
Ke esokan harinya Lana berangkat ke sekolah berjalan kaki, di jalan ke sekolah Lana di kagetkan oleh klakson mobil Lion.
"Tin.. Tin..".
"Eh?! Lion! Kamu mengagetkan ku.. Aku kaget..".Ujar Lana kepada Lion.
"Maaf yaaa, sayang..".
"Ah? Sayang?".
"Iya, kita kan pacaran. Lebih baik memanggil sayang..".Kata Lion.
"Ya sudah, terserah kamu..".Ucap Lana.
"Ayo masuk, kamu pasti lelah berjalan dari rumah ke sekolah. Masuklah ke dalam mobilku.".Ajak Lion.
"Aku tidak ingin merepotkanmu, aku sudah terbiasa pergi ke sekolah berjalan kaki..".Ucap Lana.
"Tapi, aku takut kamu mengalami kejadian seperti kemarin, itu sungguh menakutkan.".Kata Lion.
"Tak perlu khawatir, aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku bisa menjaga diriku sendiri, kamu terlalu khawatir kepadaku, aku bisa mengatasi masalah ku sendiri.".Kata Lana.
"Iya-iya, ayo masuk ke dalam mobilku, aku akan mengantarkan mu ke sekolah.".Ajak Lion.
"Oke..".
Bel istirahat berbunyi, Lana di ajak Lion untuk pergi ke taman sekolah. Lana dan Lion duduk di kursi taman tersebut.
"Lana..".
"Ya? Ada apa Lion?".Tanya Lana.
"Hm.. Tidak jadi...".Jawab Lion.
"Oh, ya sudah. Aku mau ke kelas dulu yaaa.. Sampai jumpa..".Ujar Lana.
Saat Lana berdiri dari kursi taman tersebut, dan berjalan menjauh dari Lion. Tangan Lion menggenggam tangan Lana dengan erat, dan menarik Lana ke arah Lion. Kemudian, Lion memeluk Lana dengan erat.
"Lion? Ada apa?".Tanya Lana kepada Lion dan mencoba melepas pelukan Lion.
"Aku menyayangimu Lana, jangan tinggalkan aku.".Ujar Lion.
"Aku juga menyayangimu, Lion. Berjanjilah jangan meninggalkanku.".Kata Lana.
"Aku takkan meninggalkanmu".
Lion melepas pelukannya dan menyuruh Lana untuk pergi ke kelasnya. Dari ke jauhan Ayunda melihat semua itu. Ayunda merasa marah kepada Lana dan ingin menghancurkan Lana hingga ia tidak berani mendekati Lion lagi. Saat bel pulang berbunyi, Lion menghampiri Lana dan menyuruh Lana untuk masuk ke mobilnya.
"Lana, masuklah ke mobilku.".Kata Lion.
"Kamu baik sekali, tapi sepertinya aku ingin jalan kaki hari ini.".Kata Lana.
"Aku khawatir akan terjadi seperti kemarin, aku takut kamu terluka..".Ujar Lion.
"Aku baik-baik saja, aku akan pulang sendiri...".
"Ah, ya sudah lah..".
"Sampai jumpa.".Kata Lana.
__ADS_1
"Iya..".Ujar Lion.
Lana melewati gang sepi, ia di panggil oleh seorang laki-laki yang ia tidak kenal. Ternyata lelaki itu adalah orang yang kemarin mencegah Lana lewat gang tersebut.
"Hai, gadis cantik.. Kamu masih ingat aku?".
"Aaaa.. Kamu yang kemarin?!".Teriak Lana.
Lana langsung berlari namun, tangan Lana di genggam oleh laki-laki tersebut. Lana di dorong oleh lelaki tersebut sampai terjatuh. Laki-laki tersebut meletakkan badan Lana di bawah badannya.
"A.. Apa yang kamu...".Belum selesai Lana bicara lelaki tersebut langsung menutup mulut Lana.
"Diamlah dan kita akan memiliki hidup yang bahagia.".Ucap laki-laki tersebut.
"Apa?! Dia mencoba membuatku...".Batin Lana.
"Ayo kita mulai..".
"Hei! Dasar laki-laki tidak tahu diri! Itu adalah perempuanku dan kamu seenaknya melakukan hal tersebut kepadanya!".
"Lion..".Batin Lana.
"Isshhhh.. Lelaki kemarin, dia ingin mati kah?".Ujar laki-laki tersebut sambil mulai berdiri.
"Brak.."
