HI SCHOOL LOVE ON

HI SCHOOL LOVE ON
Chapter~2 Perkenalan dirinya kepada dia


__ADS_3

tidak jauh dari situ, Woo Hyun berusaha membangunkan seorang Ahjussi yang tergeletak dipinggir jalan. ia melepas jas sekolahnya untuk dijadikan sandaran kepala Ahjussi yang pingsan itu.


Woo Hyun segera melakukan pertolongan pertama, yaitu melakukan CPR (memberi nafas buatan). beberapa orang mengerumuninya dan ada juga yang merekam kejadian itu melalui ponsel.


Woo Jin datang dan memperkenalkan kalau dirinya adalah seorang polisi. ia segera menelepon ambulan dan menggantikan Woo Hyun untuk melakukan CPR. 


ditengah-tengah kejadian itu, wanita misterius kembali muncul diantara mereka dan menatap pada Ahjussi yang pingsan. sepertinya tidak ada orang yang bisa melihat wanita misterius itu.


wanita misterius : "kau keluarlah!"


hal yang aneh terjadi, arwah dari Ahjussi yang pingsan tadi keluar dari tubuhnya. wanita misterius itu membuka bukunya dan membacakan data mengenai Ahjussi yang pingsan.


wanita misterius : "Lee Yeon Dong, pria berusia 59 tahun. meninggal tanggal 13 Juni."


Ahjussi menengok kebelakang melihat tubuhnya yang tergeletak.


Ahjussi : "apa aku benar-benar mati?"

__ADS_1


wanita misterius : "semua manusia pasti akan mati."


Ahjussi : "jadi kau adalah ....."


karena belum tahu namanya, sekarang kita panggil wanita misterius dengan panggilan malaikat saja ya....


ambulan datang dan membawa tubuh Ahjussi itu pergi. kemudian malaikat si pencabut nyawa meminta roh dari Ahjussi yang tadi untuk mengikutinya.


Woo Hyun melihat jam diponselnya dan mengeluh kalau ia sudah terlambat masuk sekolah. ia segera berlari pergi. saat malaikat si pencabut nyawa menengok kebelakang, ia terkejut melihat Woo Hyun yang berlari kearahnya. dengan cepat ia melangkah mundur untuk menghindari tertabrak tubuh Woo Hyun. lalu ia tersenyum senang pada Ahjussi karena selamat.


Woo Jin berteriak memanggil Woo Hyun karena jasnya tertinggal. saat wanita si malaikat pencabut nyawa berbalik melihat Woo Hyun, ia terkejut Woo Hyun berlari kearahnya dan menabraknya (menembusnya). buku catatan kematian yang dipegangnya terjatuh ketanah dan ia sedikit merasa aneh (sakit) pada tubuhnya.


seorang siswi lain yang bernama Jin Young datang dan memberi beberapa lembar uang pada pemilik video. (Jin Young berniat membeli video itu).


Jin Young : "beritahu aku jika kau butuh lebih banyak!"


siswi yang berambut pirang langsung mengeluarkan dompetnya. Jin Young tidak mau kalah, ia juga memberikan dompetnya.

__ADS_1


siswi berambut pirang : "aku dengar kau melewatkan les kemarin untuk mengikuti suami-ku (Woo Hyun)?"


Jin Young : "pikirkan dirimu sendiri!!"


siswi berambut pirang : "pada semester ini, apa bisa kau menjadi murid populer?"


Jin Young tampak kesal karena diledek.


Woo Hyun masuk kelas dan semua siswi perempuan memperhatikannya. sebelum duduk, Woo Hyun menaruh ponselnya dimeja guru. (dikelas, murid tidak diperbolehkan membawa ponsel, jadi mereka menaruh ponselnya dimeja guru saat belajar. herannya, ponselnya kuno semua :D)


melihat Woo Hyun yang berkeringat, Jin Young dan Siswi yang berambut pirang serempak menyodorkan tisu pada Woo Hyun. Woo Hyun yang ternyata populer disekolah, mengacuhkan mereka. ia membereskan beberapa kotak makanan dimejanya dan menaruhnya dibelakang kelas. 


Woo Hyun : "yang belum sarapan, ayo makan kesini!"


mendengar itu, para siswa pria senang dan berebut mengambil kotak makanan. sedangkan para siswi wanita kesal dengan sikap Woo Hyun.


pak guru datang dan meminta semuanya untuk duduk dibangkunya masing-masing.

__ADS_1


ditengah pelajaran, sifat usil Woo Hyun muncul. ia mengerjai pak guru yang tengah tertidur. ia mengeluarkan ponsel disakunya dan memantulkan cahaya dari ponsel kewajah pak guru. sepertinya Woo Hyun membawa dua ponsel karena ponsel yang ini tidak kuno seperti yang dia kumpulkan dimeja guru. karena silau cahaya, pak guru bangun dengan kesal dan melempar sebuah spidol pada Woo Hyun. tapi Woo Hyun bisa menangkap spidol itu dengan tepat.semua murid dikelas bersorak.


__ADS_2