
perlu kalian ketahui....
taehyung memiliki markas (tempat tinggal) untuk teman-temannya dan memiliki bisnis yang menurutnya, KAI tidak perlu tahu.
ia memiliki bisnis senjata ilegal serta pemasok obat-obatan terlarang bukan hanya itu, taehyung juga memiliki bisnis yang bekerjasama dengan pemerintah dan kepolisian.
cerdas bukan? tapi hanya satu kelemahannya yaitu memiliki hati yang lembut, taehyung selalu saja terluka, karna ia tidak ingin kehilangan nyawa teman-temannya yang sudah membantu dirinya hingga saat ini.
ia juga rela melakukan apapun jika itu menyangkut nyawa teman-temannya.
bahkan sampai saat ini, taehyung belum pernah membunuh satu orangpun ditangannya, ia juga meminta kepada teman-temannya untuk tidak membunuh, tapi siapa yang tahu?
taehyung yang berhati lembut pun bisa menjadi kejam bukan? ia selalu mencoba untuk menahan dirinya terhadap orang-orang yang mencoba untuk menggagalkan rencananya, oleh sebab itu Jungkook yang selalu mencoba untuk mengingatkannya agar taehyung tidak membunuh orang,
(taehyung hanya ingin membunuh orang yang membunuh ibunya)
setelah beberapa jam
Terlihat seorang guru laki-laki memasuki kelas dan mengawali pembelajaran kali ini, selain menenteng tas hitam, tangan kirinya juga membawa buku tebal yang sepertinya akan menjadi bahan mengajar hari ini.
"anak-anak, hari ini kita akan belajar mengenai era revolusi industri" ucap guru itu sambil membuka buku daftar hadir
"tapi sebelum itu, bapa akan mengabsen terlebih dahulu" ucapnya lagi
....
....
setelah menyebutkan daftar hadir, hanya ada satu murid yang belum terpanggil namanya, ya murid baru itu, taehyung
"pa ada murid baru yang belum terpanggil namanya" ucap Lucas
"siapa?" tanya guru itu
"dia, pak" menunjuk taehyung yang sedang memperhatikan guru itu
"oh ya, siapa nama aslimu?"
"Kim Taehyung" ucapnya datar
semua orang terkejut mendengar taehyung dari marga terkenal Kim
"wow"
"gila"
"ini beneran dia dari keluarga Kim?"
"pantesan dia sangat tampan"
"OMG" ucap semua murid
"semuanya harap diam" ucap guru itu
"baiklah, taehyung perkenalkan, nama bapa adalah sin Tae" ucap guru itu
....
....
"baiklah anak-anak, kita akan mengganti bab terbaru, yaitu revolusi industri"
"ada yang bisa menjelaskan apa itu revolusi industri dan tahun berapa terjadinya periode revolusi industri?" tanya guru itu
suasana kelas hening seketika. saling toleh pandang antara satu sama lain. menandakan jika mereka tidak ada yang tahu.
"saya, pak!" ucap taehyung dengan nada suara datar, semua pasang mata tertuju kearah sumber suara itu.
guru itu memberikan isyarat kepada taehyung untuk mempersilahkan menjawabnya.
"revolusi industri merupakan sebuah perkembangan Teknologi yang terjadi antara periode tahun 1750-1850 dimana terjadinya perubahan besar-besaran dibidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transfortasi dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial,ekonomi, dan budaya di seluruh dunia.
Revolusi ini menyebabkan terjadinya perkembangan besar-besaran yang terjadi pada semua aspek kehidupan manusia. Singkatnya, revolusi industri adalah masa dimana pekerjaan manusia di berbagai bidang mulai digantikan oleh mesin.
Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang, dan menyebar ke seluruh dunia.
Revolusi Industri menandai terjadinya titik balik besar dalam sejarah dunia, hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh Revolusi Industri, khususnya dalam hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata yang berkelanjutan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Selama dua abad setelah Revolusi Industri, rata-rata pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat lebih dari enam kali lipat. Seperti yang dinyatakan oleh pemenang Hadiah Nobel, Robert Emerson Lucas, bahwa: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, standar hidup rakyat biasa mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan. Perilaku ekonomi yang seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya.
Inggris memberikan landasan hukum dan...."
__ADS_1
sebelum taehyung selesai menjelaskannya, tiba-tiba guru itu menghentikannya
"cukup, taehyung!" ucap guru itu dengan nada yang kagum
"wow .." guru dan juga teman-temannya tercengang setelah mendengar jawaban dari taehyung.
"wow, taehyung, kamu hebat sekali!" ucap guru itu
"ternyata dia pintar juga" batin kia
"dia masih cerdas seperti yang dulu" ucap Lucas
...
...
...
setelah pelajaran selesai, taehyung pergi untuk membeli air minum
"tuan" suara itu terdengar tak asing ditelinga nya
taehyung menghentikan langkahnya dan membalikan badannya untuk mengetahui siapa yang memanggilnya.