Laki-laki tersebut jatuh karena pukulan Lion. Tanpa pikir panjang Lion langsung menarik Lana keluar dari gang tersebut. Lion kemudian langsung memeluk Lana.
"Sudahku bilang, biarkan aku yang mengantarmu. Sekarang, kamu sudah gegabah dan tidak mendengarkan keinginanku.".Ujar Lion.
"Ma.. Maafkan aku Lion, aku sungguh tidak berguna. Selalu membuatmu dalam masalah, lebih baik aku tidak ada... Aku..".Belum selesai Lana berbicara, Lion langsung menutup mulut Lana dengan jari telunjuk.
"I.. Iya..".
Lion mengantarkan Lana pulang ke rumahnya, sampainya di rumah Lana langsung pergi ke kamarnya.
"Dia sudah masuk, waktunya aku pulang. Semoga dia tidak mengalami hal yang sama esok".
"... "
"Aku dimana? Ini mall.. Apakah ini mimpi?".Tanya Lana.
"Lana.. Maukah kamu mengantarkanku ke sana, ada yang ingin ku beli".Ujar Ayunda.
"Oke..".
Saat Lana berjalan ke arah yang Ayunda tunjuk, dia tidak melihat satu pun gerai yang buka. Pada saat itu juga..
"Ayunda, apakah kamu yakin ke arah sini?".Tanya Lana.
"Ini arah yang betul.. Untuk kamu hancur..".
"Aaaaaa".
"...."
"Aduh, itu mimpi yang sungguh aneh. Aku merasa itu adalah asli.".Ujar Lana.
"Tapi, itu hanyalah mimpi belaka. Aku yakin bahwa Ayunda tidak memiliki keinginan buruk kepadaku. Dia adalah orang yang baik...".Ujar Lana.
__ADS_1
Di pagi hari, Yoona menelepon Lana dan menyuruh Lana bersiap-siap, karena hari ini Yoona, Lana dan Ayunda pergi ke mall. Lana langsung setuju dengan hal tersebut tanpa pikir panjang lagi. Kemudian, Lana langsung pergi ke mall yang di tuju.
"Mana yaaa?".Tanya Lana.
"Ah, itu mereka.".
"Maaf, aku telat..".
"Tidak apa-apa, ayo ke dalam cepat. Aku tidak sabar untuk berbelanja di dalam mall ini.".Kata Lana.
Setelah mereka keliling dan membeli beberapa pakaian, mereka memutuskan untuk istirahat di sebuah restoran untuk makan. Saat selesai makan, Ayunda mengajak Lana untuk berjalan-jalan kembali, namun Yoona sudah di jemput oleh ayahnya. Sehingga tersisa Ayunda dan Lana. Ayunda mengajak Lana pergi berbelanja. Lana meng-iyakan hal tersebut. Lana di bawa oleh Ayunda ke tempat yang sepi.
"Loh? Ini tempat apa? Mengapa sepi sekali, kamu yakin ini tempatnya?".Tanya Lana.
"Iya, ini tempatnya... Tempatmu untuk hancur, ayo anak buahku keluarlah!".Kata Ayunda.
"Aaaaaa?!".
"Buatlah perempuan ini menyesal karena berani mendekati Lion!".
"Bagaimana bagi 1 jam-1 jam? Itu ide yang bagus..".Ujar seorang anak buah Ayunda.
"Ide bagus..".
"Hai gadis cantik, mari ikut paman..".
"Aaaaa!!!".
"Berhenti! Jangan pernah mendekati Lana ku, jika tidak ingin mati!".Ujar Lion.
"Lion?".Kata Lana.
"Dasar anak breng..".
Brak..
"Jangan sampai kalian berakhir seperti teman kalian..".Ujar Lion.
Para anak buah Ayunda kabur dan pergi meninggalkan Lana dan Lion berdua. Lion datang menghampiri Lana.
"Lana... Kamu tidak apa-apa kan?".Tanya Lion sambil memeluk Lana.
"A.. Aku tak apa. Maaf kan aku, aku tidak dapat sehari pun bertahan tanpamu".Kata Lana
"Aku tidak peduli kamu menyusahkan ku atau tidak, yang penting kamu dalam keadaan baik-baik saja.".Kata Lion.
"Iya..".
"Ayo pulang, pasti Wulandari mencarimu.".
"Oke..".
Sampainya di rumah Lana, Lana langsung izin ke Lion untuk masuk, saat Lana hendak masuk tangan Lana di genggam oleh Lion.
"Lion?".
Mwahhh..
"Sampai jumpa..".Kata Lion.
__ADS_1
"I.. Iya..".