
Sudah 3 bulan aku bersama dengan Adi pergi nonton bioskop,nonton konser musik,touring naek motor dan semua itu tidak pernah aku lakukan bersama Adul.
keputusan ku sudah bulat aku akan minta putus dari adul.
Kebetulan siang ini aku dan Adul janji bertemu, dia bilang ada yang ingin dibicarakan penting,ahh entahlah sepenting apa itu yang jelas aku sudah tidak terlalu perduli padanya.
"yank kamu diem terus dari tadi kenapa?"
tanya Adul tiba tiba
"ah tidak aku hanya lelah saja,btw kamu katanya mau ngomong ayo ngomong aku juga pengen ngomong sama kamu soalnya"
"ngomong apa??kamu aja dulu deh kalau gitu"
"engga,kamu dulu aja aku dengerin kok"
"yauda gini ya sar,kita pacaran sudah 5 tahun dan aku alhamdulillah di promosikan naik jabatan,aku pengen ngelamar kamu dan aku pengen kamu berhenti bekerja biar bisa tinggal sama aku nanti"
"APA!!!berhenti kerja?kamu tau kan aku capai karir ku ini lama sudah lama aku bekerja dan aku juga mau naik jabatan aku gabisa kalau berhenti kerja"
"iya aku ngerti,tapi kalau kita nikah masa kamu mau bolak-balik jakarta kalimantan sih,aku juga ga mungkin bolak balik jakarta kalimantan,sedangkan meninggalkan kamu sendiri dirumah aku khawatir"
"yasudah kita ga usah nikah aja"
"maksud kamu apa sih sar?kenapa bicara seperti itu?"
__ADS_1
"iya kita ga usah nikah,jadi kamu ga usah bolak balik jakarta dan aku ga berhenti kerja"
"tapi sar,aku pengen kita nikah secepatnya umur aku sudah 27 tahun dan kamu sudah 25 tahun itu sudah pas untuk menikah dan apalagi yang kita tunggu?"
"maaf ya dul,sebenernya aku udah ga nyaman sama kamu aku pengen kita putus aja,kamu cari wanita yang baik yang mau nikah sama kamu sekarang tapi bukan aku"
"sarah jangan bilang gitu,aku tau kamu marah oke aku ga bakal ajak kamu nikah sekarang tapi tolong jangan pernah ingin pisah sama aku,aku akan tunggu kamu"
"engga usah tunggu aku,mungkin kita emang ga jodoh dul"
"kamu tuh apa apaan sih sar,aku mohon bicara ini baik baik aku pergi dulu,besok kita ketemu lagi pas kamu sudah tidak marah,maafkan aku ya"
Aku hanya diam lihat Adul pergi meninggalkanku ah entahlah apa yang aku rasakan sekarang yang jelas aku sangat ingin berpisah dengannya dan bersama dengan Adi.
Ke esokan harinya Adi menelponku
"sayang kamu lagi dimana?"
"aku dirumah yank kenapa?"
"aku pengen cerita sama kamu,kamu bisa dateng kerumah aku?"
"iya aku kesana"
Rumah adi di daerah tanggerang sementara aku daerah kalideres dan itu sangat memakan waktu lama untuk kerumahnya,tapi aku tidak pernah menolak ketika dia meminta untuk dijemput atau memintaku datang kerumahnya.
__ADS_1
2 jam kemudian aku sampai kerumahnya
"yank kamu kenapa kok lesu gitu?"
"yank aku sekarang sudah engga kerja lagi,aku di PHK yank"
"loh kok bisa sih?"
"entahlah pengurangan karyawan katanya"
"yasudah jangan sedih,nanti aku bantu cari kerja ya"
"iya terimakasih yah,tapi aku sekarang laper ibu belom pulang aku pengen makan yank"
pintanya
"yauda ayo kita makan" ajak ku
"aku ga punya uang yank"
"tidak apa apa aku yang teraktir"
"makasii ya sayang"
Kami pun pergi kesebuah resto,ya sebenarnya semenjak bersama dia aku lebih banyak mengeluarkan uang untuknya,tapu tidak tahu mengapa aku tidak bisa menolak ketika dia meminta dibelikan sesuatu,yang penting dia membuatku bahagia pikirku.
__ADS_1