
seorang pria bernama Shin Woo Hyun berlari sedikit tergesa menaiki anak tangga, dan tanpa sengaja ia menabrak seorang wanita hingga buku yang dibawa wanita itu terjatuh.
Woo Hyun segera meminta maaf lalu mengambil buku yang terjatuh dan segera memberikannya kepada wanita itu. setelah menerima bukunya, wanita itu langsung pergi. Woo Hyun melihat ada satu buku lagi milik wanita tadi yang tertinggal. ia berlari mengejar wanita tadi untuk mengembalikan buku tersebut.
Woo Hyun melihat kesana-kemari namun, ia kehilangan jejak wanita pemilik buku itu. ia juga belum sempat melihat wajah dari pemilik buku. Woo Hyun menatap buku itu yang berjudul 'untukmu' dan menghela nafasnya. tiba-tiba hujan turun, Woo Hyun segera berlari mencari tempat untuk berteduh.
saat berteduh, Woo Hyun menatap langit sambil mengadahkan tangannya pada cucuran air hujan. kemudian ia menunduk dan tampak terlihat sedih.
seorang wanita berdiri disampingnya dengan sebuah payung. wajah wanita itu tidak terlihat karena tertutup payungnya. Woo Hyun melihat wanita itu yang memakai kalung dengan liontin yang berbentuk kunci. Woo Hyun sedikit terkejut lalu memegang kalungnya.
Woo Hyun : "kalung itu..."
wanita itu beranjak pergi ketika Woo Hyun mencoba berbicara padanya. tampak terlihat kalung yang dipakai Woo Hyun adalah pasangan dari kalung milik wanita tadi
Hari ke 2
Woo Hyun sedang mengendarai motornya dengan membawa beberapa sayuran dibelakangnya.
seorang pria bernama Hwang Sung Yeol berjalan dengan memakai ear phone ditelinganya.
seorang wanita misterius dengan pakaian serba hitam sedang duduk diatas sebuah atap toko sambil membaca sebuah buku.
Woo Hyun masih mengendarai motornya dengan santai, saat berada disebuah perempatan jalan, ia terkejut melihat Sung Yeol yang menyebrang jalan begitu saja tanpa melihat kanan-kiri.
__ADS_1
Woo Hyun berteriak dan segera mengerem motornya mendadak karena jika tidak, bisa menabrak Sung Yeol. scene berubah menjadi slow motion dan waktu seakan-akan berhenti begitu saja. sehingga mereka semua yang ada ditempat itu menjadi diam dan mematung.
wanita misterius yang berada diatap, melihat kejadian itu dengan tatapan yang dingin. kemudian ia tiba-tiba muncul diperempatan dan menarik Sung Yeol mundur kebelakang agar terhindar dari tabrakan motor Woo Hyun. setelah itu wanita misterius itu hilang.
keadaan kembali normal, Woo Hyun jatuh tersungkur dari motornya, dan Sung Yeol selamat. tapi akibatnya, sayuran yang dibawa Woo Hyun jatuh berserakan dijalan.
Sung Yeol melepas ear phonenya dan menatap aneh pada Woo Hyun yang terjatuh didepannya. sedangkan Woo Hyun berusaha berdiri sambil sedikit menggeram kesakitan.
Woo Hyun menatap Sung Yeol lalu memberikan isyarat dengan tangannya agar Sung Yeol memberikan bawang bombay yang jatuh dibawah kakinya. bukannya mengambil bawang itu, Sung Yeol justru menginjaknya hingga hancur kemudian pergi dan memakai ear phonenya lagi. Woo Hyun hanya bisa tertawa kesal. ia ingin sekali memukul Sung Yeol dengan bawang yang dipegangnya.
Kedai ddeokkbokki milik Neneknya
Woo Hyun berada dikedai ddeokkbokki milik neneknya, ia terlihat sedang mengiris bawang dengan memakai helm agar matanya tidak pedas. tapi tetap saja bawang itu membuatnya menangis. nenek Woo Hyun datang dan memarahi cucunya itu.
Nenek : "apa yang kau lakukan? Aigoo, aku akan melakukannya. mengapa kau melakukan itu?"
Woo Hyun : "aku tidak ingin melihatmu menangis."
Nenek : "itu bahkan bukan air mata asli.., itu karena bawang!"
Woo Hyun : "bagaimanapun juga, jangan menangis."
Woo Hyun kemudian mengadahkan tangannya dan tersenyum. nenek mengerti kemudian memberi uang pada cucunya itu.
__ADS_1
Nenek : "tidak ada perampok yang lain. kau mungkin akan menjadi chaebol (konglomerat)."
Woo Hyun : "aku akan menjadi seorang chaebol dan akan memberimu hidup mewah, nek!"
Nenek senang dengan apa yang dikatakan cucu kesayangannya itu. setelah itu Woo Hyun pamit pergi untuk kesekolah.
ditempat lain, Sung Yeol sedang makan mie ramen didepan market. tanpa ia sadari, Woo Hyun juga ada disekitarnya hanya saja mereka tidak saling melihat.
seorang pria bernama Hwang Woo Jin (ayahnya Sung Yeol) datang dan duduk disamping Sung Yeol.
Woo Jin : "apa kau serius akan bertindak seperti ini?"
Sung Yeol : "apa yang aku lakukan?"
Woo Jin : "ibumu tidak menyukaimu makan ramen."
Sung Yeol : "ibu yang mana?" tanyanya dengan dingin.
Woo Jin : "KEDUA!!!!" teriaknya dengan kesal.
Sung Yeol tampak tidak senang, ia mengacuhkan ayahnya dan memakan mie ramennya.
Woo Jin : "mengapa kau tidak menyukai ibu barumu?"
__ADS_1
Sung Yeol : "dia bukan style-ku."
Woo Jin tampak kesal mendengar ucapan putranya itu.