
...***...
taehyung yang baru saja selesai mandi, ia menghempaskan tubuhnya diatas kasur dan memejamkan matanya beberapa saat, sampai kemudian ia membukakan matanya dan melihat Hoodie yang gadis itu berikan dan setelah itu ia ingat akan satu hal yaitu
"KIA" gumam taehyung
dengan cepat taehyung langsung mengambil ponselnya untuk menelpon kia
'baiklah, aku akan menghubungimu'
ketika taehyung teringat ucapannya saat ia meminta nomor ponsel gadis itu. ia benar-benar lupa jika ia harus menelponnya untuk mengerjakan tugas dari sekolah
"Angkatlah—" gumam taehyung sendiri
beberapa saat kemudian panggilannya tersambung, yang membuat taehyung terdiam
"halo?..." ucap KIA dari sebrang sana
"Kiara ayuna?.." ucap taehyung tiba-tiba bersemangat.
"iya, dengan siapa?.." tanya KIA
"aku taehyung..."
"ouh ya... ada apa taehyung?" ucap KIA gugup
"bisakah kita mengerjakan nya hari ini?" ucap taehyung
"ya tentu saja" kia
"kalau begitu, katakan dimana alamat rumahmu" ucap taehyung
"untuk apa?" tanya KIA gugup
"untuk–...eum" taehyung terlihat bingung
"kita mengerjakan tugas nya dirumah kamu saja" hanya kata-kata itu yang tersirat didalam pikiran taehyung
"hah?....tidak, jangan dirumahku.." ucap KIA terkejut
"kenapa memangnya?" taehyung
"paman dan bibiku baru saja pulang dari rumah sakit, jadi rumahku berantakan" ucap KIA
"tidak apa-apa, sekalian aku menjenguk paman dan bibimu" taehyung
"tidak, tidak usah" ucap KIA sambil tertawa terpaksa
"lalu kita akan mengerjakannya dimana?" taehyung
"kita... tunggu.... bagaimana kalau di kafe? kafe Fiestar? kamu tau kan kafe nya dimana?" ucap KIA
"ya aku tau"
"baiklah, kita mengerjakannya disana saja, setuju?" KIA
"baiklah setuju!" taehyung
telpon dimatikan
taehyung segera memakai pakaiannya
dan bergegas semangat menuju mobilnya.
KAI melihat taehyung berjalan cepat dan tersenyum-senyum bahagia seperti tidak biasanya.
"tuan, tuan mau kemana lagi?" ucap kai
"aku ada urusan KAI, kamu tidak boleh ikut" ucap taehyung
"tapi taun mau kamana?" KAI
"ke kafe Fiestar" ucap taehyung dan langsung mengemudikan mobil sport miliknya
....
"ada apa kai?" tanya Jungkook, yang baru saja datang menemui KAI dan melihat taehyung pergi menaiki mobilnya
"tuan pergi lagi" jawab kai
"pergi kemana?" tanya jungkook
"tadi dia bilang pergi ke kafe Fiestar" jawab kai
"tapi kenapa kamu terlihat cemas seperti itu kai?" ucap Jungkook
__ADS_1
"aku takut, kalau bodyguard big bos menemukan tuan" ucap kai
"bukan hanya itu, tuan selalu menjadi incaran para mafia lainnya Jungkook" KAI menjelaskan
"kamu tenang saja kai, aku akan mengawasi V kok, menjaganya supaya aman" ucap Jungkook
"tapi sebelum itu, aku mau mengurus pekerjaan dari V terlebih dahulu" ucap Jungkook
"terimakasih Jungkook" KAI
.....
taehyung sudah sampai di tempat yang sudah mereka berdua janjikan, namun KIA belum sampai karena perjalanan nya macet.
"sudah jam segini masih belum datang" ucap taehyung sambil menyeruput secangkir kopi dimejanya.
setelah beberapa menit, KIA pun datang
"maaf, aku terlambat" ucap KIA sambil duduk
"ya tidak apa-apa" ketus tae
"jadi kita mulai darimana dulu nih?" ucap KIA sambil membuka laptopnya
"dari sini" ucap taehyung sambil menunjuk.
dan merekapun mulai mengerjakan tugasnya.
setelah beberapa jam, mereka istirahat sejenak dan taehyung pun memesan makanan untuk mengganjal perut.
mereka berdua pun menyantap makanan yang mereka pesan.
setelah selesai makan, mereka melanjutkan tugasnya kembali, tapi ditengah-tengah mereka melanjutkan tugasnya, taehyung menerima beberapa pesan dari seseorang yang tidak dikenal.....
'selamat malam tuan taehyung, bagaimana kabarmu?'
'baik bukan?'
'sudah lama tidak bertemu'
'ups, tidak, kemarin kita bertemu, namun kau mengejarku'
'maafkan aku, karna pelurunya meleset, tuan'
'lain kali, aku akan menembak dengan tepat'
karna HP Taehyung terus-menerus berbunyi pesan masuk, akhirnya taehyung melihat pesan masuk itu dan membalas pesannya....
'itu tidak penting!'
'aku akan tetap mengawasimu'
"kurang hajar!"
"bagaimana dia tau nomor ponsel baruku?" batin taehyung setelah membaca pesan misterius itu.
