
Seul Bi dan Sung Yeol masuk kegedung kolam renang. Seul Bi mengitari pinggir kolam untuk mencari kalung milik Woo Hyun.
Sung Yeol: "apa itu sangat penting? Kalung itu?"
Seul Bi: "iya!"
Seul Bi: "siapa yang membelikannya untukmu? Apa pacarmu?"
Seul Bi: "tidak!"
Seul Bi lalu menjawab yang membelikannya. Seul Bi kemudian bertanya kapan kolam dibersihkan.
Sung Yeol: "kira-kira sekali, mereka menguras kolam dan membersihkannya."
Seul Bi mengambil kaca mata renang dan memakainya. lalu meminta bantuan. Sung Yeol hanya diam memperhatikan Seul Bi.
Seul Bi dikeluarkan dari air kolam karena tidak bisa bernafas. tapi ia mengulanginya lagi dan kembali tergagap kompilasi tidak bisa bernafas.
Seul Bi: "ini menyebalkan!"
Sung Yeol senang kasihan dengan Seul Bi. ia bertanya apakah Seul Bi yakin menghilangkan kalungnya dikolam. Seul Bi menjawab dengan suara yang putus asa.
Seul Bi: "mungkin memang tidak ada di sini. Aku tidak terlihat."
__ADS_1
Sung Yeol mengambil handuk dari dalam tasnya dan memberikannya pada Seul Bi.
Sung Yeol: "bukankah kau dinilai kau harus pergi kerja?"
Seul Bi mengangguk. ia mengambil handuk dari tangan Sung Yeol lalu mengelap diambil yang basah.
Seul Bi: "terima kasih, aku berhutang padamu lagi. Apa yang harus kulakukan?"
sung Yeol: "bayar setuju kembali"
Seul Bi: "bagaimana caranya?"
Sung Yeol: "aku akan membahasnya nanti."
Seul Bi: "terima kasih lagi. Aku pergi dulu"
beberapa saat kemudian, Sung Yeol sudah mengganti bajunya dengan pakaian renang. ia masuk ke kolam untuk mencari kalung yang dicari Seul Bi. dan akhirnya Sung Yeol bisa menemukan kalung itu.
Ye Na dan Young Eun sedang ada di restoran hot dog. mereka saling menebak siapa yang kali ini akan mengantarkan makanan yang mereka pesan lewat telepon, apakah Woo Hyun ataukah Seul Bi.
Kamu menelpon kedai nenek Woo Hyun dan memesan makanan. ia meggunakan suara palsu dengan cara melepaskan kejahatannya. mereka memiliki rencana untuk mengerjai Seul Bi. pegawai restoran yang melihat mereka memesan makanan dari luar menerima kesal.
Young Eun bertanya apakah Seul Bi yang mengangkat teleponnya. Kamu Na menjawab iya.
__ADS_1
Young Eun: "apa dia benar-benar sepupunya Woo Hyun? Mungkinkah dia cuma bisa berkencan dan berkencan dengan Woo Hyun." ucapnya memanas-manasi Ye Na.
Ye Na: "tidak mungkin !! itu sangat buruk! Dia terlihat sangat dekat dengan Sung Yeol. Jangan-jangan .."
Ye Na berganti memanas-manasi Young Eun. Young Eun kesal mendengarnya. Pelayan restoran mengatakan pada Ye Na dan Young Eun kalau dia akan mendapat masalah jika mereka membawa makanan dari luar. pelayan menyuruh mereka untuk makan di luar. Sepertinya pelayan ini satu sekolah dengan Ye Na dan Young Eun.
Young Eun: "kamu mau aku membunuhmu sebelum bosmu memberimu masalah?"
Ye Na: "jangan khawatir ..., secara teknik, kami tidak akan membelinya!"
masuk Ahjussi ke restoran dan berdehem. pelayan menoleh dan tampak terlihat kesulitan.
Woo Hyun dan Ki Soo sedang bermain game. Woo Hyun tampak murung dan tidak bisa mengingat kalungnya yang hilang. Ki Soo melihat kemurungan sahabatnya itu.
Ki Soo bertanya apakah Woo Hyun masih belum menemukan kalungnya. Woo Hyun diam menjawab. Ki Soo mengajak Woo Hyun untuk pergi kesuatu tempat. Woo Hyun bertanya kemana.
Ki Soo: "Berapa banyak kau akan mengunyah (permen karet) itu hari ini? Apa yang telah dilakukan permen karet padamu?"
Woo Hyun menawari permen karet pada Ki Soo. tapi Ki Soo menolaknya dan berkata jika akhir-akhir ini rahangnya tambah lebar. ia menakut-nakuti Woo Hyun.
Ki Soo: "hai teman, kau tampak sedih! Tapi aku lapar !! ini disetujui ngemil ..." ucapnya dengan gaya nge-rap.
Woo Hyun tidak menggubris. Ia malah asik membuat balon dari permen karet dimulutnya. Ki Soo pergi dan menarik Woo Hyun untuk pergi makan.
__ADS_1