
Sarah mendatangi rumah Alisa,dia ingin menyampaikan maksud kedatangannya bahwa dia setuju untuk kembali pada adul.
"Sarah kenapa kamu kesini?adul dengan siapa disana?"
Tanya alisa panik
"Tenang Lis,asistenku yang sedang menjaganya aku ingin berbicafa denganmu"
"Ayo masuk,kita bicara di dalam"
"Alisa,aku sudah memikirkan tawaranmu waktu itu,aku bersedia kembali pada adul"
Bagai disambar petir siang bolong,alisa tidak mampu berkata apa-apa lagi,padahal dia sudah berniat tidak akan menggugat cerai Adul,tapi disaat dia ingin mempertahankan rumah tangganya justru sarah datang bagai gelombang yang dahsyat membuat runtuh pertahanannya seketika.
"Alisa,apa kamu mendengarkan ku?"
tanya sarah yang melihat alisa hanya diam
"Ah iya aku dengar,baiklah kita bicarakan ini nanti setelah adul siuman ya"
"Iya tapi aku harap kamu tidak berubah pikiran lagi"
"Iya sar,kamu yang berhak,karena dari awal adul hanya mencintaimu"
Ucap Alisa penuh penekanan,kini hatinya hampa dan kosong ada yang ingin dia teriakan tapi percuma,sepertinya dia memang benar-benar harus pergi dari hidup adul.
Tiba-tiba ponsel sarah berbunyi
"Iya pak sam ada apa?apa adul sudah sadar?baik saya akan segera kesana"
__ADS_1
"Ada apa sarah?adul sadar?"
"Iya aku akan kesana"
"Aku ikut,aku ingin melihat keadaan adul"
"iya ayo"
Kedua wanita itu bergegas kerumah sakit menemui laki-laki yang tengah di dambakan oleh mereka.
Ketika tiba dirumah sakit adul sudah membuka matanya dan
"Sarah kamu disini?"
"Iya dul aku disini,gimana keadaan kamu?"
"Lebih baik,terlebih ada kamu,tolong maafkan aku sar"
"siapa dia?kamu bersama siapa kesini?"
aku menengok ke arah Alisa yang tetap terpaku di depan pintu
"Adul kamu tidak kenal dengan dia?"
"Tidak,aku baru melihatnya"
"Dia Alisa dia..."
Sebelum sarah melanjutkan kata-katanya Alisa datang menghampiri dan..
__ADS_1
"Aku alisa,aku sahabat nya sarah di tempat kerja"
"Oh biasa nya dia selalu dengan widia,jadi maaf aku tidak tahu"
jawab adul datar
Lalu menatap sarah dan tersenyum,Alisa pergi dari ruangan itu,aku tahu hatinya pasti sakit,ada apa denganmu dul?.
Aku menyusul aslisa keluar,kulihat dia sedang menangis.
"Alisa,dokter bilang adul mengalami amnesia dia tidak ingat kejadian akhir-akhir ini,jadi dia tidak kenal dengan kamu"
"Mungkin ini cara tuhan untuk memisahkan kami sar,aku tidak apa-apa"
"Alisa,apa kamu sangat mencintai adul?"
"Tidak sar,tidak ada cinta untuk laki-laki asing"
"Alisa....aku ingin kembali bersamanya tapi tidak dengan cara seperti ini,saat ini dia masih suamimu,sulit rasanya bercerai jika dia saja tidak ingat,bagaimana aku bisa menikahi suami orang lain"
"Sarah...tuhan selalu memiliki rencana,dan mungkin kecelakaan adul adalah jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi"
"Alisa maafkan aku"
"Tidak,aku yang minta maaf sudah jadi penghalang untuk kalian,aku akan pergi mungkin tidak akan kembali,tapi sebelum itu aku ingin melihat adul sampai dia sembuh boleh?"
"Boleh alisa,sangat boleh sekali"
Aku tahu perasaan alisa sekarang pasti sangat sedih,suaminya tidak mengenal dirinya lagi,aku tidak bisa berbuat apapun semuanya ku serahkan kepada Allah swt.
__ADS_1
Dirumah aku hanya terdiam memikirkan nasibku,bagaimana dengan sella?apa adul akan menerima sella sebagai anak tirinya juga?entahlah aku sangat pusing sekali semoga saja ini cepat berlalu.