
dalam tidur yang sunyi haruni bermimpi bersama damar di sebuah pantai, didalam mimpi nya.
ia melihat damar menerbangkan layang -layang.
dan layangan itu, putus
damar dan haruni hanya bisa melihat layangan itu terus terbang tak tentu arah.
haruni terbangun dari tidur nya, jam masih menunjukan pukul 01.45 , malam.
namun tiba-tiba, air matanya mengalir ia ingat betul kala apa arti mimpi itu tiba-tiba, menjadi nyata
" ya Allah, semoga ini cuman mimpi buruk ya Allah " gumam haruni sambil menarik selimut dan melanjutkan tidur nya.
disisi lain. damar dan elsarah setelah melaksanakan pernikahan mereka, damar masih bingung bagai mana jika kelak nanti haruni mengetahui semuanya.
" mas kenapa ngelamun? " tanya elsarah.
" ngak papa, nduk mas cuman cape aja mau istirahat "
" mas, kepikiran mba haruni? "
damar langsung mendekat sambil memeluk elsarah.
" saat ini aku juga suami mu, akan ku pastikan aku akan bisa adil nduk percayalah " ucap damar meyakinkan.
******
" buk.. mau aku masakin apa? "
" ibuk mau dimasakin sop aja run. " ujar ibu sambil melangkah masuk tiba-tiba, ibu terjatuh pingsan.
harini yang panik langsung menelfon sahabatnya salsa.
" hallo.. sak tolong aku ini ibuk pinsang jemput sekarang sal tolong.
__ADS_1
salsa langsung bergegss menuju rumah ibu ayu.
sesampainya dirumah sakit doctor menyarnkan agar ibuk di rawat sebab tekanan darah nya tingi.
" ibu pasien harus dirawat karna tekanan darah tinggi. " ucap docter
" lakukan apa pun. yang terbaik untuk ibu saya dok " ucap haruni
setelah selesai mengurus biaya, administrasi haruni langsung menelfon damar.
" assalamu'alaikum, mas ibuk masuk RS "
" Walaikumssalam. ya Allah terus gimana keadaan ibuk sekarang run? "
" lagi ditanganin docter mas, tp alhamdulillah sudah sadar"
" yasudah kamu jangan khawatir, mas langsung pulang nanti malam. " ucap damar
" iyh mas hati-hati."
****
" nah..terus nanti aku giman? " ucap sarah.
" Kalou mau ikut lain waktu saja sayang, mas belum bisa maafin mas yah. " ucap damar sambil mencium lembut kening elsarah
setelah itu ia pun berlalu pergi meninggalkan elsarah.
elsarah menutup pintu kamar dengan pelan sambil terisak ia tau tindakan nya salah namun ia juga mencintai damar.
sesampainya di rumah sakit damar melihat haruni yang terduduk di sebelah ibuk nya.
" runn.. ibuk kenapa bisa kaya gini? "
" pagi tadi aku mau masak buat ibuk mas tapi pas aku liat ibu masuk tiba-tiba, ibuk pingsan. " ucap haruni penuh kejujuran
__ADS_1
damar menatap haruni dengan sinis kali ini.
damar malah seakan menyalahkan haruni, karna menurut nya tidak bisa merawat ibuk nya dengan baik.
jam 12 siang kami dibuat syok karna ibuk tiba-tiba, kritis dan yang tidak bisa diduga yaitu ibu di panggil sang kuasa.
mas damar terus menangis, karna ia tidak percaya jika ibu telah tiada.
" kamu yang sabar damar, semuanya titipan nak" ucap abah haruni.
" damar tidakmenyangka, bah bakalan secepat ini "
haruni langsung merangkul damar dan memeluk nya.kedatangan elsarah membuat damar menghentikan tagisan nya, dan tiba-tiba melepaskan pelukan haruni.
" mba.. mass yang sabar yah aku turut berdukacita " ucap elsarah sambil memeluk haruni.
haruni hanya mengangguk sambil menggandeng, tangan suaminya.ibuk dimakamkan sore ini langsung. umi dan abah malam ini menginap di rumah kami. namun saat malam tiba haruni melihat damar menelfon dengan sumringgah,
" mas ini teh nya, " ucap ku sambil menyuguhkan teh
" taro saja disana " ucap damar
terusterang, haruni dilanda kebingungan mengapa damar jadi kembali dingin. haruni memutuskan untuk menanyakan nya kembali nanti ketika damar sudah di kamar.
" ko kamu blum tidur run? " ucap damar sambil membuka pintu.
" aku nunggu kamu mas, "
" tidur dulu saja mas blum ngantuk "
haruni langsung memegang tangan damar,
" mass.. tunggu jangan keluar lagi. ada apa sebenarnya? apa salah aku knpa sejak pulang dari bandung kamu jadi begini? "
" apa lagi sih run, mas ngak lagi pengin debat mas cape "
__ADS_1
akhirnya aku tak, jadi memaksa mas damar untuk berbicara. namun aku juga harus bisa menyelidiki gerak gerik. nya