"ada apa taehyung? kau terlihat kesal" tanya KIA
"eum_ tidak bukan apa-apa" jawab taehyung dan melihat-lihat kafe itu karna takut ada yang mengawasinya.
tidak ramai di kafe tersebut hanya ada beberapa orang saja. saat itu, taehyung kekamar mandi untuk menjebak orang yang mengikutinya.....
"aku mau kebelakang dulu, kamu tunggu disini!" ucap Tae
"baiklah"
benar saja, seseorang yang mencurigakan mengikuti taehyung,,,,,
taehyung melangkahkan kakinya sedikit cepat dan bersembunyi...
seseorang itu kehilangan jejak taehyung, ia mencoba membuka semua toilet yang berada disana namun tidak ada siapapun.
"sial, kemana perginya dia?" gumam seseorang itu
"siapa? kau mencari siapa? hm?" tanya taehyung tiba-tiba muncul di belakangnya sambil menyodorkan senjata api miliknya..
"angkat tanganmu" ucap taehyung
(seseorang itu mengangkat tangannya sesuai yang diperintahkan taehyung)
"siapa yang menyuruhmu?" tanya taehyung
sebelum menjawab, tiba-tiba saja pukulan dari belakang punggung taehyung membuat taehyung terjatuh.
.....
__ADS_1
bruk...
.....
ternyata, bukan cuman 1 orang yang mengawasi taehyung tapi 2 orang...
melihat mereka berdua kabur, taehyung langsung bangkit untuk mengejar mereka keluar dari kafe tersebut.
KIA yang melihat taehyung berlari bersamaan dengan 2 orang itu.
"ya! taehyung, mau kemana kamu?" teriak KIA
namun taehyung tidak menghiraukan ucapan KIA, ia terus mengejarnya sampai saat itu mereka berdua yang mengawasi taehyung berpencar dan taehyung tidak tahu harus mengejar siapa terlebih dahulu.
kakinya yang berlari mengejar salah satu dari mereka.... pada akhirnya orang itu terpojokkan ke salah satu pagar pembatas, taehyung menyodorkan pistolnya....
tiba-tiba saja dari belakang taehyung ada yang berkata
"lepaskan senjata mu tuan"
taehyung langsung berbalik arah, dan terlihat beberapa bodyguard Kim Lee dengan senjatanya.
karna Taehyung terlalu fokus ke bodyguard ayahnya, orang yang mengawasi taehyung pun pergi begitu saja....
"sialan" taehyung kesal
"tuan, mari kita pulang, tuan?" bujuk, salah satu bodyguard itu kepada taehyung.
"tidak!"
"tapi tuan, jika tuan menolak lagi, kami terpaksa harus melakukannya dengan kasar, itu perintah dari big bos, tuan" ucap bodyguard
"lakukan saja, apa yang diperintahkan oleh ayahku"
"tuan, tapi kami tidak ingin tuan celaka" bodyguard 2
"letakkan senjata kalian" ucap salah satu bodyguard 3
"tuan, kami tidak ingin melukaimu, apalagi dengan senjata" bodyguard 1
"bodoh, jika kita tidak menangkap tuan muda, kita yang akan mendapat hukuman!" ucap bodyguard 4
"aku juga tidak ingin membunuh kalian, maka lebih baik aku yang menaruh senjataku" ucap taehyung dan meletakkan pistolnya ke bawah
"tuan?"
"lakukan saja" taehyung
melihat taehyung yang sangat baik hati itu, beberapa bodyguard nya pun ikut memasukan kembali senjatanya dan lebih memilih untuk berkelahi tanpa sengaja.
beberapa bodyguard telah taehyung kalahkan, namun karna begitu banyak, sampai-sampai ia kewalahan, ia berusaha lari menjauh untuk kabur.
namun ada 2 bodyguard yang masih memegang senjata api nya, salah satu dari mereka menembak kaki taehyung...
dor...
satu tembakan mengenai kaki taehyung, yang menyebabkan taehyung terjatuh..
bodyguard itu berlari menuju taehyung, namun taehyung berusaha agar tidak tertangkap oleh bodyguard ayahnya.
pada saat taehyung sudah tidak kuat berjalan lagi, karna menahan sakit dan darah yang mengalir begitu banyak.....
tiba-tiba saja kia melihat taehyung berdarah dan membantu nya berjalan menjauh dari bodyguard Kim Lee tersebut.
"apa yang terjadi taehyung?" ucap KIA panik
mereka berdua bersembunyi
"suuutt, diamlah, kalau mereka tahu kita disini, tamatlah kita" bisik taehyung
"ap_?" ucapan KIA terpotong oleh taehyung yang mencium bibir KIA agar tidak bersuara.
karna bodyguard ayahnya itu berada tepat disekitar sana.
KIA yang masih terkesima karna bibir Taehyung masih berada di bibir miliknya.
disaat bersamaan KIA juga melihat seorang pria ber jas serba hitam dengan membawa senjata.
tak lama setelah itu bodyguard Kim Lee meninggalkan daerah tersebut karna sudah mencari-cari taehyung namun tidak ketemu.
mungkin karna gelap, bodyguard Kim Lee tidak melihat darah taehyung yang menetes...
setelah itu, KIA melepaskan ciuman taehyung dibibirnya.
__ADS_1
"kamu!" geram KIA
"mengambil kesempatan dalam kesempitan ya"