KAI yang berlari setengah mati menghampiri taehyung
"gawat tuan" ucapnya
"sutttt, sudah ku bilang ini disekolahan jangan panggil aku tuan" ucap taehyung lalu menarik KAI kedalam ruangan kosong.
"maaf tuan, tapi ini benar-benar gawat" ucap kai
"ada apa memangnya?" taehyung
"tadi aku melihat, bodyguard big bos disekolahan ini, tuan" ucapnya
"hah? disekolahan ini?" taehyung
"iya tuan"
"tenang saja kai, mereka tidak akan berani mengacau disini" ucap taehyung
"sudah kamu tenang aja" ucap taehyung
tiba-tiba dari jendela terlihat Lucas yang melambaikan tangannya pertanda bahwa Lucas menyuruh taehyung menghampirinya.
mereka berduapun keluar dari kelas kosong itu dan menemui Lucas.
"kalian sedang apa didalam kelas kosong itu, hmm?" tanya Lucas
"eum, kita lagi berdiskusi soal pekerjaannya kai tadi" ucap taehyung
"kenapa dengan pekerjaannya?" tanya Lucas
"tidak apa-apa kok, aku betah kerja disana, dan aku akan terus bekerja disana" ucap kai gugup
"ouh ya? syukurlah kalau gitu"
"yaudah ayo kita ke kafe kantin, gue lapar nih" ucap Lucas
"ayo" ucap taehyung
....
*dikafe kantin
"KAI, aku es jeruk 1 ya" ucap Lucas
"aku coklat panas 1" taehyung
"baik" kai
KAI yang kembali bekerja di kafe kantin, Lucas dan taehyung sedang asik menikmati minumannya.
KIA datang ke kafe itu bersama dengan Jennie.
"ehk lihat, katanya dia anak keluarga Kim" ucap Jennie kepada kia
"ya sudah tahu, mereka selalu membicarakan dia, astaga" KIA sambil mengambil uang disakunya
__ADS_1
"ehk tunggu-tunggu, kamu satu kelas kan sama dia?" tanya Jennie
"iya, bukan hanya satu kelas, tapi satu meja sama cowo brengsek kayak dia" ucapan KIA terdengar keras sampai-sampai taehyung mendengar perkataan KIA.
KIA yang baru saja sadar bahwa suaranya terlalu keras, kia langsung menutup mulutnya.
semua mata tertuju pada KIA.
"hmm tidak-tidak, tidak kok" ucapnya kepada semua orang disana dengan malu
bukan nya taehyung marah, dia malah tersenyum.
lucas yang melihat taehyung tersenyum
"aahhkk, aku tau" ucap Lucas dengan nada mengejek
seketika senyuman itu menghilang
"tahu apa?" datar taehyung
"kamu menyukai KIA, hm?" tanyanya mengejek sambil menyentuh dagu manis taehyung
"iss... nggak...apaan si" ucap taehyung yang tidak mau disentuh
(lucas tertawa)
taehyung memperhatikan KIA yang sedang asik mengobrol dengan Jennie.
senyuman manis dibibir KIA membuat taehyung enggan mengedipkan matanya, seakan taehyung tidak ingin melewatkan senyuman manisnya.
matanya yang begitu indah membuat jantung taehyung berdegub kencang.
....
...
bel pelajaran kedua dimulai
gurupun datang dan memberikan tugas kepada murid-muridnya
"tolong kerjakan tugas dari bapak, yang sudah bapak kasih bersama dengan teman semeja kalian ya, bapak tunggu 3 hari kedepan, mengerti anak-anak?" ucap guru itu
"maaf pa, tapi bisakah aku mengerjakannya sendiri saja?" ucap KIA
"tidak bisa, kalian harus belajar bekerjasama, dan setelah nanti selesai tugas dari bapak, kalian harus mempresentasikan hasil kerja kalian didepan kelas" ucapnya tegas
"baik pak" ucap semua murid
"pelajaran selesai, kalian boleh pulang" ucap guru
"terimakasih pak" ucap semua murid
"sama-sama" ucap guru itu lalu pergi meninggalkan kelas
"kenapa? gamau kerjasama bareng aku? hmm?" tanya taehyung
"ga" ucapnya
"mau ga mau, kita harus mengerjakan tugas ini bukan?" ucap taehyung
"terserah" ucap KIA yang sedang membereskan bukunya yang dimasukan kedalam tas
tiba-tiba taehyung menyodorkan handphone nya dan berkata
"nomormu" ucap taehyung
"untuk apa?" tanyanya
"kamu kira, aku ini cenayang bisa mengetahui nomor telepon dan alamat mu?" jawab taehyung
"ya untuk nanti kita Ngerjain tugas lah, untuk apalagi" sambung taehyung
KIA mengetik nomornya di handphone taehyung.
"baiklah, aku akan menghubungimu" ucap taehyung, lalu pergi meninggalkan kia.
"kenapa jantungku berdetak kencang seperti ini?" batin KIA
"menghubungi ku?" sambungnya
__ADS_1