
setelah sesampainya dimana KIA memberikan lokasinya taehyung pun mengecek handphone nya kembali dan menelponnya
"halo kamu dimana?" tanya taehyung
"aku dilantai dua" jawab KIA sambil sibuk memilih barang
"baiklah tunggu aku" Taehyung
.....
taehyung menaiki eskalator menuju lantai dua
"aku sudah sampai dilantai dua, sekarang dimana kamu?" taehyung
"aku sudah melihatmu, jadi tunggu aku disana" ucap KIA dan mematikan teleponnya
KIA berlari kecil menuju taehyung dan taehyung pun melihat KIA lalu melambaikan tangannya
"kau sedang membutuhkan sesuatu disini?" tanya taehyung
"Hem..." KIA mengangguk
"butuh apa?" tanya taehyung
"aku disini ingin membeli baju dan peralatan rumah serta membeli keperluan dapur" jawab KIA
"kau ingin membeli segitu banyaknya, sendirian?"
"...kenapa ga minta bantuan ku aja, telpon aku" ucap taehyung
"hei, kamu bukan bodyguard ku" ucap KIA sambil tertawa kecil
"aku serius!" langkah taehyung terhenti begitu pun dengan Kia
"woaahhh,,, jinjja?" KIA
"hmmm" taehyung dibuat salting olehnya
"sebenarnya aku disini berdua" ucap KIA
"berdua? Dengan siapa?"
"dengan pria"
"pria? pacarmu?"
"kakakku"
mendengar jawaban KIA, taehyung bernafas dengan lega.
"bikin kaget aja" gumam taehyung
"sekarang dimana kakakmu?" tanya taehyung
"dia sedang ketoilet" jawab KIA
tak lama Baekhyun pun menemui KIA
"oppa"
"....kenalin ini temen KIA, namanya taehyung" ucap KIA
"dan taehyung, ini kakak ku, namanya Baekhyun"
merekapun bersalaman dan saling sapa
banyak orang yang memperhatikan taehyung, Baekhyun pun merasa heran
"oppa, kalau begitu kia nyari perlengkapan dapur dan oppa cari bahan untuk makanan" ucap KIA
"baiklah"
taehyung dan kia pun pergi
Baekhyun yang terheran-heran karna semua orang melihat bahkan memotretnya.
memberanikan diri untuk bertanya kepada orang yang sedang memotret taehyung tersebut
"apa kau mengenal dia?" tanya Baekhyun
"woaahhh kau tidak mengenalnya?" jawab nya
"dia teman adikku"
"dia itu anak pertama dari keluarga Kim" ucapnya
"woaahh? jinjja?" Baekhyun terkejut tak percaya
"Kim Lee? tuan muda Kim taehyung?" Baekhyun memastikan
"iya"
"woaahhh, Daebak..."
"pantesan namanya seperti tidak asing" batin Baekhyun
.....
"lihatlah semua orang memperhatikan kita" ucap KIA merasa tak nyaman
"mianhae (maaf)" ucap taehyung
"ehh?"
"pakai ini" tiba-tiba Baekhyun menyodorkan topi miliknya
"oppa?" KIA heran kenapa kakak nya malah putar balik
setelah taehyung menerimanya, Baekhyun pun kembali lagi
"kakak mu tau isi hati orang lain, makanya dia memberiku topinya" ucap taehyung dan memakainya
merekapun akhirnya sampai ditempat tujuannya yaitu membeli perlengkapan rumah
taehyung membawa keranjang belanja yang paling besar disana
"belanja lah sepuasnya" ucap taehyung
KIA berjalan, memilih-milih dan melihat-lihat disana
"kyakkkk, aku tidak sekaya dirimu" ucap KIA sedikit ngegas
"aku yang bayar" ucap taehyung
"...kamu cukup memilih apa yang kamu mau"
sambung taehyung
"aku memperbolehkan mu menemaniku disini bukan untuk minta dibayarin ya!" KIA
"aku kaya dan uangku banyak, untuk apa uangku ini jika tidak untuk membahagiakan orang yang aku sayang?" taehyung
hati KIA seakan meledak
arghhhh si taehyung sialan ini selalu membuat jantung orang berhenti berdetak
"simpan uangmu baik-baik, berhematlah, kau akan membutuhkannya nanti" ucap KIA seraya menahan kebahagiaan nya itu
"tenang saja, uangku ga bakalan habis kok"
"cikk, sombong! uang dari ayahmu?" ucap Kia
"kamu meremehkan ku? aku memiliki penghasilan ku sendiri" ucap taehyung menyela
"oh ya?" tanya KIA
taehyung yang dibuat kesal oleh KIA pun langsung menghadap kepada KIA yang sedang sibuk memilih-milih perlengkapan disana
melihat itu, KIA pun menatap heran taehyung dan berkata
"ada apa?"
