
taehyung bergegas meninggalkan KIA, ia pergi menemui KAI
"KAI, apa kamu tau, bahwa Lisa juga berada disekolahan ini?" tanya taehyung
"Lisa disini?" KAI bingung
"kamu tidak melihatnya?" tanya taehyung
"tidak tuan, bahkan aku juga baru tahu dari tuan" jawab kai
tiba-tiba saja Lucas datang dan menghampiri mereka
"kamu sudah selesai?" tanya Lucas
"sudah" jawab taehyung
"kalian lagi ngomongin apa si? serius banget" ucap Lucas
"aku tadi melihat Lisa" ucap taehyung
"Lisa? adik kamu?" tanya Lucas
"ya"
"lah, emangnya kamu baru tahu kalo adik kamu juga pindah sekolah?" ucap Lucas
"jadi benar, itu Lisa?" batin taehyung
"ya, aku tidak tahu" jawab taehyung
"kok bisa?" ucap Lucas
"kita sekarang jarang komunikasi, makanya aku tidak tau" jawab taehyung
"ohh gituu..."
"btw, kamu tau dia berada dikelas mana?" tanya taehyung
"dikelas bawah, paling pojok, dekat gudang" Lucas
sudah menjadi kebiasaan taehyung pergi tanpa pamit
"mau kemana kamu?" tanya Lucas
tak ada jawaban dari taehyung
KAI pun menyusul taehyung
"baiklah aku ditinggal sendiri lagi" ucap Lucas
taehyung berlari ketempat dia melihat Lisa
"bagaimana dia tidak mendatangiku" batin taehyung
ngos-ngosan taehyung berlari dan mencari Lisa, namun ia tidak menemukan nya.
"sudahlah tuan, besok kita samperin nyonya lisa kedalam kelasnya" ucap KAI
"bukankah harusnya tuan lega, kita sekarang bisa saling bertemu?" sambung KAI
"aku sangat lega KAI, tapi, aku penasaran kenapa Lisa menghindari ku" taehyung
"menghindar?" tanya KAI
"apa mungkin, nyonya lisa dibuntuti oleh bodyguard big bos?" sambung KAI
"bisa jadi, tapi aku tetap khawatir KAI" taehyung
"lebih baik kita pulang terlebih dahulu tuan, sepertinya tuan sangat kelelahan" ucap KAI
"tidak KAI, aku yakin, Lisa masih berada disekolah ini" ucap taehyung
__ADS_1
"tuan, nanti malam akan ada pesta, siapa tau nyonya lisa juga ikut" ucap KAI
"benar juga, tapi lebih baik kamu pulang duluan aja KAI, aku masih ada urusan disini" taehyung
"tapi tuan..."
"KAI, Jungkook tadi sempat telpon aku, katanya dia membutuhkan ku untuk menemui semua rekan kerjaku, jadi aku minta tolong kepadamu agar bisa menjadi aku (bos) disana" ucap taehyung
"aku tidak bisa tuan" ucap KAI
"KAI, ini perintah, semua rekan kerjaku sudah tau kalau pemimpin nya itu bukan Jungkook tapi V yaitu aku, semua orang tidak tahu wajah V itu siapa dan bagaimana. makanya aku mohon sama kamu, untuk saat ini saja, kamu harus pura-pura menjadi pemimpinnya." taehyung
"tapi tuan, bagaimana kalau bodyguard big bos menemukan tuan?" kai
"tenang saja kai, dari tadi aku belum melihat para bodyguard ayah ada dilingkungan ini" taehyung
"tapi tuan?" KAI tetap khawatir kepada tuannya
"KAI!"
"bagaimana dengan Jungkook dan yang lainnya?" KAI
"akan aku kabarkan kepada Jungkook dan yang lainnya" ucap taehyung
"baiklah tuan" kai
"terimakasih KAI" taehyung
"tidak perlu berterima kasih tuan" KAI
KAIpun pergi dan taehyung pun melanjutkan pencariannya
cukup lama kai pun sampai ke markas
"Jungkook" ucap KAI
Jungkook sedang memegang gelas ditangannya
"baguslah dia mendengarkan ku" batin Jungkook
sebenarnya saat Jungkook menelpon taehyung ia menyuruh kai untuk menemui semua rekan kerja narkoba nya untuk berpura-pura menjadi pemimpinnya karna ia khawatir kalau Taehyung kenapa-napa.
