
malam hari tiba, dua insan yang awal nya. terikat perjodohan kini sudah saling berbagi rasa, gelora asmara terjun di penuhi peluh. kehangatan malam itu Tuhan menjadi saksi bersatunya haruni hayati dan hordi damar pradifta.
" mass.." ucap haruni sambil mebeteskan air mata.
" ko nangis? .." damar langsung tidak melanjutkan aktifitasnya lagi.
" sakit tohh?... apa gimana? " sambil damar membelai rambut halus haruni.
" mas apa masih mencintai elsarah? " ujar haruni dengan tatapan serius.
damar menunduk, sambil terduduk. ia binggung hendak mengambil kata apa,agar tidak melukai perasaan istri nya. hanya saja ada sebuah masa lalu yang tidak bisa damar jelaskan.
" tidur.. lagi saja run,hari masih malam " ucap damar mengalihkan pembicaraan.
" tapi aku penasaran sampe malam pertama pengantin kami, mas tidak mau mengaul...... " damar langsung memeluk erat haruni agar istrinya dapat luluh tidak memikirkan yang sudah sudah.
haruni pun menurunkan badanya dan tertidur di pelukan damar yang bidang.
ke esokan paginya haruni menyiapkan sarapan untuk damar dan ibu mertuanya. di dapur ia mendengar ibu mertua nya sudah bangun terlebih dahulu.
" pagi buk " sapa haruni
ibuk melirik sambil tertawa. apa ada yang aneh ibuk knp? gumam haruni dalam hati.
ia tidak faham, jika permainan nya, semalam meningalkan bekas di lehernya.
" dasar pengantin baru " celtuk ibuk.
haruni yang malu langsung buru-buru ke kamar nya, dan mengambil krudung nya.
" bisa-bisanya mas damar, ningalin banyak jejak kaya ginih. " gumam haruni sambil memanyunkan bibir nya.
" kamu knap ngak jadi masak? "
" mas liat nih..leher ku " ucap haruni dengan nada manja nya.
" ouh itu.. perasan semalam diam saja pas di ituin. " damar malah menertawakan nya
haruni pun segera mengambil krudungnya, dan ngloyor pergi. tentu saja ini adalah hal yang konyol menurut nya apa lagi haruni malu dengan diri nya yang anak kiyai masa harus se agresif ini.
selesai memasak ia langsung menyiapkan nya, di meja makan.
__ADS_1
" khemm...kaya nya bentar lagi ibuk..mau di kasih cucu yah. amiinn " ucap ibu di meja makan.
haruni langsung salah tingkah ia mencubit pingang damar yang ikut meng, amiinkan ucapan ibuk.
" do'a in. nggih buk biar rumah ini ngak sepi lagi " ujar damar.
haruni hanya terdiam sambil senyam senyum. dia bersyukur mas damar telah menerimanya ia begitu merasa sanggat lengkap dan berasa jadi istri yang sempurna.
setelah selesai sarapa,haruni mngantarkan damar kedepan dan membawakan tas nya.
damar berpamitan sambil mencium kening haruni dan menyalami ibuk nya
" run.. jaga ibuk yah,do'a ini mas juga mas berangkat dulu kalian hati-hati di rumah. "
sepanjang perjalanan damar menelfon elsarah, dia berharap elsarah tidak membatalkan kontrak kerjanya nya.
menurut damar elsarah adalah perempuan yang cerdas kala bisnis nya menurun elsarah datang dan menghandel semua nya, sebab itu meskipun masa lalu nya adalah kelam namun sebenarnya di hati kecil damar diam diam masih memikirkan nya.
awal mula pertemua mereka di cairo,dua tahun lalu.kala itu ia masih ingat betul pertemuan mereka yang tak di sengaja ya itu saat damar ke perpustakaan ia ingin mencari buku tentang sejarah mesir kuno.
saat itu damar tidak sengaja berpapasann dengan elsarah dan menubruk nya seketika buku dan bekal makan siang nya terjatuh berantakan.
elsarah memarahinya. namun damar malah terkesan dengan wajah cantik perempuan itu.dan cara gaya bicara nya.
" walakin huna ghadayik " ucap elsara dengan nada kesal nya.
" sa' astabdil lahqan " ucap damar sambil memberikan uang pada elsarah.
