Hidupku Berubah Karena Ia-Riana Lana

Hidupku Berubah Karena Ia-Riana Lana
Chapter 12-Wulandari And Kay-Wulandari Dan Kay


__ADS_3

Ke esokan paginya, Lana pergi ke sekolah dengan berjalan kaki. Saat di jalan menuju sekolah, Lana melihat Kay yang sedang berjalan kaki. Lana pergi menghampiri Kay. Lana mengajak Kay untuk pergi bersama ke sekolah.


"Kay..".Seru Lana.


"Lana..".


"Kamu mau tidak, pergi ke sekolah bersama denganku?".Tanya Lana ke pada Kay.


"Baiklah, itu ide yang bagus..".Jawab Kay.


Saat mereka sedang berjalan.


"Tin.. Tin..".


"Eh?".


"Lana, masuklah ke mobilku, biarkan aku yang mengantarmu ke sekolah..".Ajak Lion kepada Lana.


"Tak perlu, aku ke sekolah bersama Kay saja..".Jawab Lana.


"...".Kay.


"Hm.. Ya sudah, hati-hati di jalan ya..".Kata Lion sedikit ragu.


"Iya, tenang saja. Aku dapat menjaga diriku sendiri..".Ucap Lana.


Lion pergi meninggalkan Lana dan Kay.


"Lana, mengapa kamu tidak ikut bersama Lion?".Tanya Kay.


"Aku sudah biasa pergi ke sekolah dengan Lion, sekali-sekali saja pergi ke sekolah dengan orang lain. Itu bukan berarti aku tidak menyayanginya.".Jawab Lana.


"Ya sudah..".Ujar Kay.


Saat sampai di sekolah, Lana dan Kay langsung ke kelas mereka. Saat sampai di kelas, Yoona menghampiri Lana dan bertanya kepada Lana.


"Lana, tumben sekali kamu pergi ke sekolah dengan laki-laki, selain Lion?".Tanya Yoona kepada Lana.


"Hanya sesekali saja, mungkin besok aku pergi ke sekolah bersama Lion..".Jawab Lana.


Ke esokan paginya Lana menemui Kay yang sedang berjalan menuju sekolah, Lana pun pergi ke sekolah bersama Kay. Saat sampai di kelas, Yoona datang menghampiri Lana dan bertanya.


"Lana, katanya kamu mau pergi ke sekolah bersama Lion, kenapa kamu pergi ke sekolah bersama Kay?".Tanya Yoona.


"Ku pikir, Lion hari ini tak sekolah. Ternyata ia sudah sampai sekolah duluan..".Jawab Lana.


Dari ke jauhan, ada Lion yang sedang mendengarkan pembicaraan mereka berdua, Lion hanya bisa diam memikirkan sikap Lana yang berubah.


"Hmmm.. Apakah Lana sudah tidak ingin pergi ke sekolah bersama ku?".Batin Lion bertanya.


Saat pulang sekolah, Lion menawari Lana tumpangan. Namun, Lana menolaknya dan beralasan bahwa ia sudah berjanji ingin pulang bersama Kay.


"Lana, ayo naik ke mobilku. Kamu sudah dua hari tidak pulang bersama denganku..".Ujar Lion.


"Tak perlu, aku sudah berjanji kepada Kay untuk pulang bersama, itu dia.. Sampai jumpa besok..".Kata Lana.


"I.. Iya..".Kata Lion.


Saat sampai di rumah Lana, Lana langsung berpamitan kepada Kay untuk masuk ke dalam rumahnya, saat di dalam kamarnya, Lana mendapatkan pesan dari Lion.


"Eh? Lion mengirim pesan, jarang sekali ia mengirim pesan.".Batin Lana.


*Percakapan di ponsel*

__ADS_1


"Lana..".Pesan dari Lion.


"Ya? Ada apa Lion?".Jawab Lana.