__ADS_1
taehyung tak bisa menahannya lagi, ia pun mengecup bibir manis KIA.
cup
"kau tidak sopan!" ucap taehyung
KIA tak bisa berkata-kata lagi dengan perlakuan taehyung kepadanya.
"beli saja keduanya, apa susahnya?" ucap taehyung lalu mengambil barang yang berada ditangan KIA dan memasukkan nya kedalam keranjang.
"kau ini ya!"
"disini banyak orang" ucap gugup KIA
"akan ku lanjutkan setelah ini selesai" Smirik taehyung
KIA pun mencubit perut taehyung untuk menggertak nya agar tidak berperilaku seperti itu.
"Aww..."
"sakit tau!" taehyung
"rasain tuh!" ucap Kia sambil tertawa kecil
taehyung pun tersenyum
"hei tunggu!" taehyung
"ayo cepat" ucap KIA
setiap apa yang dipegang KIA, tanpa KIA sadari taehyung memasukkannya kedalam keranjang belanja.
"ehh?"
"taehyung? kenapa belanjaannya jadi banyak?" tanya KIA heran
"kamu memasukkannya?" sambung Kia setelah menyadari itu
"hmm" taehyung mengangguk
"yaampun, taehyung cepat kembalikan lagi..." KIA
"ini sudah terlanjur dibeli, KIA" ucap taehyung
"aku tidak mau tau" ucap KIA
"barang sebanyak ini, siapa yang mau bawa taehyung?"
"udah gitu, berapa uang yang sudah kamu habiskan?" sambung kia
"apa itu yang membuat kamu cemas? HM?" taehyung membuka handphone nya dan menelpon jungkook untuk mengirimkan teman-temannya
"kamu menelpon siapa?" tanya KIA
"aku menelepon seseorang agar barang-barang ini bisa terbawa"
"...dan, kamu jangan khawatir tentang seberapa aku menghabiskan uang ku hari ini untukmu, kamu hanya perlu membayarnya dengan waktumu untukku" taehyung
"jantung ku kali ini benar-benar ga aman" batin KIA
"aku benar-benar tidak enak" KIA
"wae? (kenapa?)"
"apakah aku terlihat matre?" ucap Kia
"kyaakk, tidak akan ku biarkan orang lain berkata seperti itu"
"maka dari itu, cukup hanya untuk hari ini saja, oke?" KIA
setelah berpikir panjang taehyung pun berkata
"huh, baiklah"
"anak baik" ucap KIA seraya mengelus rambut taehyung
kebahagiaan tiada Tara bagi taehyung kali ini.
kini beberapa temannya pun datang dan membawa belanjaan KIA...
"sekarang apa yang mau kamu beli lagi?" tanya taehyung
"aku mau beli baju dulu, ingat! aku tidak butuh uangmu itu! aku juga memiliki uang!" ucap Kia dan masuk kedalam toko
"baiklah"
"sepertinya kau sering datang ke toko ini, sampai-sampai karyawan disini mengenalimu?" tanya taehyung
"hmm, aku sering belanja disini, karna murah dan tentunya bagus-bagus" jawab KIA
"kalau begitu Carikan aku baju juga?" taehyung
"eum baiklah"
.....
mereka mencoba baju-baju yang ingin mereka beli...
setelah beberapa kali berganti, akhirnya KIA menyukai model baju untuk taehyung
"waaaww, jas merah ini sangat cocok untukmu" ucap KIA
"yakkkk, yang benar saja? aku tidak menyukai warna yang terlalu mencolok!" ucap taehyung
"aku menyukainya, dan aku pikir semua baju, kaos dan jas disini kamu sudah mempunyainya, maka dari itu, aku memilih jas ini, karna kamu belum mempunyai nya kan?" KIA
"jika kamu tidak mau, tidak apa-apa, tidak usah dibeli" sambung kia
"bungkuskan yang ini" ucap taehyung
"kali ini aku yang bayar" ucap KIA
"tidak usah! biar aku sendiri saja, kamu teraktir ku lain kali saja" taehyung
"hmm baiklah"
.....
setelah membeli pakaian, taehyung dan KIA pun menemui Baekhyun yang sedang istirahat di tempat makan
"oppa? kau sepertinya kecapean" ujar KIA
"tidak"
"ngomong-ngomong dimana belanjaanmu?" tanya Baekhyun
"tuh dibawa orang suruhan taehyung" jawab KIA
sontak Baekhyun kaget melihat barang-barang beliannya begitu banyak
"kau menghabiskan uang berapa hah?"
"sudah aku katakan jangan habiskan uangnya!"
"oppa jangan marah-marah dulu kenapa si"
"itu semua taehyung yang beli" ucap KIA
"hah?" karna kaget baekhyun pun tersedak
uhuk...
uhuk...
"kau serius?"
