
malam itu taehyung bermalam dihotel bersama bodyguard nya
keesokan paginya Jungkook pergi ke hotel untuk memeriksa taehyung.
saat itu KAI dan jungkook sangat panik karna taehyung masih belum sadarkan diri juga bahkan tidak ada gerakan tubuh taehyung.
"tuan?" KAI terus mencoba membangunkan taehyung
"cepat panggil ambulan!" ucap Jungkook
"kita langsung bawa tuan saja kerumah sakit! cepat" KAI
merekapun membawa taehyung ke rumah sakit. bodyguard Kim Lee mengikutinya tanpa melihat wajah Jungkook dan kawan-kawan karna mereka memakai masker dan topi kecuali taehyung dan KAI.
"tuan, bertahan lah!"
setelah diperiksa seluruh tubuhnya, tidak ada kerusakan sama sekali, namun saat dicek darahnya dokter itu memberitahukan kepada KAI bahwa....
"apa yang sebenarnya terjadi dok?"
"tuan taehyung mengkonsumsi obat semacam obat terlarang, namun anehnya obat yang dikonsumsi tuan taehyung bukanlah obat yang saya tau didunia kedokteran" jawab dokter
"maksud dokter obat terlarang itu narkoba?"
"bukan, ini semacam obat pelemah otot, yang apabila dikonsumsi akan membahayakan tubuhnya, bahkan bisa membunuhnya dengan perlahan" ucap dokter menjelaskan
"tidak mungkin V mengkonsumsi obat seperti itu" batin Jungkook
"ada seseorang yang mencoba untuk membunuh tuan" KAI marah
"KAI kamu harus tenang dulu!" Jungkook
"saya juga tidak percaya bahwa tuan muda taehyung mengkonsumsi obat tersebut, jika ia menginginkan mati, dia akan bunuh diri dengan menggunakan pistolnya dikepala, itu tugas kalian untuk mencaritahu"
"....obat itu sangat berbahaya jika terus-menerus diminum, obat itu semacam racun"
"dok, apa saja efek sampingnya saat meminum obat tersebut?" jungkook
"tentunya sulit bernafas, lemas, pusing hingga akan terus-menerus hilang kesadaran" jawab dokter
"dok apakah bisa disembuhkan?" tanya KAI
"bisa, jika obat tersebut tidak diminum lagi" jawab dokter tersebut
"tolong rawat tuan sampai ia kembali pulih" ucap KAI
"itu menjadi kewajiban saya" jawab dokter kemudian pergi meninggalkan mereka
"....."
"kai apa kita harus mempercayai dokter itu?" tanya jungkook
"dokter itu kenalan big bos, dia dapat dipercaya" jawab kai
"kita harus cari tahu siapa yang sudah berani-beraninya menaruh racun itu kepada tuan" ujar KAI
"tentu saja, aku akan mencari tahu"
....
KIA sedang mempersiapkan perlengkapan sekolah nya hari ini.
kia pun mengecek handphone nya berharap pesan taehyung yang masuk, namun tak ada kabar dari taehyung.
"apa dia baik-baik saja?" batin KIA
"haiss, dia ini, mungkin lupa apa yang dia ucapkan semalam 'aku akan mengabarimu setelah sampai dihotel' ? ckkk..." batin KIA
KIA kesal karna taehyung tidak mengabarinya, ia tidak tahu apa yang terjadi kepada taehyung.
__ADS_1
setelah itu KIA pun sarapan dan berangkat sekolah.
....
taehyung pun sadarkan diri.
"tuan? tuan?" kai
"V?" Jungkook
taehyung mencoba untuk melihat samar-samar wajah KAI dan jungkook.
"apa yang terjadi?" nada berat itu mengisi ruangan tersebut
"tuan kembali pingsan semalam dihotel" ucap KAI
"apa ini sudah pagi?" tanyaku
"iya tuan, sebaiknya tuan istirahat dulu" ucap KAI
"arghhhhh badanku terasa lemas sekali, mungkin karna kecapean nih" gumam taehyung
"aku sudah menghubungi kepala sekolah dan wali kelasnya, kamu akan istirahat terlebih dahulu" sambung Jungkook
karna taehyung saja merasa tidak memungkinkan untuk berangkat sekolah, akhirnya ia menuruti ucapan KAI dan jungkook.
tapi dia masih memikirkan KIA, ia takut KIA mencemaskan nya.
