
di perjalanan menuju bandung, elsarah dan indris berbincang tentang bisnis yang di bangun idris. ya itu toko peralatan sekolah.
” oya.. sar nanti mau menginap dimana? "
" nanti dengan time, tapi kemungkinan di hotel yang dekat dengan tempat kerja nanti." ucap elsarah.
idris terus memperhatikan elsarah yang dari tadi tidak lepas dengan gaway nya.
" nungu notif telfon dari siap sar? "
" hehee.. mboten mas ini cuman cek WA dari grup biar ngak ketingalan ada berita apa aja. "
padahal dalam hati kecilnya elsarah kebingungan harus memastikan kata apa yang nanti di ambil nya. untuk risend dari pekerjaan yang sudah ia bangun bersama mas damar nya. karna jika terus bersama akan merasa tersiksa.
ia tau hatinya masih mencintai nya, ia paham akan hal itu. tapi ia juga tau mas damar sudah beristri. sedangkan pernikahan mereka sudah berjalan selama tiga bulan.
" sar.. sarah ko diem di tanya ? " ucap idris membuyarkan lamunan nya.
" kamu knapa?.. ada masalah? "
" ehhh.. ngak mas cuman ngak enak badan aja. " ujar elsarah.
__ADS_1
" Kalou ngak enak badan. kita cari apotek dulu beli obat buat kamu, perjalan masih jauh soalnya "
" ngak papa, mas nanti bisa beli pas sudah sampai di hotel aja biar ngak ngrepotin. nanti juga kan mas mau ada acara sendiri toh." ujar elsarah sambil memasang kaos kaki.
sepanjang perjalanan idris fokus menyetir mobil, dan elsarah tertidur pulas, sesampainya. di bandung idris mengantarkan elsarah sampai di depan hotel, damar dan faruq sudah menunggu nya.
" mas maaf telat tadi soalnya macet, pas sudah hampir sampai " sambil ia tersenyum sumringah.
terus terang saja, jika melihat senyuman elsarah damar makin kacau apa lagi bercampur rindu kala terakhir pertemuan nya lusa.
saat selesai meting, elsarah dan damar mengajak elsarah ke caffe.
" kamu dari mana saja nduk? mas WA ko ngak di bales di telfon juga ngak di angkat marah tah? " ucap damar sambil menyalahkan rokok nya.
jujur saja jika sedang duduk berhadapan seperti ini. ia begitu ingin bersamanya sepanjang hidup namun takdir berkata lain.
" ssaarr " ucap damar lembut membuat elsarah makin salfok.
" dalem mas "
" jujur mas masih mencintai mu, mas tidak bisa kehilangan mu " Tiba-tiba kata itu terucap dari mulut damar tampa pernah memikirkan perasaa. haruni.
__ADS_1
" mas kita sekarang sudah berbeda, kamu sudah menjadi suami orang. aku bukan lagi kekasih mu, dan aku harap kamu bisa sepenuhnya melupakan ku " ucap elsarah sambil terisak.
entah menggapa?.. damar langsung memeluk elsarah ia tidak banyak berfikir karna ia tau ini ke salahnya ia penyebab segalanya.
" kita akan menikah aku akan menikahi mu sekarang " ucap damar tampa pikir panjang ia lupa bahwa ia sudah menyakiti hati haruni juga.
mata elsarah membulat karna ia begitu panik namun perasaanya sama ia juga masih mencintai damar.
" tapi gimana Kalou mba haruni tau? "
" akan ku jelaskan. yang sebenarnya sar, " ucap damar meyakinkan.
akhirnya pernikahan damar dan elsarah di lakukan malam ini. mereka hanya menikah sirih ia tidak berfikir sebelum bertindak.
di sisi lain haruni yang sedang membaca novel tentang sebuah kisah cinta yang romantis pun. membayangkan pernikahan nya bersama damar pun. bisa seromantis ini ia terus berdoa berharap damar terus mencintainya namun haruni tidak tau malam ini damar yang ia cintai telah menghiyanati nya. jika tau yang sebenarnya munkin hatinya berkecamuk sembilu.
karna yang dia tau ia telah memberikan seluruhnya. berharap damar memberikan cinta nya utuh bukan separuh.
bersambung..
makasih yang sudah mampir, jangan lupa like, dan subscribe dan komen yang bermanfaat.
__ADS_1
maaf jika masih ada kesalahan dalam tulisan nya. support terus yh gaes.