HENING

HENING
Nyaman


__ADS_3

×HENING×


PART 6


"Ragini.. Kau mau kemana?" tanya Laksh.


Ragini hanya tersenyum.


"Mau pulang.. Kenapa? Kau mau mengantarku?"


Laksh berpikir.


Tiba-tiba mobil berhenti di depan mereka.


"Kakak"


Laksh hanya terdiam, dan menggerutu dalam hati.


"Laksh aku pulang dengan kakak ku. Bye"


Laksh hanya terdiam.


***


Di mobil...


"Siapa pria tadi?"


"Oh.. Laksh.. Dia temanku"


"Teman atau teman?" goda Ravish.


"Kakak" ucapnya dengan malu.


"Kau menyukainya?"


Ragini hanya terdiam dan tersipu malu.


"Kakak juga bisa melihat jika pria itu menyukaimu, baiklah mulai besok kakak tak akan menjemputmu"


"Kakakk" rengek Ragini.

__ADS_1


"Semua demi kebahagiaanmu, sayang"


Ragini menyandarkan tubuhnya di bahu Ravish.


Ravish mengelus lembut rambut adiknya itu.


"Kakak.. Jika kakak menikah nanti, kakak tak akan meninggalkanku kan?" tanya Ragini.


Ravish hanya tersenyum.


"Bukankah seharusnya aku yg bertanya kepadamu? Bukankah setelah nanti kau menikah kau akan ikut tinggal bersama suamimu?"


"Kakak"


Ragini mengeratkan pelukannya.


"Aku tak mau menikah kalau gitu, aku hanya ingin bersama kakak, aku menyayangi kakak"


"Kakak juga sangat menyayangimu"


***


"Astaga.. Mengapa dia membuatku seperti ini"


Laksh merebahkan tubuhnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.


***


Ragini masih tersenyum dengan memeluk gulingnya, dia teringat dengan Laksh hingga terus melamunkannya.


"Ehheeemmm"


Suara deheman Ravish membuyarkan lamunan Ragini.


"Kakak"


Ragini sangat manja dengan kakak nya dia memeluk tubuh Ravish.


"Kau ini.. Selalu saja bersikap seperti ini Ragini.. Nanti kekasihmu akan cemburu jika kau terus bersikap manja seperti ini kepadaku"


"Biarkanlah kak, aku sangat suka memeluk kakak seperti ini"

__ADS_1


Ravish hanya menggelengkan kepalanya.


"Makanya kau dan Laksh segera jadian, biar kau juga bisa memeluknya seperti ini"


"Kakak" rengek Ragini.


Ravish hanya tertawa geli.


***


"Laksh.. Kata ayah pulang dari kampus kau harus menemuinya, ada hal yg penting yg ingin dia bicarakan" ucap Adars


Laksh hanya terdiam.


"Aku sibuk kak" jawabnya pelan tanpa melihat wajah kakaknya itu, dia sibuk dengan sarapannya.


"Laksh" ucap Adars geram.


Dia mengepalkan tangannya laku menggebrak meja.


Parineeta yg baru datang, langsung menyentuh lengan Adars, dia menggelengkan kepalanya.


Laksh lalu bangkit dan beranjak pergi tanpa memperdulikan Adars yg sedang menahan amarahnya.


"Benar-benar keterlaluan anak itu.. Di suruh menemui ayahnya saja dia tidak mau" ucap Adars geram.


"Sudah.. Berikan Laksh waktu"


Adars hanya mendengus kesal.


***


Laksh duduk di tepi sungai yg tak jauh dari kampusnya, dia memasangkan headphonenya dengan volume yg sangat kencang.


Ragini yg melihat Laksh kini langsung ke menghampirinya. Dia benar-benar tak menyadari kehadiran Ragini.


Ragini tersenyum, dia menatap lekat wajah Laksh yg sedang memejamkan matanya, sesekali terdengar suara gumamannya dengan kepala yg dia anggukan seolah menikmati musik yg sedang dia dengarkan. Ragini hanya tersenyum, dia mengingat saat dia pertama kali bertemu Laksh dan bertengkar.


Cukup lama Ragini menunggu Laksh membuka matanya, Ragini geram dia lalu mencubit hidung Laksh. Laksh yg kaget refleks dia menarik tangan Ragini, hingga tubuh Ragini terjatuh di atas tubuhnya. Mata mereka saling tatap dan beradu pandang. Mereka saling tersenyum, Laksh menyingkirkan rambut yg menutupi wajah Ragini. Mereka saling mengunci tatapan mereka dengan senyuman yg terukir di bibir keduanya.


To be continued...

__ADS_1


__ADS_2