Hurt Because Of Love -kim Taehyung

Hurt Because Of Love -kim Taehyung
episode 20


__ADS_3

taehyung dan KIA saling berhadapan, perlahan tangan taehyung memegang wajah KIA.


pelan-pelan taehyung juga membuka sanggulan rambut kia hingga rambutnya terurai.


namun, hembusan demi hembusan nafas, taehyung menodongkan kepalanya kepada KIA yang menatapnya dengan penuh ketulusan,


wajah taehyung mendekati wajah KIA dan mencoba untuk mencium bibirnya.


cuup...


ciuman kedua pun terjadi dengan orang yang sama....


Jungkook melihat nya dan langsung salah tingkah....


(bagaimana ga salting coba arghh)


"eum,,,,,,kalau begitu aku pulang dulu" ucap taehyung malu lalu bergegas masuk kedalam mobil dan pergi, begitu pun dengan Kia langsung berlari menuju kamar dengan kebahagiaan yang tak terkira...


Baekhyun, paman dan bibinya juga kebingungan melihat tingkah KIA hari ini


didalam kamar KIA


"apakah dia benar-benar menciumku kali ini tanpa terpaksa?" batin KIA sambil memegang dadanya yang hampir copot itu didepan cermin kamarnya


"aaaargghhhh, gila ini benar-benar gilaaaa" KIA


meloncat kekasurnya dan menutupi wajahnya dengan bantal agar teriakan itu tidak terdengar keluar


sementara taehyung didalam perjalanan


"V?apa kau bahagia." tiba-tiba Jungkook bertanya seperti itu


"hmm" taehyung masih membayangkan KIA


"sepertinya kamu sedang jatuh cinta" ucap Jungkook


"hmm" taehyung tidak menyadari ucapan Jungkook, ia hanya membayangkan wajah KIA


Jungkook pun tertawa


itu membuat taehyung tersadar,


"kenapa kamu tertawa?" tanya taehyung


"tidak apa-apa V" jawab Jungkook sambil menahan tawa


"kita langsung pulang V?" tanya Jungkook


"kamu sudah menemukan informasi lain mengenai Andrew?" tanya taehyung


"baru beberapa V, karna itu juga belum pasti" ucap Jungkook


"apa?" taehyung


"jadi Andrew itu bukan pemimpin dari mafia itu V, dia hanya pengelola dan hanya satu pemimpinnya yaitu adik nya, adik kandungnya masih bersekolah" ucap Jungkook


"tapi itu juga belum pasti" sambung Jungkook


"baiklah cari terus informasi nya" taehyung


"tentu saja V" Jungkook


"eum, bagaimana kalau kita mencari pemilik gubuk itu?" ucap taehyung


"bagaimana kita tau musuh mafia ayah kamu yang mana?" tanya jungkook


"eum, markas musuh mafia ayah aku banyak" gumam taehyung


"lebih baik kita makan dulu V" ucap Jungkook


"baiklah kita makan dikafe Fiestar" ucap taehyung


"kenapa dicafe itu lagi V?" tanya Jungkook


"menurutku, itu kafe favorit ku sekarang" jawab taehyung


"baiklah v" ucap Jungkook


setelah sesampainya disana


"spaghetti big, dan cake, minumannya jus alpukat" ucap taehyung


"kamu mau pesen apa?" tanya taehyung

__ADS_1


"samain aja" ucap Jungkook


"oke"


merekapun berbincang-bincang sambil menunggu pesanan jadi.


notif chat masuk di ponsel taehyung, setelah dilihat ternya pesan itu dari KIA


"sudah sampai?" tanya KIA dalam chat


"belum, aku sedang makan" jawab taehyung


"makan lagi? kamu ga kenyang tadi dipesta?" tanya KIA


"tidak, aku malah lapar ingin memakanmu" jawab taehyung menggoda


"jahat" jawab KIA


taehyung tertawa kecil, dan jungkookpun melihatnya.


"kau sedang apa?" tanya Jungkook melihat taehyung tersenyum sendiri menatap handphone


"tidak, bukan apa-apa" jawab taehyung kepada Jungkook


"cepat tidurlah, aku tunggu kau dalam mimpi" taehyung membalas pesan KIA


"hmm baiklah" jawab KIA


setelah beberapa menit pesanan pun datang.


merekapun memakannya setelah makanannya habis merekapun pergi.


sesampainya dimarkas, taehyung langsung membuka jasnya, dan tidur, karna ia kecapean


keesokan paginya, karna sekolahan diliburkan satu hari, taehyung pun berencana untuk mengecek gudang-gudang miliknya, terutama gudang persenjataan dan juga gudang narkoba miliknya serta perusahaan yang bekerjasama dengan pemerintah.


