
An Ji Hye, minta Sung Yeol, tolong pecahan gelas yang berserakan di lantai karena itu ulah Sung Yeol. Sung Yeol harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan Sung Yeol. Tapi, Sung Yeol ga mau, dia berniat pergi tapi lengannya diterima Ji Hye. Ji Hye meminta Sung Yeol membersihkan pecahan kaca itu karena nanti bisa menyebabkan orang lain terluka.
Sung Yeol menatap marah, dan bertanya bukan meminta tanggapan yang dia dapat pertanyaan apakah dia baik-baik saja. Apakah hal yang normal akan ditanyakan pada ibu pada putranya? Tapi kenapa Ji Hye ga? Ji Hye menjawab tanpa takut kalau dia memang bukan orang normal jadi wajar kalau bukan kalimat itu yang dia lontarkan pertama kali saat mengerti kelakuan Sung Yeol ini. Lagipula ini berbeda. Sung Yeol sengaja dilakukan.
Hwang Sung Yeol tak takut. Toh sedari awal dia dan ibu tirinya tak pernah akur. Sung Yeol pun menjawab jika dari awal dia memang ga tahu bagaimana sebaiknya pada Ji Hye. Jadi dia akan mencoba melakukan yang terbaik menurutnya untuk Ji Hye. Sung Yeol memandang menarik yang dicekal si ibu tiri dan tiba tiba tiba menarik itu, gerakan itu menyebabkan Ji Hye terdorong ke belakang dan terjatuh.
__ADS_1
Ji Hye sudah tak kusa puas. Ini sudah berkali-kali dialaminya. Diapun berniat berdiri, tapi tak sengaja mempertimbangkan pecahan gelas dan menyebabkan telapak memutuskan berdarah.
Ji Hye pun meringis menahan sakit, dan hanya bisa menghembuskan nafanya berusaha untuk terus bersabar.
Lee Seul Bi sudah ada di rumah Woo Hyun dan sudah berganti pakaian. Tiba-tiba dia mendengar ponsel Woo Hyun yang berdering dan Jin Young lah penelponnya. Seul Bi berinisiatif memberikan ponsel ini langsung pada Woo Hyun karena dia tahu Woo Hyun ada di kamar.
__ADS_1
Woo Hyun langsung membantunya di balik tirai dan menyembulkan sedikit lalu lalu dengan bertanya mengapa sih Seul Bi kesini? Keluar sana. Seul Bi yang ga tahu menahu kalau Woo Hyun malu dilihat saat dibiarkan terus tersenyum dan menyodorkan ponsel milik Woo Hyun. Woo Hyun sungguh frustasi dibuatnya oleh tingkah Seul Bi yang keterlaluan.
Selesai mandi, Woo Hyun ada bersama Seul Bi di ruang tamu dan Woo Hyun yang tampak mendorong dengan sikap Seul Bi hanya bisa diputar-putar sebagai pertanda dia stres lari tingkah Seul Bi yang aneh.
Seul Bi yang bingung kenapa Woo Hyun marah hanya mengatakan kalau dia ga melihat apa-apa tadi. Lagipula ga ada pemandangan bagus yang bisa dilihatnya. Woo Hyun juga ga pernah dinilai kalau dia ga boleh melakukan hal seperti tadi. Jadi dia ga salah dong. Ga adil jika Woo Hyun memarahinya.
__ADS_1
Woo Hyun geram dan berkata jika begitu dia juga akan melihat Seul Bi saat Seul bi mandi, biar adil. Woo Hyun pun menyebut Seul Bi gadis mesum.
Kemudian mata Seul Bi turun kebawah dan melihat perut Woo Hyun.