
Sung Yeol asik menatap keluar jendela, dan tepat ketika itu Seul Bi lewat bersama Woo Hyun. Seul Bi tertarik melihat pantulannya di kaca sehingga dia berhenti sementara Woo Hyun terus melangkah. Seul Bi ternyata sedang menata rambutnya, dan menatap dirinya di kaca ini. Tapi Sung Yeol yang melihat seragam Seul Bi adalah seragam sekolahnya tentu merasa kalau Seul Bi mengenalnya makanya melihat dia dari balik kaca restoran ini.
Seul Bi tersenyum menatap dirinya yang cantik mengenakan seragam sekolah ini. Tapi ternyata saat Ji Hye ikut melihat keluar dia sedikit syok dan mencoba memalingkan wajahnya. Menyembunyikan wajahnya agar tak dikenali siswi berseragam itu karena dia adalah guru di sekolah tersebut.
Hwang Woo Jin – Ayah Sung Yeol tahu istrinya tak nyaman melihat salah satu siswi di tempat kerja istirnya. Dia kemudian meminta maaf karena sudah memilih tempat yang membuat Ji Hye ga nyaman. Sung Yeol langsung menyela kalimat ayahnya dengan berkata kalau dialah yang paling merasa ga nyaman karena temannya bisa tahu dia tengah menikmati makan bersama seorang guru.
Sung Yeol kemudia pergi tanpa peduli panggilan ayahnya.
__ADS_1
Ji Hye memutuskan mengikuti Sung Yeol. Ji Hye berkata kalau dia ga peduli kalau anak-anak melihat mereka bersama. Toh dia memang ibu Sung Yeol. Tiba-tiba seorang penjambret merampas paksa tas Ji Hye dan langsung kabur. Ji Hye berteriak histeris karena tasnya dibawa pergi.
Hwang Woo Jin yang sudah diluar melihat istrinya terjatuh dan langsung mendekat. Ji Hye berkata kalau tasnya diambil orang itu. Dia mau tasnya kembali. Woo Jin pun meminta Sung Yeol menunggu Ji Hye disini sementara dia akan mengejar pelaku.
Woo Jin berlari mengejar jambret itu, dia berteriak kalau laki-laki adalah jambret. Seul Bi melihat arah larinya si jambret dan mendengar teriakan Woo Jin. Diapun tanpa pikir panjang ikut berlari mengejar si jambret. Woo Hyun yang melihat Seul Bi pergi mengejar penjahat langsung ikut berlari karena khawatir. Dia meneriaki Seul Bi kalau itu sangat berbahaya.
Akhirnya Woo Hyun berhasil mengejar si penjambret. Woo Hyun menghajar si penjambret tanpa takut. Tapi kemudian si penjabret mengambil balok kayu yang ada di tempat itu dan siap memukulkannya kearah Woo Hyun.
__ADS_1
Seul Bi sudah sampai di lokasi dan ikut cemas saat melihat balok kayu itu.
Woo Hyun yang takut mencoba mengajak penjambret berbicara. Penjambret ga peduli, dan berkata kalau dia akan membunuh Woo Hyun. Seul Bi yang berdiri di belakang Woo Hyun dengan telunjuknya berusaha sekuat tenaga membuat balok kayu yang dipegang si penjambret terlempar ke belakang. Kekuatannya datang dan membuatnya berhasil melakukan penyelamatan pada Woo Hyun. Balok kayu itu terlempar ke belakang tepat saat si penjambret akan memukulkannya kearah Woo Hyun.
Mengetahui penjambret lengah, membuat Woo Hyun langsung meringkusnya. Sementara tanpa Woo Hyun sadari, tubuh Seul Bi melemah. Dia bahkan harus bersandar di tembok agar tetap tegak berdiri.
Woo Jin datang dan langsung memasagkan borgol di tangan si penjambret. Sung Yeol juga berhasil sampai di lokasi itu dan langsung terkejut melihat tubuh Seul Bi yang nyaris limbung. Untung saja dia segera memegang badan Seul Bi, sehingga Seul Bi ga terjatuh.
__ADS_1
Seul Bi menatap kearah pria yang tengah menahan tubuhnya ini dan mengenali wajah pria ini. Dia tahu pria ini adalah pria yang pernah memebrikannya payung. Sebelum matanya terpejam Seul Bi sempat berucap “Payung…”