Hidupku Berubah Karena Ia-Riana Lana

Hidupku Berubah Karena Ia-Riana Lana
Chapter 9-My First Kiss-Ciuman Pertama Ku


__ADS_3

Saat pulang sekolah, Lion menghampiri Lana. Namun, Lana pergi menjauhi Lion. Ia tidak ingin mengobrol dengan Lion, ia berpikir bahwa Lion sudah tidak memikirkan tentang dia lagi. Ia berpikir Lion telah tidak menyukainya dan lebih memilih mencintai Wulandari.


"Lana...".Seru Lion memanggil Lana dari ke jauhan.


"Eh, itu Lion! Aku harus menjauhinya.. Untuk apa dia memanggilku, kan dia sudah tidak menyayangiku...".Batin Lana.


Lana berjalan pulang sendiri, tiba-tiba...


"Tin.. Tin..".Suara klakson mobil dari belakang tubuh Lana.


"Eh? Li... Lion?".


"Masuklah, biarkan aku mengantarkanmu... Berhentilah marah padaku, aku masih menyayangimu...".Kata Lion kepada Lana.


"Kamu pembohong, selalu saja bilang seperti itu, aku melihatmu memegang tangan Wulandari, menurutmu apakah aku begitu bodoh? Aku sungguh sudah tidak mempercayaimu...".Kata Lana kepada Lion dengan marah dan kesal.


Lion membuka pintu mobilnya dan menarik Lana ke dalam mobilnya.


"Eh! Apa yang kamu lakukan?! Lion, berhentilah!".Berontak Lana.


"Sudahlah, jangan begitu berisik. Diamlah, aku akan menjelaskan apa yang terjadi kepadaku dan Wulandari".Kata Lion.


"Lepaskan aku! Aku tidak ingin mendengarkan omongannya kosong darimu!".Kata Lana memberontak.


"Haduh, apa yang aku harus lakukan pada wanita ini? Keras kepala sekali..".Batin Lion.


"Aku akan menjelaskannya, jadi Lana, diamlah dan jangan berisik atau...".Kata Lion kepada Lana.


"Atau apa? Jangan bilang kau akan...".Tanya Lana.


"Jangan berfikir yang macam-macam, diamlah atau aku akan menurunkanmu...".Jawaban Lion dari pertanyaan Lana.


"Ya sudah, cepatlah jelaskan! Aku harus pulang, jika tidak Wulandari akan memarahi ku, jika aku pulang terlambat.".Kata Lana memaksa Lion menjelaskan hal yang sebenarnya terjadi antara Lion dan Wulandari.


"Jadi...".


Mengulang...


Wulandari menghampiri Lion di ruang tamu, sedangkan Lana sudah pergi ke kamarnya.


"Lion..".


"Ya? Ada apa Wulan?".Tanya Lion kepada Wulandari.


"Karena Lana sudah tidak ada di sini, bolehkah aku menjadi pacarmu yang kedua?".Tanya Wulan.


"Eh?".


Tangan Wulandari memegang tangan Lion. Sedangkan, Lion hanya dapat terdiam dan tidak mengatakan sepatah kata pun kepada Wulandari. Setelah mempertimbangkan, Lion memutuskan untuk menolak ajakan Wulandari. Ia sudah memiliki Lana dan ia tidak akan meninggalkan Lana begitu saja.


"Aku tidak bisa membiarkanmu menjadi pacarku yang kedua, hanya Lana lah yang ada di hatiku saat ini, dan tidak ada seorang pun yang bisa merebut tempat tersebut.. Maaf aku menolakmu. Aku sudah memiliki Lana, dia adalah pacarku dan dia adalah wanitaku.".Ujar Lion.


"Baiklah.. Kalau itu maumu, aku akan mendukungmu. Jagalah Lana..".Kata Wulandari.


"Tentu saja..".


Sekarang...

__ADS_1


"Itulah yang terjadi, jadi janganlah marah lagi kepadaku. Hanya kamu lah yang ada di hatiku saat ini. Kamu belum dapat di gantikan oleh orang lain.".Ujar Lion kepada Lana.


"Aaaa.. Selama ini aku salah beranggapan padamu. Aku minta maaf Lion, ku rasa aku tidak begitu baik untukmu. Apakah kamu yakin ingin terus bersamaku?".Tanya Lana kepada Lion.


"Tentu saja, aku akan berada di sisi mu.".Jawaban Lion.


 


Sampainya di rumah Lana berpamitan kepada Lion, setelah berpamitan Lana langsung masuk ke rumahnya.


"Lana.. Akhirnya kamu pulang..".Ujar Wulandari.


"Iya..".


"Eh? Kamu di antarkan oleh Lion? Apakah kamu telah berbaikan dengan Lion?".Tanya Wulandari.


"Eh? Kok kamu bisa tahu? Kamu di kasih tahu sama siapa? Kok bisa tahu? Aku kan tidak memberitahu mu tentang masalah ini..".


