Hey...Tolong Miliki Aku

Hey...Tolong Miliki Aku
#Kembali ingat


__ADS_3

Sepertinya tiap hari Alisa dan adul semakin akrab dan keberadaanku sudah tidak di perlukan lagi,baguslah aku ingin mereka bahagia,cukup aku saja yang seperti ini tidak dengan mereka.


Pagi itu kulanjukan mobilku mengantar sella ke sekolah.


"Mah kok mamah pucat banget sih?mamah sakit yah?" tanya sella tiba-tiba.


"Ah tidak sayang,mamah hanya kurang tidur saja sepertinya"


"mamah terlalu cape bekerja mengurus perusahaan papah mah,kenapa kita tidak liburan saja ke luar negri gitu?"


"Kamu mau liburan??"


"Mau mah" jawab sella sambil tersenyum malu-malu


"Ahh dasar mamah pikir kamu perhatian sama mamah ternyata ada udang dibalik batu,mamah jadi sedihh"


"Aahh engga mah aku cuma ingin mamah istirahat,yaa sekalian juga" jawabnya sambil tertawa dan kami pun tertawa bersama di mobil


"Nah sella sudah sampai kamu sekolah yang pintar dan rajin yah,abis semester ini kalau kamu jadi juara 1 lagi mamah akan ajak kamu liburan kemana pun kamu mau"


"Beneran mah?disneyland?hongkong?"


"Kemana pun"


"Yeeeyy,,,aku sekolah dulu ya mah,jangan lupa itu janji nyaa daahh assalamualaikum mamah"

__ADS_1


"Walaikum salam"


Melihat sella,sekali lagi aku berpikir bahwa aku tidak benar-benar sendirian,allah selalu punya rencana indah dalam setiap masalahnya,dan rencanya itu mempertemukan aku dengan sella anak sambung ku yang baik dan menyayangiku.


Tapi tiba-tiba ponsel ku berbunyi.


"iya hallo assalamualaikum"


"Walaikumsalam,sarah aku ingin bertemu"


ucap pria di sebrang telpon sana


"Adul?tapi aku sedang sibuk sekarang,kamu butuh apa?biar alisa yang menemani yah"


"Tidak sarah,aku ingin kamu,aku mohon datanglah,kalau tidak aku yang akan datang ke tempatmu bekerja"


"iya aku akan menunggu mu"


Ada apa dengan adul kenapa tiba-tiba ingin bertemu?apa dia curiga?ahh entahlah aku harus menemui nya sekarang.


####


Setiba nya dirumah adul,aku melihat alisa yang masih duduk di teras dengan menggendong muhammad,dan sekilas ku lihat dia menangis menatap ku.


"Ada apa ini?" tanyaku mulai heran

__ADS_1


"Kamu jelasin pada alisa bahwa kita akan menikah dan dia tidak boleh datang lagi kesini" ucap adul yang sepertinya sedang marah


"Iya tapi kenapa?ada apa?alisa?" tanyaku penasaran


"Sarah,tolong kembalikan suamiku,aku minta maaf memintamu untuk bersamanya tapi sungguh aku tidak bisa hidup tanpa suamiku sarah" ucap alisa sambil menangis


"Dia sudah gila sarah,tadi dia memeluk ku dan bilang bahwa aku suaminya,aku baik padanya bukan berarti aku mencintainya,aku sudah muak" ucap adul penuh emosi


"Kalian berdua tenang yah,aku akan jelaskan semuanya padamu dul tapi tolong sabar dan bersikap dingin ayo kita masuk malu di liat tetangga"


Mereka menuruti perintahku dan masuk ke dalam rumah.


"Adul,aku tahu ini tidak masuk akal buatmu tapi kebenarannya adalah bahwa Alisa memang istrimu" ucapku pelan dan hati-hati


"aku tahu kamu ingin kita putus kan dan kamu jadikan dia alasan,tapi kamu keterlaluan sar,aku belum menikah bahkan aku tidak kenal dia" ucap adul emosi


"Kamu kehilangan ingatan jangka pendek dul,makanya kamu hanya ingat aku padahal kita sudah berpisah lebih dari setahun dan aku pun sudah menikah"


"Apa? kamu sudah menikah? kapan dan dengan siapa?"


"Aku menikah dengan pak kevin bos ku di kantor"


"Hahaha kamu bohong sar,aku tahu kamu bohong"


"Adul tolong percayalah"

__ADS_1


Seketika adul membanting semua barang disekitarnya,nampak jelas dia sangat marah dan tidak percaya seketika itu juga dia terjatuh pingsan,aku dan alisa sama-sama panik dan membawa nya kerumah sakit,


ya allah kenapa harus seperti ini lagi.


__ADS_2