
Hari ini Emely ada acara reunian dengan teman semasa SMA nya dulu.Setelah bekerja hingga sore hari, akhirnya iya bisa pulang dan bersiap-siap ke alamat yg sudah di tentukan oleh teman -temannya.
Hanya butuh waktu yg nggak lama, akhirnya Emely kini siap sedia dan meluncur ke lokasi reuni diantar sopirnya.Sementara Nicholas dari pukul 4 tadi sudah berangkat bekerja.
Tak lama Emely telah berada di depan restoran tempat iya dan teman-temannya janjian.Segera iya masuk ke dalam.Dari pojok kanan dua wanita cantik melambaikan tangan padanya.
Dengan tersenyum Emely menuju ke tempat itu.''Emely, akhirnya kau datang juga, kangen tau''Riska salah satu temannya langsung memeluk nya.Sementara Vio,Thalia dan Lola tersenyum.Mereka berempat bergantian cipika cipiki.
''Udah lama banget ya kita nggak ketemu ''ucap Emely setelah duduk.
''Iya nich,sampai lupa di mana tempat kita terakhir ngumpul''celetuk Vio.
''Ya gitu deh,kalau udah pada sibuk kerja,apalagi tu si Emely,pasti susah banget punya waktu luang,namanya juga big bos, pimpinan perusahaan ternama dan termasyur di kota ini,bahkan dengar-dengar sampai ke luar negeri.''Thalia si mulut ember ngoceh.
''Aah,kamu berlebihan memuji aku Ta,semua itu kan berkat kerja keras Papaku beserta stafnya,aku cuma melanjutkan,kasian Papa jika nggak di bantuin ''kata Emely.
''Wah,kamu nggak berubah ya Emy,tetap rendah hati dan makin cantik menurutku.''Lola kini yg bicara.
''Udahlah,kalian semua jg teman-temanku yg paling hebat ,pokoknya kita Is the best lah,''kata Emely.
''Ngomong-ngomong kita pada mau makan apa nich''tanya Riska.
''Kita pesan makanan favorit kita aja semasa SMA dulu,''kata Lola.
''Nasi goreng spesial ''mereka berempat kompak.Mereka tersenyum satu sama lain.
Riska memanggil salah satu pramusaji,segera pramusaji tersebut datang membawa buku menu.
''Ini buku menunya mbak,silahkan di lihat dulu''kata pramusaji pria tersebut.Emely menoleh pada pramusaji karena merasa familiar dengan suaranya.
''Nicholas,kamu kerja di sini rupanya''kata Emely.
''Eh,Emy, nggak nyangka ketemu di sini''jawab Nicholas.
''Kalian kenal,siapa sih,kenalin ke kita dong''ketiga temannya kompak.
''Oh ini Nicholas,dia.....
''Kami teman semasa kuliah,cuma beda jurusan''kata Nicholas melanjutkan perkataan Emely.
''Hey,ada apa dengan kalian,kok nampak canggung gitu''kata Riska melihat tingkah Emely dan Nicholas.
''Nggak ada apa-apa mbak,cuma kaget aja,udah lama nggak ketemu soalnya''jelas Nicholas.''Oh ya mau pesan apa Nona-nona''?
''Kami pesan nasi goreng spesial dan minumnya jus jeruk aja dech''Vio mewakili.
''Sebentar ya mbak,mohon di tunggu dengan sabar,permisi''Nicholas berlalu, Emely memandangi kepergiannya.
''Hey,ada apa sih???Riska masih penasaran dengan Emely dan Nicholas.
''Ngak ada apa-apa kok, nggak nyangka aja ketemu teman lama di sini''kilah Emely.
__ADS_1
''Tapi ngomong-ngomong,dia ganteng jg,udah punya pacar belum''Thalia mulai centil.
''Ya ,mana aku tau,aku aja baru ketemu''Wajah Emely memerah.
''Eh aku tanya perihal Nicholas,kok wajah kamu memerah gitu''tanya Thalia lagi.
''Apaan sih,nggak ada apa-apa beneran'' Emely berusaha bersikap biasa.
