
Pulang sekolah, Lana di sambut oleh Wulandari, dan menyuruh Lana untuk mandi, lalu makan.
"Aku sudah pulang..".Ucap Lana.
"Iya, mandi dulu lalu nanti makan, aku sudah menyiapkan makan siang.".Ujar Wulandari.
"Iya..".
Setelah makan, tidak lama Lana bersiap-siap pergi bekerja. Sampainya di kafe.
"Hai teman-teman..".Kata Lana.
"Hai Lana.".Kata Anya
"Hai juga Lana.".Kata Jaya.
"Jaya adalah teman laki-laki Lana, dia selalu senang dan tidak mudah menyerah, sedangkan Anya adalah teman perempuan di kafe tersebut."
"Ya sudah, cepat kamu ke belakang. Ada yang memesan satu espresso dan kue blackberry.".Ujar Anya.
"Iya-iya..".Kata Lana.
5 menit kemudian.
"Satu espresso dan kue blackberry untuk meja nomor 12.".Ujar Lana dengan lantang.
"Disini".Suara dingin tanpa ada kehangatan.
"Eh, kamu..".Kata Lana.
"Kamu kan.."
"Kamu kan perempuan di lorong sekolah tadi.".Ujar Lion.
"Dan kamu adalah laki-laki terkenal di kelas sebelah..".Kata Lana.
__ADS_1
"Ini pesananmu, dan jangan ngobrol lagi denganku. Ini tempat umum dan bukanlah sekolah. Aku tidak ingin ada yang mengenaliku sebagai siswi SMA kecuali, dua karyawan kafe itu.".Kata Lana.
"Siapa juga yang ini ngobrol dengan perempuan aneh sepertimu?".Kata Lion.
(" Sebal sekali dengan bocah ini, aku tidak ingin sekali melihatnya lagi "). Batin Lana.
(" Perempuan ini sangatlah tidak baik untuk menjadi teman. "). Batin Lion.
"Aku pergi dulu..".Kata Lana.
"Pergi ya.. Pergi saja, jangan bilang-bilang..".Ucap Lion.
("Dasar laki-laki tidak peka, pantas saja tidak mempunyai teman, sikapnya saja seperti ini."). Batin Lana.
Pulang dari kafe, Lana berjalan kaki sendiri. Tiba-tiba...
" Tin.. Tin.. ".
"Eh?".
"Eh, tapi kan umurmu belum cukup untuk mengendarai mobil. Kamu juga belum punya SIM.".Ujar Lana.
"Sudah, intinya saja, kamu mau diantar pulang atau tidak? Cepat ambil keputusanmu".Kata Lion.
"Ya sudah..".
Lana naik ke dalam mobil Lion.
"... "
"... "
Kecanggungan menyelimuti mereka, mereka sama sekali tidak berbicara satu sama lain.
"Sudah sampai..".Kata Lion.
__ADS_1
"Iya..".
Lana membuka pintu rumahnya, dan Wulan langsung menghampirinya.
"Kamu akhirnya pulang, eh.. Itu kan..".Kata Wulandari.
"Tidak perlu di hiraukan.".Kata Lana.
"Eh..".
Setelah makan, Lana berpikir mengapa Lion tiba-tiba ingin mengantarkannya pulang.
"Kira-kira, mengapa tiba-tiba Lion ingin mengantarkanku pulang?".Tanya Lana.
"Mungkin, dia menyukai mu Lana.".Jawab Wulandari.
"Eh, sembarangan. Dia itu tidak menyukaiku, dan aku tidak menyukainya sama sekali.".Kata Lana.
"Biasanya, jika laki-laki memberikan tumpangan tiba-tiba kepada perempuan, maka laki-laki itu suka pada perempuan tersebut. Setelah pacaran biasanya laki-laki dan perempuan itu akan menikah. ".Kata Wulandari
"Itukan menurutmu, aku itu tidak percaya seperti itu. Karena, jodoh itu tidak ada yang tahu.".Kata Lana.
"Semua orang memang tidak tahu jodohnya siapa, namun kamu harus mencari jodohmu dan bukanlah jodoh yang mencarimu.".Ucap Wulandari.
"Dahlah, jangan membicarakan tentang jodoh, aku masih SMA, masih belum cukup umur untuk menikah dan mempunyai anak.".Kata Lana.
"Ya sudahlah, kamu itu tidak ada pengalaman dalam bercinta.".Ujar Wulandari.
"Sudah-sudah, aku mau ke kamarku untuk tidur.".Ucap Lana.
"Ya sudah, sampai jumpa besok..".Kata Wulandari.
Saat Lana tidur, ada yang membuka pintu kamarnya, dan membawa Lana keluar dari rumah. Siapakah itu?
"Dimana dia? Pintu kamarnya terbuka.. ".Tanya Wulandari.
__ADS_1