"hmm" KIA
"woaahhh Daebak"
taehyung pun menemui mereka berdua dan membawakan dua minuman
__ADS_1
"ini"
"kau membeli jus alpukat lagi?" tanya KIA
"hmm"
"sepertinya kamu begitu menyukainya" ucap KIA
"aku sangat menyukainya" taehyung sambil menatap KIA dengan tulus
ekhem...
ekhem....
batuk kecil Baekhyun membuat tatapan taehyung teralihkan
"ga terasa sudah hampir jam 11" ucap Baekhyun
"oh iya nih, sudah malam, bagaimana kalau kita pulang saja? besok kan sekolah" ucap KIA
"kamu mau masuk kan taehyung?" tanya KIA
"tentu saja" taehyung
"oh iya, tolong bawa ini ya, oppa mau kekantor dulu" ucap Baekhyun lalu pergi
"haisss, jam segini pergi ke kantor?" gumam kia
"kakakmu kerja apa?" tanya taehyung
"dia baru magang dikepolisian" jawab KIA
"paman dan bibimu ada dirumah?" tanya taehyung
"tentu saja ada, kenapa memangnya?" KIA tanya balik
"ah, tidak" taehyung gugup
tak disangka taehyung melihat bodyguard Kim Lee sedang memata-matai taehyung
tetapi taehyung tidak merasa terganggu untuk saat ini, karna memang mereka tidak membuat masalah.
merekapun keluar dari mall dan pergi mengantarkan Kiara
sesampainya di rumah Kiara ayuna
teman-teman nya pun membawakan barang-barang tersebut kedalam rumah KIA.
.....
"aku akan mengabarimu setelah sampai dihotel" ucap taehyung
"hmm, hati-hati" KIA
"hanya itu?" taehyung
"ya?" KIA
taehyung memberikan kode, tangan nya nenujuk ke pipinya sendiri.
"sudah sana, sudah malam" kia mengalihkan
"hmm baiklah" Taehyung
"dahhh"
"dahh"
mereka saling melambaikan tangan
"sekarang kalian ikuti aku" bisik taehyung lalu menjalankan mobilnya dan bergegas pergi
sesampainya dihotel yang sempat aku dan KAI tempati, merekapun heran dan bertanya
"kenapa kita ke hotel?"
"bodyguard ayahku sedang memantau keadaanku, maka dari itu aku tidak akan biarkan mereka tau markas kita" jawab taehyung
merekapun mengerti, lalu memesan kamar dan istirahat.
di lift tiba-tiba saja dada taehyung sedikit sakit
"argh" taehyung mengerang kesakitan
teman-temannya pun cemas dan berkata
"apa kau baik-baik saja?"
"yes, i'm fine" ucap taehyung berat
taehyung memegang tempat pegangan di lift itu dengan sangat kuat, menahan sakitnya.
....
jalan taehyung pun sempoyongan hingga harus dibantu oleh teman-temannya, bodyguard Kim Lee pun masih mengikutinya, setiap pergerakan taehyung ia selalu melaporkannya.
"aaaa..." taehyung mengerang kesakitan
bruk...
tak lama, taehyung pun tak sadarkan diri
"cepat bawa dia" ucap salah satu temannya
mereka membawa taehyung menuju kamarnya.
salah satu teman taehyung pun langsung menghubungi Jungkook
"jungkook, V kembali pingsan, bagaimana ini?"
"apa? V pingsan lagi?"
"sekarang kalian ada dimana?"
"tenang dulu, kami pergi ke hotel yang pernah V tempati, karna V sekarang sedang diawasi oleh bodyguard ayahnya"
"kalau begitu aku akan menyuruh kai saja kesana" ucap Jungkook
"baiklah"
telpon dimatikan
"sebenarnya apa yang terjadi dengan kondisi V?" batin Jungkook kemudian pergi menemui KAI
"KAI, kamu harus segera pergi ke hotel yang pernah kamu dan V tempati"
"kenapa?" tanya KAI
"V sekarang berada disana tidak sadarkan diri" jawab Jungkook
"apa?kenapa bisa tuan ada disana?" tanya KAI
"V sedang diawasi oleh bodyguard ayahnya, makanya mereka pulang ke hotel, supaya tidak mengetahui markas ini" jawab jungkook
KAIpun bergegas pergi
.....
sesampainya disana
taehyung sedang dikerumuni oleh teman-temannya. semua teman-teman nya sangat menyayangi taehyung.
"kenapa bisa tuan seperti ini, coba ceritakan detail nya" ucap KAI
salah satu temannya pun menceritakannya.
sementara bodyguard Kim Lee pergi dengan memberikan informasi kepada big boss nya bahwa taehyung sedang mendekati wanita dan juga ia pingsan saat berada di hotel, lalu Kim Lee menugaskan nya kembali untuk mencari informasi tentang siapa wanita itu dan kenapa taehyung bisa tak sadarkan diri begitu saja....
....
sedangkan KIA, menunggu pesan dari taehyung hingga ia ketiduran
__ADS_1