
dengan kecepatan mobil sport taehyung, mereka bisa mengejar mobil ambulan yang membawa si pemilik gubuk itu.
"lihat, sepertinya itu mobilnya" ucap lisa, meskipun Lisa tidak tahu apapun permasalahan sipemilik gubuk itu dengan kakaknya.
"ikuti mobilnya kai" ucap taehyung dengan kukuh
"entah apa yang kalian lakukan dengan si pemilik gubuk itu, pokoknya setelah ini selesai, kita harus segera ke mall, banyak barang-barang yang harus aku beli" ucap Lisa
taehyung yang sedang fokus melihat mobil ambulan tersebut tidak mendengar apa yang Lisa bicarakan
"Lisa tolong foto plat nomor mobilnya, serta logo yang dipakai mobil itu, cepat" ucap taehyung yang membuat Lisa tersontak kaget
"iya kak"
dua mobil saling adu kecepatan, untung saja jalanan sedang kosong. setelah dipantau, ternyata memang mobil ambulan itu sangat mencurigakan, berkendara tidak beraturan, hingga membuat Lisa kesusahan untuk memotretnya.
"semua Potonya blur kak, gak ada yang jelas" ucap Lisa
"tuan, kita harus segera menghentikan mobil tersebut, kalo tidak, didepan sudah masuk perkotaan kita akan semakin kesusahan untuk menangkap nya" ucap kai
"kamu yang pandai dalam hal ini, hentikan saja mobil itu...Lisa Lo harus hati-hati, pegangan yang kuat supaya tidak terbentur" ucap taehyung
"baik kak" dengan nada ketakutan
kai pun membalap mobil tersebut dan menghalangi jalanan mobil ambulan itu. tapi ternyata mobil ambulan tersebut tidak berhenti dan akhirnya menabrak mobil mereka....
brukk!!!!
mobilnya rusak serta mereka bertiga tidak sadarkan diri karna terbentur sangat kuat.
mobil ambulan tersebut berhasil melarikan diri setelah menabrak mobil yang ditumpangi taehyung...
ternyata didalam mobil ambulan tersebut tidak membawa pasien, seperti mobil ambulan pada umumnya, melainkan tiga orang yang sedang membuka jubah rumah sakit menjadi kaos yang sedang menyamar. serta si pemilik gubuk itu diikat dengan tali dan mulutnya pun di tutupi dengan kain agar tidak bersuara....
setelah beberapa detik, taehyung membuka matanya, pandangan matanya pun tidak jelas karena benturan.
taehyung berusaha keras mencari handphonenya untuk menghubungi rumah sakit karna Lisa dan kai tidak sadarkan diri agar segera diobati.
"halo, segera ke jalan Priang07 disini terjadi kecelakaan"
setelah taehyung menelpon dan berkata seperti itu, taehyung pun pingsan tak sadarkan diri...
ambulan pun datang untuk membawa mereka bertiga ke rumah sakit.
setelah mereka ditangani...
"bagaimana dok kondisi mereka?"ucap ayah Kim Taehyung dan lisa
"untung saja lukanya tidak terlalu fatal pak" dokter menjawab
"syukurlah, terimakasih dok"
"sama-sama pak, saya permisi dulu"
"silahkan"
dalam hati ayahnya berkata "kenapa mereka berada dijalanan Priang07? bukannya, mereka menuju ke mall?lantas kemana orang-orang yang aku suruh untuk mengawasi mereka?" ayahnya pun langsung menelpon bodyguard nya yang disuruhnya mengikuti mereka, untuk menanyakannya. tetapi mereka tidak dapat dihubungi
__ADS_1
"siallll...kemana mereka?" ucap ayah dengan kesal
setelah beberapa jam, lisa pun telah sadarkan diri dan langsung menuju ke kamar taehyung dengan korsi rodanya yang dibantu oleh bodyguardnya.
didalam ruang VIV taehyung
"Lisa anakku kau tak apa apa?" ucap ayah
"aku gapapa yah, sekarang bagaimana keadaan kakak?"
"kakakmu masih belum sadarkan diri"
tiba-tiba kai masuk untuk menemui taehyung
"kai? kamu udah bangun?ucap Lisa
"iya nyonya, tuan taehyung belum sadar?"
"belum kai" jawab Lisa
satu hari kemudian
tangan taehyung mulai bergerak dan mulai membukakan matanya
"kak? ini aku Lisa kak?"
pandangannya mulai terlihat jelas dan jelas
"aku tau itu pasti kamu, anak nakal" ucap taehyung
"syukurlah, ayah kira kamu bakal mati" ucapan ketus ayahnya
"ayah, ayah kok bilangnya gitu?" Lisa membantah
"baik tuan"
lalu ayahnya pergi..
