
Seul Bi bermain dengan payung pemberian Sung Yeol ditengah hujan yang turun. ia tampak senang.
karena Seul Bi cantik banget pas scene ini, spesial, gambarnya aku perbanyak \=)
Seul Bi berjalan ditepi jalan dengan sedih. ia tidak tahu harus pergi kemana.
Seul Bi : "aku tidak punya catatan hitam. aku tidak punya tempat untuk pergi. mati disaat hidup sebagai manusia? uh.., apa yang harus aku lakukan untuk kembali?"
ketika melihat mobil yang lewat, Seul Bi memikirkan sesuatu, ia menemukan cara untuk kembali.
__ADS_1
Seul Bi : "aku ingin kembali! aku akan kembali!"
Seul Bi melihat ada sebuah truk dari kejauhan yang akan lewat. Seul Bi memeluk bonekanya dengan erat. Seul Bi membuang payungnya lalu melangkah ketengah jalan.
truk yang melaju semakin dekat dengan Seul Bi, membunyikan klaksonnya. Seul Bi terdiam menatap truk itu.
Seul Bi memberanikan diri membuka mata dan menatap wajah penyelamatnya. Ternyata pria baik yang menariknya adalah Shin Woo Hyun. Woo Hyun kesal dengan tingkah gila Seul Bi. Dia pun memarahi Seul Bi. Seul Bi yang sepertinya tadi takut, tapi sepertinya dia memang berniat untuk menabrakkan dirinya ke mobil yang tadi bisa kembali, jadi saat Woo Hyun memarahinya Seul Bi gantian berteriak kesal pada Woo Hyun yang mengacaukan semua rencananya.
"Apakah kamu sudah melihat agar bisa pergi dan tak lagi mengikutimu? Kamu sudah tidak peduli lagi." Seul Bi hampir menangis, tapi dia tertolong dengan hujan malam ini. Ga akan ada yang bisa membedakan mana air dilihat, dan yang mana air hujan.
__ADS_1
Shin Woo Hyun ga peduli semua yang Seul Bi, dia hanya mengatakan ayo pergi. Tapi Seul Bi tetap diam di tempatnya. Woo Hyun sadar Seul Bi tak mengikutinya sehingga dia berbalik dan bertanya mengapa Seul Bi hanya diam saja? Seul Bi menjawab polos jika Woo Hyun sendiri yang dinilai tidak mengikuti lagi, jadi dia ga mungkin berjalan di belakang Woo Hyun dan mengikuti kemana Woo Hyun pergi.
Woo Hyun tampak kesal dan frustasi sekali dengan tingkah Seul Bi, jadi dia pun berdiri di belakang Seul Bi dan menyuruh Seul Bi berjalan, karena dia yang akan mengambil Seul Bi. Seul Bi pun tersenyum senang tahu Woo Hyun yang sudah ga marah mengerti lagi.
Seul Bi langsung mengambil payung dan bonekanya, lalu lolos Woo Hyun yang sudah lolos. Seul Bi meminta Woo Hyun menunggunya dulu.
An Ji Hye, ibu tiri Hwang Sung Yeol tampak tengah bercakap-cakap di telepon dengan kunjungan. Mereka membicarakan keluarga masing-masing. Ji Hye senang membicarakannya dan mendengarkan. Kebetulan saat itu, Sung Yeol berniat mengambil minum di dapur dan tentu saja membicarakan ibu tirinya. Tapi, apa dia tersentuh dengan pujian dan kalimat manis sang ibu dengan merdeka? Tentu saja tidak. Sung Yeol ga pernah menyukai si ibu tiri. Diapun menatap tak suka kearah si ibu tiri yang menurutnya munafik.
Tiba-tiba dengan sangat sengaja, Sung Yeol mengambil gelas minum yang tadi diambilnya. Dia sengaja melakukannya agar Ji Hye berkunjung. Ji Hye pun jelas aja tahu kaena mendengar suara benda pecah, dan dia juga tahu itu ulah Sung Yeol. Ji Hye pun membantunya berbicara dengan yang lalu membantah Sung Yeol.
__ADS_1