
Esok harinya, Arya pun pergi ke kantor dengan motor yang sudah kembali normal tanpa gangguan ban yang bocor seperti kemarin saat dia sedang melakukan pengintaian.
Saat sampai di kantor, Arya bertanya pada salah satu petugas yang berjaga di pos tentang Kompol Agus.
"Pak. Komandan udah datang belum?" tanya Arya pada seorang polisi yang sedang berjaga.
"Belum datang detektif. Kemungkinan agak siang beliau datangnya" jawab seorang polisi.
"Baik pak. Terima kasih" jawab Arya.
Arya pun lalu menuju ruangannya dan mendapati sudah ada Denpa sedang membaca sebuah buku.
"Pagi Den!" sapan Arya pada Denpa.
"Eh pagi Ya" jawab Denpa sedikit terkejut melihat kedatangan Arya.
"Lagi ngapain Den?" tanya Arya.
"Ini lah lagi baca novel sambil nunggu pada datang" jawab Denpa.
"Oh" balas Arya singkat.
"Gimana kemarin lancar kan?" tanya Denpa.
"Kemarin apes Den" jawab Arya sedikit kesal.
"Apes gimana Ya? Jelasin coba bingung nih" ucap Denpa kebingungan.
"Jadi kemarin tuh waktu lagi ngikutin target, tiba-tiba ban motorku bocor. Jadi aku dorong deh motor sampai bengkel dan terpaksa gak bisa lanjutin pengintaian" ujar Arya menjelaskan sambil memperlihatkan raut wajah kesal.
"Hahaha...... Aduh Ya kok bisa gitu sih?" tanya Denpa sambil tertawa.
__ADS_1
"Ehh.... Jangan malah ketawa gitu Den. Aku lagi kesusahan juga" balas Arya kesal.
"Iya iya maafin Ya. Lagian kau sih kok bisa sampai bocor gitu bannya?" tanya Denpa lagi.
"Ada paku besar yang menancap di ban motorku. Untung aja deket-deket situ ada bengkel motor yang fasilitasnya lengkap" jawab Arya.
"Udah laporan belum sama komandan?" tanya Denpa.
"Belum Den. Komandan belum datang" jawab Arya.
"Ohh.... Kapan mau lanjut ngintai lagi?" tanya Denpa lagi.
"Ya nanti nunggu instruksi dari komandan. Kan gak bisa kita ambil keputusan tanpa sepengetahuan komandan" jawab Arya.
Saat sedang asik mengobrol, tiba-tiba detektif Sinta datang ke ruangan dengan membawa beberapa makanan dalam kantung plastik.
"Pagi semuanya!" sapa Sinta saat memasuki ruangan.
"Oh ini, aku bawa pisang goreng sama kue lapis. Kalian mau gak?" balas Sinta.
"Mau dong Sin. Emang itu pisang goreng sama kue lapis dari mana?" tanya Arya lagi sambil mengambil pisang goreng.
"Aku tadi bawa dari rumah. Orang tua aku bikin sendiri terus suruh bawa kesini deh" jawab Sinta.
"Oh" balas Arya singkat.
"Kalian lagi ngomongin apa sih? Kok keliatan kaya seru gitu" tanya Sinta penasaran.
"Ini Sin si Arya. Kemarin dia ngalamin kejadian unik" jawab Denpa sedikit tertawa.
"Kejadian unik? Maksudnya gimana sih Den? Aku gak ngerti nih" tanya Sinta semakin penasaran.
__ADS_1
"Ini loh Sin, si Arya kemarin waktu lagi ngejalanin tugas dari komandan, malah ketiban apes. Ban motornya bocor kena paku gede dan jadinya harus ngedorong motornya ke bengkel dan gak bisa ngikutin lagi target sampai tempat tujuan" jawab Denpa menahan tawa.
"Yang bener Den? Kau nih kok bisa gitu sih Ya? Makanya kau harus hati-hati jadi orang tuh. Masa paku besar gitu gak keliatan sama kau" ucap Sinta sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Namanya juga musibah Sin gak ada yang tau. Aku kan fokusnya ke target, jad gak liat ke bawah jalan" balas Arya.
"Bisa-bisa kau dimarahin komandan loh Ya" ucap Sinta.
"Jangan nakut-nakutin gitu dong Sin. Aku kan nanti mau ke ruangan komandan" balas Arya.
"Bukan nakut-nakutin Ya. Tapi kan kejadian konyol yang kau alami itu bikin kau gagal ngejalanin tugas dari komandan. Hahaha......" ucap Denpa.
"Betul tuh Ya. Kau siap-siap aja nanti pas masuk ke ruangan komandan. Siapin mental" timpa Sinta sambil sedikit tersenyum.
"Udah ah kita makan aja nih. Daripada gak ada kerjaan" ujar Arya mengalihkan perhatian.
"Yah kok jadi malah pengalihan isu" ucap Denpa.
Mereka bertiga pun makan makanan yang dibawa oleh Sinta. Saat sedang menyantap makanan, Arya melihat jam tangannya dan bertanya-tanya apakah komandannya sudah datang atau belum.
"Komandan udah datang belum ya?" ujar Arya bertanya-tanya.
"Gak tau Ya. Kamu liat aja gih sana. Siapa tau udah datang" jawab Sinta.
"Sekarang aja nih kesananya?" tanya Arya lagi.
"Iya Ya mending sekarang aja. Kali aja komandan lagi nungguin laporan dari kau" jawab Denpa.
"Yaudah deh aku ke sana dulu" ujar Arya sambil menuju keluar ruangan.
"Siapin mental ya Ya sebelum masuk" ucap Denpa sedikit berteriak.
__ADS_1
Arya pun meninggalkan ruangan itu dan menuju ke ruangan Kompol Agus untuk memastikan kedatangannya tersebut.