
Woo Hyun : "mintailah dia uang seperti ibu!"
Woo Hyun melemparkan kotak hadiah itu pada Seul Bi dan mengatakan kalau ia bisa memakainya. Seul Bi tersenyum senang.
Seul Bi : "kau benar-benar memberikannya padaku? terima kasih!"
Seul Bi melihat sepatu pemberian Woo Hyun, ia lalu menanyakan sesuatu..
Seul Bi : "apa ayahmu mengirimkannya dari Amerika? lalu dimana ibumu? ibumu tidak tinggal disini?"
Nenek segera menyuruh Woo Hyun untuk pergi istirahat. Woo Hyun mengatakan pada nenek kalau ia tidak akan pindah sekolah.
saat Woo Hyun akan keluar kamar, Seul Bi mengambil bantal dan mengikuti Woo Hyun. Woo Hyun menghentikan langkahnya dan menoleh pada Seul Bi.
Woo Hyun : "apa kau berencana untuk tidur denganku?"
Seul Bi : "kenapa? kita tidak bisa tidur bersama? mereka semua tidur bersama didrama!" (wkwkwkwk \=D)
Woo Hyun : "tidakkah kau pikir keinginanmu itu terlalu berbahaya? bagaimana dengan adegan selanjutnya?"
Seul Bi diam dan berpikir.
__ADS_1
Seul Bi : "ah.., itu.. gelap!" jawabnya polos. (hahaha...)
Woo Hyun : "setidaknya, kau melihatnya dengan benar!"
Woo Hyun mengatakan pada neneknya untuk tidur yang nyenyak kemudian segera keluar dari kamar. nenek memanggil Seul Bi yang akan beranjak mengikuti Woo Hyun.
nenek meminta Seul Bi untuk tidak berbicara mengenai ibu Woo Hyun didepan Woo Hyun. walaupun Seul Bi membicarakannya tanpa sengaja, Seul Bi harus meninggalkan rumah.
Seul Bi : "kenapa begitu?"
nenek hanya memelototi Seul Bi. kemudian Seul Bi mengatakan iya.
dikamar, Woo Hyun menyimpan uang yang dia punya kedalam sebuah kotak. lalu ia mengambil permen karet dari wadah toples dan beranjak ketempat tidurnya. Woo Hyun memakan permen karetnya sambil tiduran dan melamun, ia terlihat memikirkan sesuatu. Woo hyun menggenggam liontin kalungnya yang berbentuk sebuah kunci.
ponsel Woo Hyun bunyi, ia mendapat panggilan dari Jin Young.
Seul Bi sedang ada dikedai. ia membuka lemari pendingin untuk menjual minuman. Seul Bi mencoba satu-satu minuman yang ada dipendingin.
Woo Hyun yang akan keluar rumah, terkejut melihat Seul Bi yang ada didalam kedai dalam keadaan gelap.
Woo Hyun : "kau membuatku takut!!"
__ADS_1
Seul Bi hanya tersenyum. ia melihat kepergian Woo Hyun.
Woo hyun ternyata keluar untuk menemui Jin Young. Jin Young meminta maaf pada Woo Hyun.
Woo Hyun : "lebih baik kita tidak saling bertemu lagi. aku tidak ingin dikeluarkan. bahkan walaupun itu sulit, jangan bunuh diri."
setelah mengatakan itu, Woo Hyun beranjak pergi. Jin Young menarik tangan Woo Hyun. ia mengatakan pada Woo Hyun untuk berbicara pada ibunya karena sudah menyelamatkannya.
Woo Hyun : "kau memintaku untuk mengemis padanya?"
Woo Hyun menghempaskan tangan Jin Young yang memegangnya. tanpa sengaja, Woo Hyun melihat Seul Bi berdiri dibalik pohon tidak jauh dari situ. sepertinya Seul Bi sengaja mengikutinya.
Jin Young tiba-tiba memeluk Woo Hyun dari belakang. ia mengatakan kalau tidak bisa membiarkan Woo Hyun pindah sekolah.
Jin Young : "aku akan mencegah mu untuk pindah. tidak peduli apa yang diperlukan, aku akan... aku akan mencegah itu!"
Woo Hyun tampak sedang memikirkan sesuatu.
Woo Hyun : "jadi pada akhirnya perpindahanku berada ditanganmu?"
Jin Young : "jika kau berkencan denganku, aku akan memastikan kau tidak dikeluarkan! tolong percaya padaku!"
__ADS_1
Woo Hyun memanggil Seul Bi lewat isyarat dari tangannya. Seul Bi menoleh kebelakang barangkali yang dipanggil Woo Hyun bukanlah dirinya. ia heran kenapa Woo Hyun memanggilnya.