Hurt Because Of Love -kim Taehyung

Hurt Because Of Love -kim Taehyung
episode 11


__ADS_3

...***...


taehyung sampai digedung narkoba miliknya.


"ada apa ini?" tanya Taehyung membuat teman-temannya yang sedang berkumpul menghampiri taehyung.


"V, salah satu teman kita dibawa oleh anggota mafia yang tadi aku ceritakan" ucap jungkook


"apa?" ucap taehyung


"apa yang harus kita lakukan V?" tanya teman taehyung


"ini menandakan bahwa mereka mengibarkan bendera perang, bukankah begitu, V?" ucap salah satu teman taehyung


"benar V, kita harus bertindak" celetuk teman taehyung yang lain


"kalian tenang dulu, kita harus menyelesaikannya dengan kepala dingin. jika kita emosi seperti ini, itu akan lebih membahayakan nyawa teman kalian" ucap jungkook


"kamu benar Jungkook, aku harus bicara dengan orang itu, dan menyelesaikannya dengan damai" ucap taehyung


"tapi, siapa mafioso itu Jungkook, bisa kamu jelaskan?" sambungan taehyung


"dia adalah Adrew, pemimpin mafia pindahan dari Inggris" ucap jungkook sambil memberikan Poto kepada taehyung.


"Andrew....."


"nama yang tidak asing bagiku" melihat poto-poto yang diberikan Jungkook, ia mencoba untuk mengingatnya, tapi taehyung benar-benar tidak mengingatnya.


"ini nomor teleponnya, V" ucap jungkook sambil memberikan handphonenya


"baiklah, aku akan menghubunginya, kalian bisa kembali bekerja" ucap taehyung


....


panggilan tersambung


"selamat sore?" ucap taehyung


"selamat sore, akhirnya kamu menghubungiku, Jungkook" ucap Andrew dalam panggilan


"aku bukan Jungkook, aku pemimpin mereka" ucap taehyung


"pemimpin?" ucap Andrew merasa heran


"ya"


"aku ingin mengucapkan maaf kepada kalian, karna narkoba yang aku kirim tidak sampai kepada tujuan" ucap taehyung


"tunggu, jadi pemimpinnya itu kamu? bukan Jungkook?" Andrew


"ya, aku pemimpinnya."


"dan, kembalikan temanku yang kau bawa" ucap taehyung


"sungguh suatu kehormatan bagi ku, bisa berbicara dengan pemimpinnya langsung, tapi aku tidak bisa mempercayaimu dan bukan hanya itu, bagaimana dengan kerugianku?" Andrew


"untuk kedamaian dan keselamatan teman-teman ku, aku siap mengganti rugi. tapi, untuk kasus yang seperti ini, kami juga tidak sepenuhnya mempercayai mu" ucap taehyung


"cihhh... lalu apa yang kamu mau?" Andrew


"bagaimana kalau aku mengembalikan setengah uangmu dari yang kamu berikan?"


"padahal kami sudah memberikan bukti kepada kalian bahwa pesananmu sudah dalam perjalanan, kamu melihatnya sendiri bukan? karna itu, kita sama-sama rugi, bukankah seperti itu Adil?" taehyung


"baiklah aku setuju" Andrew


"kalau begitu kembalikan temanku lalu aku akan mengembalikan setengah uang yang aku janjikan kepada mu?" taehyung


"apa kamu bisa menepati janjimu?" andrew


"aku bukan tipe orang yang tidak pernah meninggalkan janji ku" ucap taehyung


"baiklah, jika kalian mempermainkanku, aku akan mengacau" ucap Andrew


"ya, aku persilahkan, kalau aku tidak menepati janjiku" taehyung


"aku tunggu kalian dimarkasku" Andrew


"baiklah"


telpon dimatikan

__ADS_1


Jungkook menemui taehyung dan bertanya


"bagaimana V?" tanya jungkook


"semuanya selesai, kita hanya perlu mengembalikan uang setengahnya dari yang mereka berikan dan mengantarkannya ke markas mereka, kita juga harus menjemput teman kita" taehyung menjelaskan


"V, biar aku saja yang mengantarkannya" Jungkook


"baiklah Jungkook, hati-hati" taehyung


"sudah pastilah" Jungkook tersenyum kecil sambil menyentuh pinggang taehyung karna mereka begitu akrab.


"ouh iya, kemarin, saat kamu terjatuh pingsan, aku dengar kamu masuk rumah sakit karna kecelakaan?" Jungkook


"iya" taehyung


"apa penyebabnya?" jungkook


"aku sedang mengejar pemilik gubuk yang memiliki informasi mengenai keluargaku dan pembunuh ibuku" ucap taehyung


"apa? kamu kesana tanpa kita?" Jungkook


"iya"


"aku kan sudah bilang V, kalau kita juga sedang mencari informasi yang lainnya mengenai dia, dan bukan hanya itu, dia juga sedang dalam pantauan kita" ucap jungkook


"iya, maafkan aku Jungkook, aku hanya tidak sabar" taehyung


"kenapa kamu minta maaf?hm?"


