Hey...Tolong Miliki Aku

Hey...Tolong Miliki Aku
#hubungan yang rumit2


__ADS_3

Hari ini Adul pulang dari rumah sakit,aku dan Alisa menjemputnya,di dalam mobil kami bertiga hanya diam tidak berkata apapun.


"Alisa apa kamu sudah menikah?"


tanya adul tiba-tiba memecah suasana.


"Sudah"


"Lalu dimana suamimu?sepertinya kamu selalu ikut dengan sarah,apa kamu bekerja seperti dia juga?"


"Tidak,aku baru saja melahirkan belum lama,sebenarnya tapi...."


Alisa tidak melanjutkan kata-katanya


"Tapi apa?" tanya adul lagi


"Kami akan bercerai sebentar lagi"


"kamu bilang habis melahirkan,dan suamimu meminta cerai?"


"Bukan dia,tapi aku"


"Kenapa kamu minta cerai?"


"Dia tidak mencintaiku"


"Kalau tidak cinta mana bisa punya anak,kamu ini ada-ada saja"

__ADS_1


"Itu bukan anaknya"


"Jadi kamu selingkuh?ahh maaf aku terlalu ingin tahu,kamu tidak usah menjawab,maafkan aku"


"Tidak apa-apa,suamiku tahu semuanya dia menerima kami tapi dia tidak mencintaiku"


"bagaimana bisa menerima tapi tidak cinta?"


"Entahlah,,,itu yang aku pikirkan juga"


Adul kembali terdiam memandang wajah Alisa dari kaca depan,kenapa wajah gadis itu seperti sangat terluka sekali,pikir adul dalam hatinya.


"Alisa ku sudah sampai kamu pulang saja biar sarah yang menemaniku,kasihan anakmu kalau harus meninggu lama ibunya dirumah"


"Ahh tapi aku,,," Alisa melirik ke arah sarah


"Tidak sarah,kalau kamu harus ke kantor pergilah,tapi alisa punya bayi dan bayi itu membutuhkan orang tuanya"


"Baik,aku akan pulang saja sarah" jawab alisa suaranya bergetar menahan kesedihan yang ku tahu sangat membuatnya terluka.


"Kamu hati-hati dijalan ya,supirku akan mengantarmu"


"Iya sarah,adul aku permisi dulu"


Alisa meninggalkan sarah dan adul.


“Aku ingin berbicara padamu sarah"

__ADS_1


"Apa dul,kita masuk dulu yah kamu harus istirahat"


"Sarah,siapa sebenarnya alisa?kenapa dia terlihat sedih sekali seperti itu,aku merasa kalian menyembunyikan sesuatu"


"Itu hanya perasaanmu saja,kamu mau makan?aku siapkan yah"


"Tidak,aku tidak lapar nanti saja"


Aku bergegas keluar rumah adul dan pamit akan pulang ke kantor,dalam perjalanan aku terus terbayang wajah alisa yang sangat menyedihkan,apa aku salah memutuskan kembali??aku tidak boleh menyakiti siapapun,alisa lebih berhak atas adul,mereka belum bercerai besok aku akan mengungkap semuanya pada adul.


#####


Pagi itu Alisa sudah menelpon ku bertanya apakah aku akan kerumah adul atau tidak,sebenarnya aku ingin tapi aku ingin alisa saja yang merawat adul,dia suaminya dan dia lebih berhak pikirku.


[Sar,kamu mampir kerumahku kan hari ini?]


Sebuah sms dari adul membuatku ragu untuk membalasnya,tapi aku tidak ingin dia curiga juga.


[Maaf dul,aku sangat sibuk sekali hari ini jadi aku minta tolong pada Alisa untuk menjaga kamu hari ini dan dia setuju]


[mengapa harus alisa?dia harus mengurus anaknya juga Sar]


[dia akan membawa anaknya,dia ingin membantuku]


[bilang pada alisa tidak usah datang aku bisa mengurus diriku sendiri]


Aku tidak membalas sms darinya lagi,aku ingin membiarkan keluarga itu bersama walau sebentar,setidaknya anaknya butuh ayahnya juga,maafkan aku dul ini demi kebaikanmu kebaikan kalian semua,aku tidak ingin menjadi perusak rumah tangga siapapun,aku putuskan untuk mundur saja,aku yakin allah akan memberikan jodoh yang terbaik untuk ku.

__ADS_1


__ADS_2