"Yoona yang memberitahuku, katanya kamu dan Lion bertengkar karena aku dan Lion berpegangan tangan.".Kata Wulandari menjelaskan.


"Oke..".


Ke esokan harinya, Lana bangun di pagi hari, ia bergegas untuk ke sekolah. Saat ia membuka pintu rumahnya, ada Lion yang sudah menunggu nya dari tadi. Lion segera menyuruh Lana untuk naik ke mobilnya, Lana setuju dan mereka berangkat sekolah. Di sekolah, Lana berjalan ke kelasnya. Ia bertemu dengan Yoona di depan kelas.


"Lana... Ku dengar kamu sudah kembali pacaran dengan Lion, apakah kamu sudah tidak marah ke pada Lion?".Tanya Yoona kepada Lana.


"Tentu saja aku sudah tidak marah padanya, aku tahu dia hanya mempunyai aku di dalam lubuk hatinya..".Jawab Lana.


"Ya sudah, ayo ke kelas nanti telah loh...".Kata Yoona.


Bel pulang sekolah berbunyi, Lana bergegas keluar dari kelas. Lion telah menunggu Lana di luar sekolah. Lana segera menghampiri Lion.


"Lana...".


"Lion, apakah kamu akan mengantarkanku pulang lagi?".Tanya Lana kepada Lion.


"Tentu saja..".Jawab Lion.


Di perjalanan pulang.


"oh iya, bukanlah hari ini kamu kerja di kafe? Biarkan aku mengantarkanmu...".Ujar Lion.


"Tak perlu Lion, aku bisa berangkat kerja sendiri, kamu tidak perlu mengkhawatirkan ku aku kan bisa menjaga diri sendiri.".Ujar Lana.


"Tapi, aku ingin sekali mengantarkanmu. Biarkan aku mengantarkanmu..".Kata Lion.


"Baiklah, jika kamu memaksa...".Kata Lana.


Sampainya di rumah, Lana bergegas mandi dan makan siang, kemudian Lana segera berangkat menuju ke kafe tempat ia bekerja. Saat sampai di kafe, Lana di beri pertanyaan oleh pegawai-pegawai kafe lainnya.


"Lan, itu temanmu? Tampan sekali, boleh kenalan tidak?".Tanya Anya kepada Lana.


"Anya, kamu melupakan aku?".Kata Jaya.


"Upss.. Maaf Jay, aku lupa..".Kata Anya.


"Kalian pacaran kah?".Tanya Lana kepada Anya dan Jaya.

__ADS_1


"Iya, kami pacaran, dia menyukaiku sejak SMA. Tapi, dia baru berani menyatakan cintanya saat kita kerja bersama.".Jawab Anya.


"Ya sudah, ayo cepat bekerja para pelanggan sudah menunggu pesanan mereka..".Kata Jaya.


"Oke..".


Pulang bekerja, Lana berjalan di gang gelap dan sepi. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampirinya.


"Gadis cantik, maukah kamu memuaskan hasratku?".Ujar laki-laki tidak sadar diri itu.


"Aaaa... Jangan dekati aku, aku tidak ingin memuaskan hasratmu!".Kata Lana menolak dengan sedikit berteriak.


Laki-laki tersebut memegang tangan Lana dengan erat, dan menarik Lana hingga Lana terpojok ke dinding gang tersebut.


"Aaaa... Jangan berani-berani kamu melakukan hal tidak senonoh! Pergi...".Ujar Lana.


"Berhenti! Berani sekali kau mendekati perempuanku, dia sudah ada yang memiliki!".


"Li.. Lion..".Ujar Lana.


"Siapa kamu? Berani sekali menghentikan langkahku untuk memenuhi keinginanku.".Kata laki-laki itu.


Lion memukul lelaki tersebut dengan keras, Lana langsung menghampiri Lion.


"Lion, kamu tidak apa-apa kan? Maafkan aku, aku menjadi beban untukmu.".Kata Lana.


"Aku tidak apa-apa Lana..".Kata Lion sambil memeluk Lana.


"Eh? Li.. Lion..".


"Sudahlah, naiklah ke mobilku, aku akan mengantarkanmu pulang. Sekarang, dengarkan aku dan janganlah gegabah.".Kata Lion melepas pelukannya sedikit demi sedikit.


"I.. Iya..".Kata Lana.


Sampainya di rumah Lana.


"Terima kasih Lion..".Ucap Lana.


"Tidak masalah Lana, aku akan selalu ada untukmu.".Kata Lion.


Ketika Lion ingin masuk ke mobilnya, Lana memanggil Lion.


"Lion..".


"Iya? Ada ap..".


Mwah...


"Aku masuk dulu..".Ucap Lana.


"I.. Iya..".


"Ci.. Ciuman ya... Yang manis..".Batin Lion.


....


....

__ADS_1


__ADS_2