"kakak gak marahkan sama ayah?" ucap Lisa
"kakak sudah marah sejak saat itu" jawab taehyung
iya, sejak saat itu keluarga nya terancam mati diserang musuh besar ayahnya.
ayahnya yang menggendong Lisa hampir tertembak, tetapi ibunya melindungi ayahnya, dan akhirnya ibunya yang mati tertembak didepan suami dan anaknya, taehyung membenci ayahnya karna ayahnya tidak membawa jenazah ibunya atau bahkan menolong ibunya. dan tidak lama setelah itu, taehyung melihat ayahnya dengan wanita lain. disaat itu taehyung masih berumur 7 tahun, tapi beban pikiran yang ia pikul sangatlah berat, membuat ia menjadi semakin lebih dewasa di masa kecilnya. Lisa yang saat itu masih berumur 5 tahun.
"udahlah kak jangan bahas Masalalu"ucap Lisa
"tuan sekarang bagaimana sipemilik gubuk itu?" ucap kai
"iya kai, kita kehilangan sipemilik gubuk itu, sepertinya dia dibawa kemarkasnya" ucap taehyung
"kalian ini lagi ngomongin apa si? gara-gara kalian, aku gak jadi shopping, gara-gara kalian juga kita masuk rumah sakit" ucap Lisa dengan kesal karna hanya dia yang tidak dikasih tau
"siapa suruh kamu ikut" ucap taehyung
"oke fix, Lisa gak bakalan ikut kalian lagi... oke bye..." pergi dengan kekesalan
setelah beberapa hari mereka menginap dirumah sakit, mereka pun pulang dengan senyuman yang indah, seperti biasa tapi tidak dengan taehyung...
"akhirnya kita menghirup rumah ini lagi" ucap Lisa
"lebay amat si, baru juga dua hari" ucap taehyung dengan dingin
__ADS_1
"bodo amat, wleee" jawab Lisa
"kai, kamu istirahat aja sana" ucap taehyung
"baik tuan"
setelah mereka masuk ke kamarnya masing-masing.
ayah taehyung masuk kekamar kai untuk menanyai bagaimana kecelakaan tersebut bisa terjadi. tapi karna kai sudah berjanji tidak akan memberi tahukan kepada siapapun, kai pun tutup mulu meski ke bosnya sendiri.
"baiklah kai, kali ini aku maafkan, tapi tidak dengan berikutnya"
"baik big bos, terimakasih"
ayah taehyung pun pergi dengan kemarahan..
hari berganti malam, taehyung di dalam kamar mewahnya, sedang berbaring di kasurnya
disaat itu juga telpon masuk dari handphone taehyung yang ada memberikan informasi bahwa bodyguard yang waktu itu mengawasinya ditemukan sudah tidak bernyawa... Tae yang sudah mengetahui itupun segera menemui ayahnya...
"ayah!" ucap taehyung
"ada apa?
"lihat!" sambil menyodorkan Poto bukti bahwa bodyguard nya telah meninggalkan dunia
"ini bodyguard nya ayah kan?hah?"
"jawab yahh!" ucap taehyung
"semua orang ini, adalah suruhan ayah untuk mengawasi aku kan?"
ayahnya tersontak kaget
"bagaimana kamu bisa tahu?"
"kenapa aku bisa tahu?aku adalah anakmu yah, aku juga tau apa yang selama ini ayah lakukan, aku tau yahh, aku tau"
"kenapa kita menjatuhkan korban lagi yah? kenapa?" ucap taehyung dengan nada keras disertai dengan air mata
"semua itu karna.."
"karna apa yahh? karna apa?"
"itu semua karna dirimu iya itu semua karna dirimu" ucap sang ayah
taehyung yang kaget karna perkataan sang ayah, dadanya kesakitan
"a...a...a" menahan sakitnya
"taehyung?" ucap sang ayah
dengan sigap taehyung pun pergi tanpa pamit keluar kamar sang ayah dengan rasa sakit disebelah dada kanannya.
kai yang melihat taehyung kesakitan langsung membawanya ke dalam kamarnya.
"tuan? tuan kenapa?"
"kai, kamu mau ikut denganku?" ucap taehyung
tanpa bertanya kemana? kaipun langsung mengangguk pertanda bahwa dirinya siap ikut dengan taehyung
__ADS_1