Hati Hayati

Hati Hayati
kecurigaan haruni.


__ADS_3

" aku harus menyelidiki mas damar " batin haruni sambil ia mondar mandir kebingungan.


damar pergi ke kantor nya tampa menyapa haruni, haruni sendiri juga bingung, dan merasa di permainkan oleh suami nya.


" sal. tolong jemput aku sekarang. " ucap haruni lewat telfon rumah. pada salsa.


salsa langsung segera bergegas menemui haruni.


tiba di rumah haruni, ternyata haruni sudah menunggu nya. di depan halaman teras.


" ayo masuk " ucap salsa sambil membuka kaca mobil nya.


tak membuang waktu seakan haruni sudah terlanjur curiga dengan damar ia langsung menuju kantor damar.


" kamu mau kemana sih run? " ucap salsa.


" kita ke kantor, mas damar sal sekarang ada yang tidak beres. " ucap haruni sambil memegangi kening nya


salsa tidak banyak bicara seolah ia sudah bisa menebak semua nya.


sesampainya di kantor mas damar, haruni langsung menuju ruangan mas damar. ternyata di sana ia tidak melihat siapa pun.hanya lah damar yang sedang sibuk menata berkas nya.


cek lekk....


" kamu kenapa kesini? " ucap damar melirik kaget.

__ADS_1


" aku cuman mau nganterin makan buat kamu " alasan haruni padahal ia memastikan suaminya tidak di antar makanan oleh siap pun!


" astaghfirullah aku udah seuzon " batin haruni merasa bersalah.


setelah ia mengantarkan makanan untuk damar. haruni langsung keluar kantor damar.


silang beberapa menit. Tiba-tiba el sarah, juga datang ke kantor damar


" permisi. " ucap el sarah.


" Iyyaa. " mata damar membulat ia kaget setengah tak sadar.


dalam hatinya bertanya apa tadi haruni berpapasan dengan el sarah nggak yah!


" sayang ko kamu kesini nggak bilang aku dulu!" ucap damar sambil mengalihkan pembicaraan.


****


sesampainya di rumah haruni menangis sesenggukan ia bingung entah mencari bukti apa?


damar cukup dingin sejak kepergiannya dari bandung.


rasanya disaat seperti ini. ia ingin pulang menghambur ke pelukannya umi, apa lagi sejak kepergian ibu. rumah ini jadi sepi.


Haruni melaksanakan sholat dzuhur, di dalam shalat nya ia memohon agar bisa di kembalikan mas damar nya yang dingin.

__ADS_1


setelah pulang dari kantor. damar melihat Haruni yang sedang memasak di dapur.


" mas makan dulu aku udah masak "


" aku udah makan di kantor, kamu makan aja sendiri " ucapannya tampa melirik haruni. sambil berjalan keluar menelfon.


haruni mengintip dari dalam. jendela suaminya kini sedang sumringah menelfon!


" ternyata masih ada toh, hal yang bisa membuat suami aku bahagia " gumam haruni sambil tertunduk sedih.


sementara disisi lain, damar berencana ingin memboyong el sarah ke rumah ini!


" mas kamu masih marah? " tanya haruni sambil merapihkan duduknya di depan sofa.


" mas cape. mas mau istirahat " tampa memberikan jawaban Damar langsung pergi ke kamar nya.


saat haruni menyusul memasuki kamar nya. damar sudah tertidur terlebih dulu damar seakan menjaga jarak dengan haruni.


" mungkin mas damar lelah " gumam haruni sambil mematikan lampu tidur


tengah malam telfon damar berdering tertera nama panggilan dari El sarah.


damar yang masih tertidur pulas, tak mendengarkan telfon nya berdering.


" loh ini kenapa malam gini telfon! " batin haruni sambil mengusap matanya yang berat.

__ADS_1


haruni yang tidak banyak mencari tau lagi! akhirnya ia tertidur kembali.


disisi lain el sarah belum bisa tertidur karna ia ingin bermalam dengan damar.ia tidak sadar kalau ia hanyalah yang kedua.


__ADS_2