akhirnya ia mencari tahu tentang keberadaan Wanita tersebut dengan bertanya kepada tuan Anggra.


" Tuan Anggra maaf, bolehkah aku bertanya dimana keberadaan Putri kedua tuan Anggra? " , Tanya Reyhan sambil tersenyum.


" Ravela apa kabar?...udah lama gak ketemu ya." ,Tanya Rei sambil tersenyum. Mereka berdua dulunya adalah teman sekelas dan menjadi seorang sahabat.


" Oh, baik Rei.", Sahut Ravela dan membalas senyuman Rei. Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Reyhan yang membuatnya terkejut.


" Hey bro apa kabar ?", Tanya pengantin pria.


" Eh...Alex, Alhamdulillah sehat."


" Dah lama gak ketemu bro.", Ucap Alex. Ia adalah sahabat terbaik Reyhan Saat SMP dan SMA, mereka berdua selalu bersama kemanapun. Karena dulu Reyhan selalu bertengkar dengan Alyan, Alexlah yang selalu menghentikan pertengkaran mereka dan di saat itulah alyan mulai jatuh cinta kepada Alex. Akan tetapi Reyhan tidak tahu jika Alyan dan Alex pernah berpacaran.

__ADS_1


" Iya, jadi kangen pas zaman sekolah ya." , Ujar Reyhan dan merangkul pundak temannya itu.


" Emm, iya jadi kangen." , sahut Alex.


Reyhan pun melirik kearah Ravela yang sedang mengobrol bersama kakaknya. Matanya tertuju pada perut Ravela yang sedikit besar atau buncit. Ia lalu mengerutkan alisnya, lalu otaknya mulai berpikir hal negatif tentang perut Ravela yang sedikit besar atau buncit.


Perutnya kok agak besar ya?... Gak mungkin gadis arogan seperti dia melangsungkan pernikahan dengan perut yang sedikit


Membuncit, apa jangan-jangan dia hamil diluar nikah?.... akh, tidak mungkin Alex melakukan hal itu kan?! , Batin Reyhan.


Alex yang melihat tingkah Reyhan yang gelisah, ia penasaran dengan apa yang sedang dipikirkannya. Lantas ia lalu bertanya kepada Reyhan.


" Rey, lu gak papa ?" , Tanya Alex sambil mengerutkan alisnya.


" Gak papa kok, gue cuman lagi mikirin pekerjaan di perusahaan... gue takutnya Felix gak bisa menanganinya." , Sahut Reyhan sambil tersenyum. Reyhan terpaksa berbohong kepada Alex, ia sebenarnya ingin sekali bertanya. Akan tetapi, ia takut jika pertanyaannya itu akan membuat Alex tersinggung. Alex pun tersenyum dan mempercayai perkataanya, sedangkan Rei sebenarnya sudah menyadarinya, bahwa perut Ravela agak buncit, akan tetapi ia terus berpikir positif jika Ravela hanya terlalu banyak makan saja dan tidak berpikiran negatif.


acara pernikahan tersebut diadakan hingga malam hari, jam pun sudah menunjukkan pukul 21.00 malam. Rei dan Reyhan pamit untuk pulang kepada keluarga Anggra, Saat didalam mobil Reyhan tampak sangat lelah. namun, ia masih memikirkan cara untuk memutuskan hubungannya dengan Zelda. Reyhan tak tahu harus berbuat apa lagi, akan tetapi Rei terus memberikan semangat kepada Reyhan agar ia bisa menyelesaikan semua masalahnya.


BERSAMBUNG.........


mohon dimaafkan Jika ada salah Kata-kata Atau kurang dimengerti karena aku masih belajar Bikin novel.


jangan lupa untuk vote, like, dan komen ya. ❤️

__ADS_1


happy reading 📚❤️


__ADS_2