
Pagi ini Nicholas melanjutkan pencariann loker,iya belum bisa membuat keputusan tentang tawaran dari Vanya,.iya akan mendatangi beberapa tempat yg iya temukan di info loker yg iya baca semalam.
Namun dari sekian banyak loker yg iya datangi,tak satu pun yg membutuhkan tenaganya,namun Nicholas tak putus asa,iya akan terus mencari sampai dapat.
Iya beristirahat di kedai kopi yg ada di pinggir jalan,sambil menikmati kopi moccha dan cemilan, Tiba-tiba mata Nicholas tertuju pada seorang wanita paruh baya yg hendak menyebrang,namun dari arah yg berlawanan sedang melaju sebuah truk yg berkecepatan tinggi.Nampak jika truk itu kurang terkendali.
Nicholas setengah berlari dan meraih tubuh wanita itu,''Awaass!!!??kata Nicholas memberi peringatan.Brugh.mobil truk itu menabrak pohon dipinggir jalan setelah berusaha menghindar dari wanita tadi.
Sementara Nicholas dan wanita tersebut sama-sama terjatuh ke pinggir jalan dekat trotoar.Tubuh Nicholas membentur pinggiran trotoar demi melindungi wanita itu agar terbentur, Nicholas nampak kesakitan.
''Aduh,nakk,apa kamu baik-baik saja,mana yg sakit???kita segera kerumah sakit ya???kata wanita itu beruntun,iya nampak sangat khawatir.
''Tolong,tolong, anakku kesakitan,tolong!!!bantu aku untuk membawanya ke rumah sakit''kata wanita itu yg samar-samar terdengar oleh Nicholas.
''Ada apa nyonya???,siapa pemuda ini???tanya seorang lelaki yg berpakaian seperti supir.
''Cepat kamu bawa mobil ke sini,!!kita harus segera membawa Yudha ke rumah sakit,iya butuh pertolongan seorang dokter,cepaat!!!.Wanita itu terus berteriak sambil memeluk Nicholas.
Dengan keheranan supir tersebut memutar balik mobil,iya segera mengangkat Nicholas yg kesakitan dengan bantuan beberapa orang ke dalam mobil,wanita itu naik dan memangku kepala Nicholas,benturan keras pada pungungnya membuat Nicholas pingsan.
''Nak,kamu harus bertahan,demi Mama sayang,Mama nggak akan sanggup kehilangan kamu untuk yg kedua kalinya''kata wanita itu sambil meneteskan air mata,iya begitu sedih.
Sementara supir mengemudi sambil terus bertanya-tanya dalam hati.Oleh masyarakat sekitar,supir truk tadi mendapat pertolongan,untung saja tak ada korban nyawa.
Kepala Nicholas sedikit pening,akibat berguling-guling demi menolong wanita tadi,perlahan iya membuka matanya.
Iya berusaha untuk bangun dari brankar tempat iya terbaring,namun wanita itu mencegahnya.
''Kamu jangan banyak bergerak dulu sayang,kamu sedang sakit loh''kata wanita itu.Iya meraih salah satu tangan Nicholas dan menggengamnya erat.
''Akhirnya kamu sadar nak,Mama khawatir banget,Mama takut kamu kenapa-kenapa'kata wanita itu yg membuat Nicholas kebingungan.
''Maafkan istri saya,iya pikir kamu adalah anak kami yg hilang dua tahun yg lalu''kata seorang pria yg katanya suami wanita tersebut,iya segera menyusul ke rumah sakit setelah mendapat kabar dari supirnya.
''Terima kasih nak,kamu telah menyelamatkan istri saya,entah bagaimana iya andaikan kamu tak ada disana saat kecelakaan tadi''kata pria itu.
__ADS_1
Nicholas mengangguk tersenyum.
''Papa ini gimana sih, anak kita sedang sakit gini,Papa kok nggak ada rasa khawatir sih???umpat wanita itu kesal.
''Ma,dia itu bukan yudha, ikhlasin anak kita Ma,kasian Yudha ''kata suaminya.
''Ini Yudha Pa,anak kita'' wanita itu bersih kukuh.
''Ma,jangan kayak gini Doong,Papa tau ,Mama sedih kehilangan Yudha,tapi nggak kayak gini juga'' mereka berdebat.
''Pokoknya Mama taunya ini Yudha anak kita,anak kita pak''jawab wanita itu mulai emosi.
''Maaf Bu,tapi saya memang bukan Yudha,saya Nicholas ''berusaha melerai perselisihan.
''Ma,papa mohon, jangan siksa diri Mama seperti ini, istighfar Ma, istighfar ''suaminya mengingatkan.
''Mama benci Papa,benci!!.''Wanita itu kehilangan kendali,iya mulai mengamuk.
''Ada keributan apa ini,hah''seorang satpam masuk.
__ADS_1
''Maaf pak satpam,mental istri saya terganggu,tolong panggilkan dokter ahli kejiwaan,dia butuh suntikan penenang''kata suaminya menjelaskan.
Satpam itu segera pergi,tak lama seorang dokter datang dan memberikan pelayanan.
Wanita itu terkulai setelah mendapat suntikan penenang,iya di baringkan di kamar bersebelahan dengan Nicholas.
Karena tak ada luka yg serius, setelah pemeriksaan intensif , Nicholas bisa pulang.Iya tak harus di rawat inap,asal obat dari dokter di minum secara teratur.
Nicholas pamit pada suami wanita itu dan jg dokter, sementara iya tak bisa pamit pada wanita itu karena masih dalam pengaruh obat bius.kata suaminya,iya akan sedikit lebih baik dan tenang setelah sadar nanti.
Nicholas melangkah pergi,saat melewati kamar tempat wanita itu, Nicholas berhenti.Rasanya ada rasa tak ingin pergi jauh dari sisi wanita paruh baya itu.
Perasaan apa ini,mengapa ada rasa khawatir dan iba yg begitu dalam,padahal iya bukan siapa-siapa,kenal pun tidak sama sekali.Batin Nicholas.
Dengan segenap kekuatan hati, Nicholas meninggalkan bangsal rumah sakit dengan berat hati.
Dalam taksi, Nicholas masih kepikiran tentang pasutri itu,rasanya wajah mereka tak asing,tapi dimana aku pernah bertemu,mengapa rasanya begitu nyaman berada dalam dekapan wanita itu, Nicholas terus bertanya-tanya dalam hati.
__ADS_1
Bagaimana jika wanita itu mencarinya setelah sadar nanti????
''Aargh''Nicholas mengusap rambutnya kebelakang, Sementara supir taksi hanya mengawasi dari kaca spion.