
Sudah 3 hari Sarah tak bisa di hubungi dia tidak membalas atau mengangkat telpon dari ku,ketika aku kerumah nya pembantunya bilang dia keluar negri tapi saat aku bertanya pada sella dia bilang sarah sedang tidak enak badan dan ada dirumah,kenapa dia harus berbohong?apa dia sedang memghindar?apa aku menyakitinya?.
Setiap hari adul tidak mau makan dia hanya ingin bertemu sarah,sungguh hatiku hancur sebagai seorang istri aku ingin suamiku hanya membutuhkan aku tapi aku mencoba mengerti keadaan adul saat ini.
"Kenapa kamu masih disini?kamu pulang saja"
"Mas adul,aku istrimu aku berhak ada disisi mu"
"Cukup alisa,aku hanya mau bertemu sarah,bawa sarah kesini kalau tidak lebih baik kamu pergi"
Sungguh kata-kata adul membuatku semakin terpuruk,aku langsung pergi dari ruangan itu dan menuju rumah Sarah.
####
"Bi apa sarah ada dirumah?" tanyaku pada asisten rumah tangga nya
"Maaf, ibu baru saja pergi dan saya tidak tahu pergi kemana"
"Kira-kira kapan dia pulang?"
"Belum tahu"
"Baiklah kalau begitu tolong sampaikan bahwa alisa datang kesini dan suru menghubungi,aah paling tidak angkat telpon nya"
"Iya baik"
__ADS_1
"Permisi"
Namun ketika hendak melangkah pergi tiba-tiba mobil sarah memasuki pekarangan rumahnya
"Alisa?"
"Sarah kamu ini kenapa sih tidak mengabari?"
"Aku sudah tidak mau berurusan dengan kalian,jadi aku mohon sekali pergi alisa aku lelah"
"Apa ini?kenapa tiba-tiba kamu bersikap seperti ini?bukannya kamu setuju untuk bersama merawat adul?" tanyaku sedikit meninggi
"Alisa kamu ini istrinya,kamu tidak sakit apa melihat suamimu bersama wanita lain?"
"Kalau itu membuat adul sembuh aku rela"
"Apapun itu aku mohon,adul ingin bertemu denganmu"
"Jangan libatkan aku dan urus masalahmu sendiri"
Sarah berlalu pergi masuk ke dalam rumah dan menutup pintu,entah mengapa dia sangat angkuh dan aku benci ini,aku benci menjadi tidak berguna.
Aku meninggalkan rumah itu dengan perasaan kecewa,bukan karena sarah menolak ikut, tapi karena adul bilang jika aku tidak bisa membawa sarah aku hatus pergi meninggalkannya,bagaimana ini aku sungguh tidak bisa meninggalkan dia seperti ini.
Saat ini jalan raya ibukota sangat ramai hingga kemacetan tidak bisa di hindari,entah sudah berapa lama aku berada dijalanan menelusuri kota yang entahlah apa aku harus pergi dari sini atau tidak tanpa dia,
__ADS_1
kulajukan mobilku menuju ke rumah,iyaa tempat yang baik saat ini hanya rumah dan muhammad anak ku.
#####
Sudah 2 hari aku tidak mengunjungi rumah sakit,meskipun aku ingin tapi aku tetap mengutus asisten ku untuk mengecek keadaan adul disana,katanya kondisinya baik-baik saja hanya terkadang dia sering menangis tiba-tiba,kenapa dul ada apa denganmu?ingin sekali aku bertanya sambil memeluk nya tapi itu tidak mungkin.
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi ternyata dari asisten yang kutugaskan menjaga adul.
"Nyonya pak adul tidak ada dirumah sakit katanya beliau kabur"
"Apa!!!kenapa ko bisa kabur?kamu tidak bisa menjaga nya dengan benar" teriak ku pada asisten ku
"Maafkan aku nyonya,aku akan mencarinya sekarang juga"
"Cepat cari dan temukan dia,aku tidak mau terjadi apa-apa padanya"
Langsung ku tutup ponselku,aku sangat cemas kenapa adul berbuat nekat seperti ini apa dia sangat ingin menemui sarah?Segera aku menelpon sarah.
"Sarah apa adul menemuimu?" tanyaku panik
"Tidak,ada apa alisa apa yang terjadi?"
"Adul kabur dari rumah sakit,baiklah kalau begitu aku akan mencari nya"
"Iya aku juga akan bantu cari alisa kamu tenang yah"
__ADS_1
"Baik sarah,aku berangkat sekarang"
Aku tutup panggilan telponku kepada sarah dan langsung bergegas untuk pergi mencari adul,tapi ketika ku membuka pintu sunggu sangat terkejut seseorang berdiri di depan pintu rumahku dengan luka-luka yang seeprtinya baru dia dapatkan belum lama dan orang itu adalah "Adul"