"KAI dan jungkook, kalian ikut denganku"


"Jimin, kau jaga dimarkas" taehyung


"baik V" ucap Jimin


"tuan apakah kita akan baik-baik saja pergi bertiga?" tanya KAI


"V untuk berjaga-jaga mending kita membawa beberapa orang juga senjata" sambung Jungkook


"tidak perlu, kita kesana hanya untuk mengunjungi saja6" jawab taehyung


"baik tuan" KAI


"baiklah" Jungkook


mereka bertiga pun pergi menggunakan mobil sport


setelah sampai di gudang narkoba, merekapun melanjutkan perjalanannya menuju gudang persenjataan.


"tuan? ini gudang persenjataan yang paling besar dinegara kita, jadi gudang ini milik tuan?" KAI terkejut


"iya KAI" ucap taehyung


"pantas saja, big bos sangat mudah membeli persenjataan diperusahaan resmi seperti ini, ternyata ini milik tuan" ucap KAI


"aku yang menyuruhnya, disini juga menjual persenjataan ilegal" ucap taehyung


"apa? lalu gudang ini tidak menjual persenjataan kepada big bos saja?" tanya KAI


"hmmm"


"tapi tidak semua komplotan yang bisa membelinya dengan sembarang an" jawab taehyung


"waw, keren tuan" KAI kagum


"masih ada satu perusahaan lagi, yang jauh lebih keren dari pada ini" sambung Jungkook


"eh? apa?" KAI sangat terkejut


setelah selesai berada di gudang persenjataan, merekapun melanjutkan perjalanannya menuju perusahaan yang bekerjasama dengan pemerintah.


setelah sesampainya disana


"tuan? apa ini yang disebut gudang tuan?" tanya KAI setelah melihat perusahaan yang sangat besar didepan matanya


"iya KAI, ayo masuk!" ucap taehyung

__ADS_1


"waw" KAI masih tidak percaya


....


"silahkan masuk tuan" ucap ramah petugas disana


semua orang menyapa taehyung disana


"tuan, ini benar-benar perusahaan tuan? i_ini kan p_perusahaan pembuatan uang tuan"


"hmm, benar, jadi perusahaan ini baru saja dibuka sekitar dua tahun yang lalu dan langsung ditanda tangani oleh pihak pemerintahan untuk membantu masyarakat dan tentunya untuk pencetakan uang ini, sudah mendapatkan izin dari negara lain" ucap taehyung


"waaaww, tuan!!" Kai sangat terkejut


"tuan sudah sangat sukses dari ayah tuan" sambung KAI


"tidak KAI" ucap taehyung


setelah beberapa jam memeriksa semuanya merekapun bergegas pergi


"V"


"iya?"


"aku mau bilang sesuatu sama kamu" ucap Jungkook


"baiklah, KAI kamu tunggu disini dulu" ucap taehyung lalu pergi


"baik tuan"


"kamu mau bilang apa?" tanya taehyung


"baru saja aku ditelpon, dan mereka mendapatkan informasi mengenai penculik pemilik gubuk itu, v" ucap Jungkook


"lalu? apa informasi nya? cepat katakan!" ucap taehyung


"dugaanku benar, ternyata musuh dari ayahmu orang yang sudah menculik pemilik gubuk itu, adalah Andrew" ucap Jungkook


"kurang hajar" kesal taehyung


"sejak awal aku sudah curiga kepadanya V" ucap Jungkook


"cari tahu semuanya tentang Andrew secepatnya" ucap taehyung


"baik V" Jungkook


setelah itu, merekapun pergi kembali ke gudang narkoba


"tuan, kenapa kita ke gudang narkoba lagi?" tanya KAI masih didalam mobil


"aku ada perlu sebentar KAI" jawab taehyung


"tuan tunggu, bukankah itu salah satu bodyguard big bos?" KAI melihat bodyguard Kim Lee baru saja memasuki gudang


"iya, mau ngapain mereka kesini?" gumam taehyung


"tunggu sampai mereka keluar, aku tidak mau mereka melihat ku disini" ucap taehyung


(telpon Jungkook berdering)


Jungkook mengangkatnya


"Jungkook, ada seseorang yang mencarimu, cepatlah ke gudang narkoba" ucap temannya


"tanyakan siapa yang mencariku?" ucap Jungkook


"dari marga Kim"


"sebentar lagi aku masuk" ucap Jungkook


"baiklah"


(telpon dimatikan)


"ada apa Jungkook?" tanya taehyung


"V, ayahmu menyuruh bodyguardnya untuk menemuiku" jawab Jungkook


"mau ngapain lagi dia?" batin taehyung


"apa perlu aku menemuinya sekarang?" tanya jungkook


"temui saja, aku ingin mengetahui, apa yang mereka inginkan" ucap taehyung

__ADS_1


__ADS_2