
Pulang kerja aku segera bergegas kerumahnya,jam sudah menunjukan pukul 19.00 wib dan dari pagi Adi sama sekali tak menghubungiku,mungkin dia masi marah pikirku.
ku ketik pesan untuknya bahwa aku akan kerumahnya
"sayang aku sudah ada uang,sekarang aku kerumah kamu ya pliss jangan marah lagi"
send.....
Sampai depan rumah aku lihat ada sepeda motor scoopy warna merah,punya siapa ini?
ah paling temannya pikirku,segera aku masuk kerumah itu,
ya aku sudah biasa langsung masuk karena biasanya jam segini tidak ada orang dirumahnya namun bukan nya aku yang memberi kejutan justru aku sangat terkejut dengan pemandangan yang aku lihat di dalam kamar Adi.
Adi yang kaget langsung menutup tubuhnya yang sudah tidak berpakaian dengan seorang wanita itu hanya bilang
"sarah!!kamu ngapain?"
"kalian sedang apa hah?ini yang kamu lakukan di belakang aku?siapa perempuan ini kurang ajar"
Langsung ku jambak rambut perempuan itu tanpa ampun dan aku pun di jambak olehnya,
perempuan yang sudah tidak berpakaian itu dengan sigap menarik rambutku,namun aku tidak mau kalah ku tendang perutnya sampai dia terjungkal.
"Sudah hentikan sarah hentikan"
Teriak Adi.
"siapa perempuan gila ini hah?"
"dia pacarku"
"apa?pacar katamu?lalu aku ini apa??"
"ya kamu pacar ku sarah,kamu tidak pernah bisa jika aku ajak berhubungan aku lelah aku ingin dan aku..."
__ADS_1
"PLAAKKKKK...!!!"
Sebelum dia menyudahi kata katanya aku langsung menampar pipinya.
Jijik aku mendengar pengakuannya itu,aku langsung keluar dan pergi dari sana entah aku sungguh tidak sanggup lagi.
Sampai dirumah aku langsung masuk kamar dan mengunci nya aku menangis entah apa yang kutangisi,
kebrengsekannya atau kebodohanku aahh aku sakit dan hancur....
2 hari berlalu aku tidak masuk kerja dan tidak keluar kamar,aku menonaktifkan ponselku sejak 2 hari,sunggu aku tidak ingin di ganggu siapapun.
Akhirnya aku masuk kerja seperti biasa hanya aku dapat SP1 karena tidak masuk tanpa izin,tidak apalah yang penting masu bisa kerja.
"sar kamu kemana aja sudah 2 hari ga masuk dan engga ada kabar?"
tanya widia
"aku sakit wid jd ponsel ku matikan"
"tidak kepikiran,dan tidak sempat"
"yasudah kamu jangan terlalu lelah ya jaga kondisi badanmu kelihatannya kamu masih sangat pucat"
"iya wid terimakasih"
Jam istirahat tiba,dan aku menghidupkan ponselku
disana ada beberapa chat dan panggilan dari Adi
"sayang maafkan aku ya,aku sayang kamu"
"sayang tolong aktifkan ponselnya,aku ingin bicara"
"sayang,kamu benar benar marah padaku?"
__ADS_1
"sayang tolongg..."
"sarah apa aku masih bisa pinjam uang kamu?"
Isi chat dari Adi sungguh menjijikan,dia menghubungiku ternyata bukan karena merasa bersalah tapi hanya ingin meminjam uang,dasar lelaki benalu.
Namun tidak bisa ku pungkiri bahwa aku masih sangat sayang padanya dan aku hanya bisa menangis membaca setiap pesan darinya,iya aku menangisi kebodohanku yang masih mencintainya walaupun disakiti.
Dirumah
"sarah tadi ada Adul kesini"
kata ibuku
"apa Adul bu?mau apa dia?apa dia menanyakan aku?"
ada rasa sedikit bersalah padanya karena telah menyia-nyiakan dia demi lelaki brengsek itu
"iya dan dia memberikan ini"
Ibu menyodorkan sebuah undangan
seketika aku langsung lemas dan menangis dengan kencang sehingga membuat ibuku panik
"sudah nak,sudah mungkin kalian tidak berjodoh"
"bu aku sangat bodoh meninggalkan dia bu"
"sudah ya sayang sudah"
ibu langsung memeluku,sungguh aku tidak mampu untuk berkata apapun dan seketika rasanya gelap sekali.
Ibu bilang kemarin aku pingsan dan badanku panas sehingga aku terbangun dengan infus menempel di badanku,
yaa aku selemah ini dan semua hanya karena seorang Laki-laki.
__ADS_1