
Kemana sebenarnya Alisa pergi,sungguh aku khawatir dengan keadaannya sekarang.
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi
"Alisa kamu dimana?kenapa tidak bisa di hubungi"
"Aku mulai kontraksi kamu langsung kerumah sakit saja ya"
"Apa??yasudah segera kirim alamat rumah sakitnya aku segera pergi"
Alisa kontraksi?HpL nya masi 2 minggu lagi aah tapi mungkin Allah berkehendak lain,selamatkan istri dan anak ku ya Allah,pintaku sepanjang jalan menuju rumah sakit.
Setibanya disana segera aku mencari ruang bersalin dan ternyata dia sudah ada disana berjuang antara hidup dan mati,mengapa aku jadi deg degan seperti ini.
Setelah menunggu hampir dua jam akhirnya terdengar juga suara tangisan bayi dari dalam ruangan,segera aku melakukan sujud syukur karena kedua orang yang aku sayangi selamat.
"Alisa,anak kita laki-laki dan aku sudah mengadzani nya"
"Kamu bahagia?"
"Aku bahagia sekali kalian selamat"
"apa ada hal lainnya yang membuatmu bahagia?"
"Hal lain?hal lain apa?"
"Tidak,aku ingin istirahat dul,tolong tinggalkan aku"
Aku tidak tahu apa maksud alisa,raut wajahnya menunjukan hal lain sepertinya dia tidak bahagia telah melahirkan anak nya,apa karena dia lelah?mungkin dia memang lelah,sudahlah yang terpenting mereka berdua sehat dan selamat.
####
__ADS_1
[Sarah,aku sudah melahirkan 2 minggu lagi aku akan mengurus surat cerai dengan Adul]
sebuah sms diterima sarah sore itu,sarah hanya menghela nafas dalam dan langsung menyimpan kembali ponselnya
####
"Alisa kamu sudah siapkan nama untuk anak kita?"
"Aku tidak tahu,tidak kepikiran"
"Kalau begitu bagaimana dengan Muhammad?itu nama kanjeng nabi semoga anak kita berakhlak baik seperti beliau"
"Aku ingin istirahat dul,tolong tinggalkan"
"Alisa kamu kenapa?apa aku membuat kesalahan?"
"Justru kamu tidak pernah membuat kesalahan dan itu membuat ku muak"
"Setelah aku sehat,aku minta kita cerai dul"
"Tapi kenapa?"
"Anak ini lahir dengan ayah yang baik sepertimu,dan itu cukup buatku,sepertinya diantara kita tidak akan ada lagi keterikatan"
"Alisa aku menikahimu bukan main-main"
"Dan aku yang menganggap ini semua permainan"
"Aku tidak mau bercerai"
"Adul,aku tahu kamu tidak mencintaiku kan?untuk apa bertahan"
__ADS_1
"Aku cinta sama kamu lis,aku sayang pada kalian"
"Cinta???matamu tidak pernah menunjukan itu,disana hanya ada satu wanita dan dia bukan aku"
"Alisa aku..."
"Sudahlah,aku muak berpura-pura tegar,aku mencintaimu entah sejak kapan aku jatuh cinta tapi aku sadar kamu tidak bisa mencintaiku"
Alisa menangis sambil menenggelamkan wajahnya kedalam bantal
"Adul,kalau kamu memang mau anak ini bahagia,kita bercerai,dia tidak akan bahagia dengan orang tua yang pura-pura bahagia"
"Maafkan aku alisa,aku akan mencoba mencintaimu demi muhammad"
"Tidak perlu,aku sudah mengurus surat cerai kita dan aku harap kamu menerima keputusanku"
"Kamu benar-benar egois,aku tidak percaya kamu melakukan ini,aku sudah berusaha untuk membuatmu bahagia,aku selalu ingin melihatmu tersenyum aku..."
"Cukup dul,aku bilang cukup hentikan segala usahamu dan kamu pun berhak bahagia"
"aku hanya akan bahagia bila bersama kalian"
"Bohong..."
"Alisa tolong beri aku kesempatan untuk melakukan yang terbaik,aku janji tidak akan menyusahkanmu"
"Aku yang menyusahkanmu"
"Alisa...."
Tak terasa airmataku mengalir begitu saja,ada yang sakit dihati ini begitu sesak rasanya,aku pikir aku tidak mencintainya nyatanya aku sangat sakit jika harus kehilangan lagi,apa salahku kenapa tidak ada yang menginginkan aku?....
__ADS_1