" last bihajat lilmal ' atlub mink astibdalah " ucap elsarah Tegas.
akhirnya damar mengalah dan membelikan gadis itu roti fatir. khas timur Tengah
setelah pertemuan nya tempo hari damar terus teringga akan elsarah, rupanya seperti putri bah buku dongeng, hidung mancung bermata besar wajahnya bagaikan bulan yang terus terpancar.
dan dua minggu kemudian mereka bertemu di seminar, amat terkejut nya saat ia melihat elsarah sebagai monitor nya. bembawaanya penuh berwibawa siap pun. laki-laki pasti akan terkesima jika melihat nya.
setelah acara selesai waktu itu. damar tidak sengaja melihat elsarah dan teman nya berbicara mengunakan bahasa jawa, tentu saja damar langsung tertawa lebar kala menyadari elsarah Ternyata juga permpuan jawa.
elsarah melirik damar dengan tatapan sinis. ia tidak mengerti bisa bertemu dengan laki-laki yang telah menumpahkan bekal nya tempo hari.
" piye toh piyee " ucap damar dengan nada meledek
__ADS_1
" opo ko piye..aku ndak ono urusan " jawab elsarah
" tak kiro cewek arab toh, ehh malah arabngendi." ledek damar lagi.
dengan kesal elsara menghampiri damar dan hampir meninju nya. namun elsarah paham dia adalah wanita kekinian tak boleh terbawa emosi. dan langsung mengloyor pergi dengan dua Teman nya.
saat elsarah hendak ke asrama, ia melihat zulfan menghampirinya. dengan langkah tergesah gesah,
" sarr..ada yang minta nomer WhatsApp. nya dan meminta besok kamu menemuinya di Ruangan perpus zainab " ujar zulfan.
" sopo toh? " ucap elsarah dengan mata yang membulat penuh penasaran!
" ia time, pergerakan juga, sar.. ia ingin bertanya banyak soal peradaban era mesir kuno untuk SKS nya. " ujar zulfan dengan nada memohon.
elsarah yang tidak ingin membuang waktu pun, memberikan nomer nya, dan meng iyakan. apa yang di sampaikan zulfan.
ke esokan pagi nya elsarah bersiap-siap untuk menjumpai orang misterius yang membuat nya binggung.
di meja tepat! nomer dua, laki laki itu menunggu, ia memilih tempat yang berhadapan langsung dengan sebelah pemandangan,Taman Al azhar.
elsarah langsung tercengang kala tau ternyata laki-laki yang meminta nya bertemu adalah pria yang begitu menjengkelkan.
" inii...apa tidak salahh? " elsarah sambil mengelengkan kepal nya.
" sudah lak duduk kaka hitss " ucap damar meledek lagi.
" kenapa mau bertemu? "
" aku cuman mau minta maaf sama mau minta sedikit penjelasan soal peradaban mesir " ucap damar dengan nada memelas
tak banyak basabasi elsarah menjelaskan pada damar.Tentang peradaban yang damar maksud. selesai berbincang ia mengajak elsarah untuk makan siang bersama sebagai tanda maaf nya.
sepertinya elsarah juga mulai meluluh.seiring berjalan nya waktu pun, berlalu dan mereka memutuskan untuk jatuh cinta dua tahun mereka bersama di cairo mereka tidak sering berjumpa hanya saja harapan mereka ketika pulang ke indonesia mereka bisa langsung melanjutkan kejenjang yang lebih serius. namun apa daya takdir berkata lain!
damar yang Telah di jodohkan dengan putri kiyai pesantren terbesar di kota nya.kala ia mendengar kabar bahwa Telah di jodohkan hatinya berkecamuk melara ia merana kala ia, melihat elsarah menangis kala itu. dua insan yang di pertemukan lalu di pisahkan oleh keadaan,
apa lagi dua tahun bukanlah waktu yang singkat, di masa kuliah di cairo mereka sering berbagi pendapat satu sama lain. minat masing-masing pun sudah mereka pahami dengan jelas.
jelas!!.. insan mana yang sanggup berpisah dengan orang yang di cintai.apa lagi pulang ke indonesia pun. mereka Tetap satu time kerja mereka tidak bisa menolak untuk bertemu sebab mereka satu time.
jika berjumpa dengan elsarah entah mengapa? damar jadi harus menghindari perasaanya dengan haruni istri kecil nya. yang usia nya terpaut berbeda jauh 9 tahun,dengan nya karna damar pikir haruni adalah gadis yang manja dan selalu mengadu pada orang tua nya. tapi pernikaha mereka sudah berjalan hampir 3 bulan.
__ADS_1
ponselnya berdering membuyarkan kenangan nya dengan elsarah.
damar langsung memasang Eartphone nya, Ternyata telfon dari elsarah kalou ia bilang ia tidak usah di jemput ia akan berangkat bersama idris. senyum sumringah damar kembali getir saat tau elsarah akan pergi bersama pria lain