"Mengapa kamu belakangan ini selalu saja menolak ajakanku dan selalu bilang bahwa kamu sudah berjanji pada Kay?".Tanya Lion.


"Aku hanya ingin berteman dengan teman SMP ku, apakah kamu ke beratan dengan itu?".Ujar Lana.


"Tidak seperti itu, aku hanya sedikit ke beratan, karena kamu lebih memilih teman lama mu di bandingkan pacarmu sendiri.".Kata Lion.


"Jadi, menurutmu aku membeda-bedakan mu?".Tanya Lana.


"Bukan begitu, ah.. Sudahlah, tak perlu memikirkan hal tersebut..".Jawab Lion.


"....".


Ke esokan paginya, Lana bertemu dengan Lion di jalan. Lana menghampiri Lion dan bertanya mengapa ia tidak membawa mobilnya hari ini. Namun, Lion hanya diam dan tak menjawab pertanyaan dari Lana tersebut. Mereka berdua hanya diam dan tidak mengatakan apapun. Sampainya di sekolah Lana langsung pergi ke kelas. Ia menceritakan tingkah laku Lion yang tidak seperti biasanya.


"Mengapa hari ini Lion seperti tidak mengenalku? Lion seperti asing kepadaku..".Tanya Lana.


"Entahlah, biasanya Lion selalu menjawab pertanyaan darimu, mengapa hari ini dia tak menjawab? Apakah kamu melakukan hal yang membuat Lion marah?".Tanya Yoona.


"Hm.. Apakah karena hal kemarin?".


"Hah?".


Pulang sekolah, Lana pergi menghampiri Lion yang sedang berjalan pulang sekolah.


"Lion..".


"Hm..".


"Kamu marah kepadaku?".Tanya Lana.


"Maafkan aku Lion, kamu masih marah?".


"Apakah kamu sungguh benar-benar merasa bersalah, atas perbuatan yang kamu lakukan, Lana?".Tanya Lion.


"Ku rasa, aku merasa bersalah kepadamu, kamu selalu mengantarkan ku ke sekolah, namun mulai saat Kay pindah ke sekolah, aku selalu menolak ajakanmu tersebut.".Jawab Lana.


"Baiklah, aku memaafkanmu.".Ujar Lion.


"Benarkah? Sungguh kamu memaafkanku?".Tanya Lana untuk memastikan keputusan Lion tersebut.


"Iya, aku tidak sanggup berlama-lama marah kepadamu..".Jawab Lion sambil memeluk Lana.


"Sudahlah Lion, aku malu..".Kata Lana.


"Iya..".Ujar Lion sambil melepaskan pelukannya.


"Aku pulang dulu..".Ucap Lana.


"Baiklah..".Kata Lion.


Sampainya di rumah, Lana pergi ke kamarnya dan langsung tidur di atas kasurnya dengan perasaan yang lelah bercampur senang.


"Ah, akhirnya Lion bisa memaafkan ku kembali..".Gumam Lana dalam hati.


"Untung saja Lion tidak terlalu marah soal yang tadi.".Batin Lana.


Ke esokan paginya, Lana berencana untuk mengajak Lion ke mall. Lion menyetujui hal tersebut, sehingga hari ini Lion dan Lana pergi ke mall. Lana keluar dari rumahnya dan di depan rumahnya sudah ada Lion yang sedang menunggu Lana. Lana langsung menghampiri Lion, kemudian mereka berangkat menuju ke mall.


"Wah, sudah sampai..".Ujar Lana.

__ADS_1


"Iya, ayo masuk Lana..".Ajak Lion.


"Baik..".


Di dalam mall, Lana di suruh Lion untuk memilih baju yang ia sukai, tadinya Lana menolak. Namun, Lion memaksa Lana.


"Pilihlah pakaian yang ingin kamu beli. Biarkan aku yang bayar.".Ujar Lion.


"Tak perlu Lion, pakaianku masih bagus di tambah, aku tidak ingin merepotkanmu." Ucap Lana.