"aku juga sudah mendapat informasi bahwa pemilik gubuk itu dibawa oleh musuh mafia dari ayahmu, apa karna kamu mengejarnya dan akhirnya kamu kecelakaan?" Jungkook


"iya"


"yaampun V"


"lain kali kamu jangan seperti itu lagi, V"


"kita semua mencemaskan kamu!"


"kamu tidak boleh terluka lagi, cukup! tugas kita itu untuk melindungi kamu V" ucap jungkook



"hei kenapa kamu memelukku?" ucap Jungkook sambil berusaha untuk melepaskan pelukan taehyung


taehyung jadi teringat pertemuan pertamanya bersama jungkook saat itu.


.......


.......


.......


...flashback...


saat itu taehyung mungkin masih bersekolah di bangku SMP.


saat ia berusaha mengakhiri hidupnya karna, kalian sudah tahu kan karna apa? ya, karna ayahnya yang selalu menuntut taehyung agar selalu menuruti apa yang ayahnya mau.


tiba-tiba saja Jungkook datang menghampiri.


"bunuh diri kok loncat gedung, itu bunuh diri atau cari sensasi?" sinis Jungkook lalu mengeluarkan belati dari lipatan celananya


"nihh, tusukan ke jantung kamu, atau perlu aku bantu?"


"bantu aku buat mati kalau begitu" jawab taehyung menghapus air matanya


Jungkook tersenyum dan menarik taehyung.


"kamu mau, aku menusukkan belati ini dijantungmu?" ucap Jungkook perlahan melangkah mendekati taehyung hingga taehyung terpojokkan Kedinding


glekk


Taehyung menelan Saliva kasar


taehyung sedikit takut karna tatapan Jungkook yang mengerikan saat itu.


saat tangan Jungkook mengayun untuk menusuk dada taehyung, taehyung pun menutup matanya karna takut.


Tapi saat itu Jungkook mengambil tangan taehyung dan menggoreskan luka ditelapak tangan taehyung

__ADS_1


"ssss..." taehyung merintih kesakitan.


"sakit?" tanya jungkook


"kenapa kamu melakukan ini?" taehyung


"sakit bukan?" jungkook


"kalau kamu mati, sakitnya akan lebih dari itu, bodoh" ucap Jungkook


Jungkook menarik tangan taehyung dan membawanya ke rumah jungkook yang sangat tidak layak ditempati untuk mengobati tangan taehyung.


setelah selesai diobati


"bagaimana? sudah baikan?" tanya jungkook


"ya sudah tidak terlalu sakit"


"apakah kamu tinggal disini? bersama dengan teman-temanmu?" ucap taehyung sambil melihat-lihat disekelilingnya karna ada banyak orang berotot dan bertato, bukan hanya itu, banyak bekas minuman beralkohol yang berjejeran.


"iya, kami tinggal bersama disini" jawab Jungkook


"kamu sudah menyelamatkan nyawaku, terimakasih" taehyung


setelah itu, taehyung dan Jungkook menjadi dekat dan sangat dekat.


hingga suatu saat, kediaman Jungkook diporakporandakan oleh kelompok seseorang yang tidak dikenal. Saat itu pula, taehyung bertemu dengan Jungkook dan ia membeli mansion itu untuk orang-orang yang membutuhkan rumah, hingga lama-kelamaan ia bertemu dengan Jimin, mereka bertiga mengelolanya dengan baik dan membuat mansion itu menjadi saat ini.


...flashback end....


.......


.......


.......


taehyung melepaskan pelukannya


"hei kenapa kamu memelukku?" ucap Jungkook


"tidak" taehyung


"hm?" Jungkook


"yasudah kamu persiapkan saja uang yang sudah dijanjikan, aku akan memeriksa yang lainnya, ouh iya untuk saat ini aku akan tinggal dimarkas" taehyung


"baik" Jungkook


"hati-hati Jungkook, bawa senjata untuk berjaga-jaga" ucap taehyung


"baik V" Jungkook


Jungkook pergi, dan taehyung memeriksa keadaan gedung narkoba miliknya, yang sudah lama ini ia tidak pernah menginjakkan kakinya digedung ini.


hari sudah gelap



terlihat Jungkook membawa 2 tas yang didalamnya berisikan uang yang dijanjikan kepada andrew.


dan Jungkook juga membawa 2 temannya yang lain untuk berjaga-jaga.


setelah sampai ditempat tujuan, Jungkook pun menyerahkan tas yang berisikan uang itu setelah itu, Andrew memeriksanya.


"oke, baguslah" menutup kembali tas yang diberikan Jungkook


"bawa temanmu ini, Jungkook" ucap Andrew


dan menyerahkan teman yang dibawa oleh Andrew


"baiklah, uang yang sudah dijanjikan sudah aku serahkan, masalah ini sudah selesai, terimakasih" ucap Jungkook


"tunggu Jungkook" ucap Andrew menghentikan Jungkook


"ada apa?" Jungkook


"siapa nama pemimpin kalian itu?" tanya Andrew


"kenapa memangnya?" tanya jungkook


"aku menyukainya" jawab Andrew

__ADS_1


"namanya V" jawab Jungkook datar lalu pergi meninggalkan markas Andrew


"baiklah, terimakasih Jungkook" ucap Andrew setelah Jungkook pergi.


__ADS_2