"kai dimana ponselku?" ucap taehyung
"ponsel tuan berada di hotel" jawab kai
"ingin aku ambilkan?" tanya Jungkook
"tolong ambilkan" taehyung
"baik" jawab Jungkook lalu pergi untuk mengambil handphone milik taehyung
"tidak KAI" taehyung
"tuan, semalam tuan pergi kemana?"
"semalam ada urusan yang penting KAI"
"tapikan tuan?"
"sudah KAI, sekarang aku baik-baik saja kok" taehyung
...
KIA sampai disekolahan, ia mencari taehyung ke kantin biasanya taehyung bersama Lucas dan KAI, namun taehyung dan KAI tidak ada, hanya tersisa Lucas yang juga kebingungan mencari taehyung dan KAI.
"KIA? kamu nyari siapa?"
".... taehyung?" lucas
"iya, kamu melihat nya?" tanya KIA
"aku juga sedang mencarinya" jawab lucas
"kemana ya dia?" cemas KIA
Lucas dan KIA menunggu taehyung dikantin hingga jam pelajaran pertama akan dimulai
"sepertinya taehyung ga masuk lagi hari ini" Lucas
".....sebaiknya kamu tanya saja ke wali kelasnya taehyung saja" ucap Lucas
"baiklah"
"apa kamu sudah menelpon taehyung, KIA?" tanya Lucas
__ADS_1
"tidak" KIA
"kenapa kamu tidak menelepon nya? bukankah kamu mencemaskan dia?" lucas
"tidak, aku tidak mencemaskan dia, untuk apa aku?" jawab KIA
"oh ya?" gurau Lucas
"ya tentu saja" kia
tak lama jungkookpun memberikan handphone milik taehyung, ia pun langsung menelpon KIA.
....
"siapa tuh yang telpon" tanya Lucas
"taehyung" KIA langsung mengangkat telpon dari taehyung
"KIA" ucap taehyung
"taehyung kamu kemana aja? kamu ga sekolah lagi hari ini?"
"maaf KIA, aku semalam ga ngabarin kamu"
"memangnya semalam kamu kemana?"
"...kamu baik-baik saja kan?"
"hmmm semalam aku jatuh pingsan dihotel"
"terus?" tanya KIA mulai khawatir
"sekarang aku sedang berada dirumah sakit, tapi kondisiku baik-baik saja, kamu ga usah khawatir"
"kenapa sih kamu itu suka banget ke rumah sakit hah? betah kamu disana?"
"hmm jika aku bisa memilih lebih baik aku berada disini selamanya" jawab taehyung
"kyakkkkk taehyung, bagaimana bisa hah? lihat keluarga mu lihat adik mu, bagaimana jika mereka tau kalau sekarang kamu berada dirumah sakit? bukan hanya mengkhawatirkan kamu tapi juga hati mereka akan hancur melihat kamu terus-terusan dirumah sakit" KIA
"cik, aku ini becanda KIA, lagian siapa yang mau masuk rumah sakit?" gurau taehyung
KAI dan jungkook berada disana mendengar percakapan mereka
uhuk....
uhuk...
uhuk....
(suara batuk taehyung)
"taehyung dirumah sakit mana kamu sekarang?" tanya KIA
"nanti aku kirim alamatnya" jawab taehyung
"baiklah, jam pelajaran udah dimulai nih, udah dulu ya"
"iya KIA, hati-hati ya" taehyung
"iya" telpon pun dimatikan
"gimana keadaan taehyung?" tanya Lucas
"dia dirumah sakit, setelah pulang sekolah aku mau kesana" ucap KIA
"boleh aku ikut?" tanya Lucas
"tentu saja boleh" jawab KIA
"heem, sekalian aku juga mau ngajak Jennie" sambung kia
__ADS_1
"oke"