"Ayolah, kamu mau menolak? Aku ingin membelikan pakaian yang ingin kamu beli. Ayolah, hanya kali ini saja..".Kata Lion.


"Uh, baiklah jika kamu memaksa. Tapi, apakah uangmu cukup untuk membelikanku pakaian yang ku inginkan?".Tanya Lana.


"Tenang saja, untuk uang tak perlu kamu kamu pikirkan, belilah pakaian yang kamu inginkan..".Jawab Lion.


"Oh, oke..".


Setelah Lana memilih pakaian yang ia inginkan, Lion langsung membayar dengan kartu kreditnya. Lana bingung, mengapa umur Lion cukup untuk memiliki kartu kredit.


"Eh? Umurmu kan masih 16 tahun, mengapa kamu bisa memiliki kartu?".Tanya Lana.


"Itu adalah rahasia, tidak perlu pikirkan itu.".Jawab Lion.


Setelah berkeliling begitu lama, Lana dan Lion memutuskan untuk makan siang. Setelah makan siang, Lana izin ke toilet kepada Lion. Di toilet, Lana bertemu dengan Ayunda.


"Heh! Anak ini, mengapa ada di sini?".Ujar Ayunda dengan marah.


"Ka.. Kamu? Berhentilah marah padaku, aku tidak memiliki kesalahan padamu, dan berhentilah menganggap ku sebagai pelakor..".Kata Lana.


"Dasar! Mungkin, tidak hari ini. Aku tidak akan menghancurkan mu kali ini, karena aku ada acara keluarga, dan aku tidak ingin ada debu dari orang miskin di baju dan kulitku!".Ucap Ayunda sambil berjalan keluar dari toilet.


"Issshhh.. Anak itu sungguh menyebalkan, sudahlah jangan pikirkan dia, jika memikirkannya maka mood ku akan turun.".Gerutu Lana.


Saat Lana keluar dari toilet, ada Lion yang sudah menunggunya di luar toilet.


"Lion, kamu menungguku?".Tanya Lana.


"Iya, kamu tidak apa-apa kan? Aku melihat Ayunda keluar dari toilet.".Ujar Lion


"Tidak apa-apa, aku baik-baik saja. Ayo pulang, hari sudah mulai sore.".Kata Lana.


"Oke..".


Lana dan Lion pulang dari mall, saat sampai di rumah Lana, Lana izin ke Lion untuk masuk ke dalam rumah. Namun, saat Lana berbalik untuk membuka pintu, Lion memeluk Lana dari belakang.


"Eh? A.. Apa yang kamu lakukan Lion?".Tanya Lana kepada Lion.


"Ini hanya pelukan perpisahan kita, sampai bertemu besok.".Ujar Lion sambil melepaskan pelukannya dan berjalan menuju mobilnya.


Saat Lana membuka pintu, Lana kaget karena ada Kay dan Wulandari di sofa. Mereka mengobrol dengan sangat mesra. Lana memutuskan untuk keluar, karena tidak ingin mengganggu hubungan romantis mereka berdua, setelah Lana menunggu beberapa menit. Kay keluar dari rumah Lana dan pergi pulang ke rumahnya, Lana langsung masuk ke rumahnya dan bertanya kepada Wulandari tentang peristiwa yang ia lihat tadi.


"Wulan, mengapa Kay dan kamu sungguh mesra? Apakah kalian berpacaran?".Tanya Lana.


"Hmmmm.. Itu..".


"Mengapa Wulandari tidak menjawab pertanyaanku?".Batin Lana.


"Aku pergi ke kamarku dulu, jika kamu ingin makan aku telah menyiapkan makanan di meja makan, aku mau ke kamarku dulu..".Ujar Wulandari.


"I.. Iya..".


"Apakah Wulandari dan Kay memiliki hubungan yang spesial?".Batin Lana.

__ADS_1


__ADS_2