
Akhirnya masa iddah ku sudah berakhir,aku memutuskan kembali ke kantor untuk bekerja seperti biasa,aku tidak boleh terlalu lama larut dalam kesedihan atau meratapi nasib karena di umur segini aku sudah menjanda dan menikah hanya 1 hari,aku yakin Allah sedang merencanakan hal yang indah untuk ku.
"Saraahhh gua turut berduka banget buat lo,gua yakin Allah sayang sama lo"
"lebay deh wid,insyaallah gua ga apa-apa kok"
widia hanya terus-terusan memeluk ku,yah aku sadar masi banyak orang yang sayang sama aku,apalagi ada sella yang harus aku jaga,aku harus bahagia dan kuat untuk sella.
###
Siang ini aku menjemput sella ke sekolah,kami berencana akan ziarah ke makam mas kevin,
"mamah sarah udah lama nunggu aku?"
tanya sella
"tidak sayang,mamah baru sampai kok"
"yuk kita ke makam papah,sella kangen sama papah"
"iya ayo sayang"
Kami bergegas menuju pemakaman di daerah kusir,dimana mas kevin di makam kan.
"Assalamualaikum mas kami datang"
"Assalamualaikum papah,sella baik-baik aja pah,mamah sarah jagain sella dan sayang sama sella dan sella harap papah juga bahagia disana,sella yakin karena papah orang baik"
__ADS_1
"iya mas,sella benar,kamu orang baik tentu kamu sedang bahagia kan"
Sella terus berceloteh di makam papahnya lalu kami mengaji serta mendoakan almarhum,setelah itu kami memutuskan untuk makan disebuah resto favorit sella dan mas kevin.
"Sella mau makan apa sayang?"
"aku mau nasi horeng special aja mah,di sini nasi gorengnya enak"
"oh yah,kalau gitu mamah juga mau nasi goreng deh"
Aku memanggil pelayan dan memesan 2 nasi goreng dan orange jus,namun tatapanku tertuju pada sepasang mata yang tidak asing dan melihat ke arah kami,
aku hanya tersenyum dari kejauhan melihat ke arahnya dan dia pun tersenyum,
aku tidak ingin menyapa nya secara langsung karena dia bersama dengan seorang gadis dan dia sedang hamil besar,aku yakin itu istrinya Abdullah.
"Kamu!!!"
"Ah maaf sarah,apa aku mengagetkanmu?"
"tidak kok dul,kamu sama siapa?istrimu ya?sepertinya dia sedang hamil besar"
"ahh iya,namanya Lisa sar,dia sedang hamil 9 bulan"
jawabnya sambil menundukan wajah,sepertu menahan sesuatu
"Kamu apa kabar sarah?"
__ADS_1
"aku baik-baik saja kok dul"
Tiba-tiba sella memanggilku
"mah ayo ini sudah sore,sella belom mandi"
"ah iya sayang sebentar"
"sarah apa aku tidak salah dengar?dia memanggilmu mamah"
"ah iya dia anak dari suamiku,namanya sella"
"oh jadi kamu pun sudah menikah ya,selamat ya sar"
"iya Adul aku..."
Sebelum melanjutkan kata-kata ku tiba-tiba seorang wanita menghampiri
"Hey Adul kamu lama banget sih,gatau apa aku udah gerah banget,terus ini siapa lagi"
"maaf sayang,ini sarah dia temanku"
"Sarah??jadi dia mantan kamu yang sangat mengganggu pikiran itu?yang bikin kamu ga bisa tidur tiap malem sampe sekarang?"
"Lisa kamu apa-apaan sih,kenapa bicara seperti itu,Maaf sar kami pergi dulu permisi"
Adul dan istinya pergi meninggalkan kami,ada yang aneh seeprtinya istri Adul itu wanita yang aneh dan emosian,aah sudahlah aku tidak mau memikirkan rumah tangga mereka anggap saja aku tidak tahu apapun.
__ADS_1