"apa tuan sudah memberi tahu mu?" ucap KAI
"memberi tahu apa KAI? aku yang menyuruh mu kesini untuk melindungi V" ucap Jungkook
"melindungi tuan? memangnya tuan dalam bahaya?" ucap KAI
"iya KAI, kita semua disini berniat untuk terus menyembunyikan identitas V supaya dia tidak terlibat dalam hal ini, karna mungkin suatu saat nanti jika hari ini dia membongkar semua nya, V akan dalam bahaya" ucap Jungkook menjelaskan
"tunggu, aku disini untuk berpura-pura menjadi tuan, dan menemui rekan kerja tuan, apa itu juga termasuk dalam melindungi?" tanya KAI masih kebingungan
"KAI, ini bisnis yang sangat berbahaya, jika kita tidak mendatangkan V, semuanya akan memberontak, tapi aku tidak mau terbongkar kalau pemimpin kita itu adalah taehyung" jawab Jungkook
"memangnya kalian berbisnis apa?" tanya KAI
"pengedar narkoba dan alat persenjataan" jawab Jungkook
"apa?" KAI terkejut
"kenapa tuan berbisnis seperti itu?" KAI
"sebenarnya itu ide ku, KAI" Jungkook
"apa? kamu?..."
"kamu tahu? tuan saja selalu dalam bahaya karna ayahnya seorang mafia mereka selalu ingin membunuhnya dan sekarang? ini akan lebih bahaya kalau tuan seorang pemimpin mafia" KAI marah
"mereka selalu ingin membunuhnya? apa maksud kamu KAI?" tanya Jungkook
"ya, semua musuh ayahnya selalu mengintai tuan dan selalu ingin membunuh tuan tanpa sebab" ucap KAI
__ADS_1
"apa?"
"maka dari itu, aku menyuruh V untuk kamu kesini agar V tidak ketahuan" ucap Jungkook
" kamu mau kan KAI?" tanya Jungkook
"karna ini untuk melindungi Tuan, aku bersedia" ucap kai
"baguslah, cepat kamu pakai pakaian yang sudah aku siapkan dikamarmu" ucap Jungkook
"baiklah" kai
KAIpun pergi
"sudah kuduga, V menyembunyikan itu dariku agar kita disini tidak mengkhawatirkan nya" batin jungkook
sementara taehyung sudah keliling sekolahan untuk mencari Lisa.
KIA dan Jennie melihat taehyung sedang duduk.
"Kia, kau sedang melihat apa?" tanya Jennie
"taehyung? lagi ngapain dia?" Kia
"taehyung?" Jennie melihat taehyung
"KIA, sepertinya taehyung kecapean tuh" ucap Jennie
"bagaimana kalau kita samperin aja?" sambung Jennie
tanpa berkata apapun KIA pergi menemui taehyung
"nihh, minum" ucap KIA sambil memberikan air minum miliknya
taehyung melihat nya dan mengambilnya
"makasih" ucap taehyung dan langsung meminumnya. (taehyung merasa senang dan tenang saat KIA memberikan minum kepadanya)
"kamu kenapa keringetan seperti ini?udah olahraga?" ucap KIA
"ya tentu saja" ucap taehyung
"oh ya? dengan pakaian seperti ini?" tanya KIA
taehyung menghela nafas panjang dan berkata
"bebas kan?"
"oh iya, kamu ngapain masih disini?" tanya taehyung
"duhhh ngapain aku kepo banget si anjirr" batin KIA
"bukan urusanmu" jawab KIA
Jennie pun datang menemui mereka
"taehyung, abis ngapain kamu?" tanya Jennie
"olahraga" jawab taehyung
"yasudah, nihhh.... makasih yah" ucap taehyung sambil memberikan air yang KIA berikan dan pergi begitu saja
"kebiasaan banget si tuh orang" ucap KIA
"kebiasaan? kamu sudah sering bertemu?" Jennie
tanpa berkata juga KIA pun meninggalkan Jennie
"yaaaaaa, kiaaaaa tunggu" teriak Jennie menyusul kia
__ADS_1