Mereka mengobrol tentang masa indah ketika di SMA dulu sambil menunggu pesanan.Tak lama dua pramusaji wanita datang membawa pesanan mereka.
Setelah semua makanan tersaji,kedua pramusaji pergi.Untunglah bukan Nicholas yg datang lagi,bisa habis aku di tanya -tanya Mulu,batin Emely.
''Ehh,kalian makan dulu ya,aku ke toilet sebentar''kata Emely
''Ok, jangan lama-lama''kata Riska.Emely berlalu.
Di toilet , Emely membasuh wajahnya lalu membenahi make up nya, samar-samar iya dengar dua orang berbicara di luar.
Emely yg hendak keluar mengurungkan niatnya.Matanya terbelalak melihat seorang wanita memeluk Nicholas dari belakang.
''Nick,aku mohon,tak bisakah kau sedikit saja mencintaiku''kata wanita itu menghiba
''Tolong lepas Eva, nggak baik seperti ini,kita ini sedang bekerja,apa nanti kata orang jika melihat kita''Kata Nicholas.
Nicholas melepaskan tangan Eva yg melingkar di tubuhnya dan segera berlalu.Sedangkan Eva berlari masuk ke toilet lain.
Emely yg menyaksikan semua itu menjadi kikuk tak karuan,segera iya menarik nafas panjang, setelah terasa plong,barulah iya kembali ke dalam.
''Lama banget di toilet,ngapain aja sih??tanya teman -temannya.
''Oh, tadi toiletnya banyak yg datang,jadi mesti nunggu deh'' Emely berbohong.
''Udah,makan segera nanti ke buru dingin''kata Vio.
Emely segera menyuap makanan ke mulutnya.Sesekali mereka ngobrol sambil menikmati makanan mereka.
Hingga akhirnya acara reunian itu selesai, Emely kembali ke rumah di antar supirnya.
Emely akhirnya sampai,iya kini duduk bersandar di sofa empuk yg ada di kamarnya.
Kembali iya teringat pada peristiwa yg iya lihat di toilet restoran tadi,.Mengapa Nicholas tak berkata sepatah katapun pada gadis itu,siapa dia???batin Emely.
Beberapa pertanyaan itu terus melintas dalam otaknya hingga tak sadar iya kini terlelap di kasurnya.
Menjelang pagi, Nicholas pulang.Serelah membersihkan diri, Nicholas pun terlelap di sofa tempat iya tidur selama berada di rumah itu.
__ADS_1
Pagi hari,saat Emely bangun,iya dapati Nicholas masih terlelap.
''Iya pasti sangat capek,''gumam Emely pelan.Segera iya menuju kamar mandi,iya hari ini ada meeting.
Emely kini nampak cantik dengan stelan hendak ke kantor.Nicholas nampak jg telah selesai mandi.
Segera iya berpakaian di ruang ganti,dan kembali menemui Emely.
''Maaf,aku nggak sempat buat sarapan untukmu, tadi aku kesiangan''kata Nicholas.
''Udahlah,mulai sekarang,biarkan bik Ida yg mengurus semuanya,kamu pasti capek''kata Emely tersenyum.
Entah mengapa setiap Emely tersenyum seperti itu, Nicholas selalu terbayang wajah seseorang,tapi siapa itu,entahlah,banyangan itu nampak tak jelas,kadang membuat Nicholas pening jika memaksakan untuk mengingat semua itu .
''Ayo kita sarapan''ajak Emely yg membuyarkan lamunan Nicholas.
Oh,eh iya''Nicholas sedikit gugup.Emely pikir Nicholas sedang memikirkan wanita yg memeluknya kemarin.
Selesai sarapan, Nicholas mengantar Emely ke kantor.Sesekali Nicholas melirik ke arah Emely yg nampak sedang gusar.
''Ada yg ingin kau tanyakan???tanya Nicholas.
''Akuu...itu...''Emely nampak ragu.
''Tanyalah,aku akan jawab semampuku''kata Nicholas meyakinkan.
''Tapi kamu nggak akan marah kan???selidik Emely.
''Kenapa harus marah,''Nicholas tersenyum sambil terus menyetir.
''Wanita yg di toilet semalam itu siapa''???Maaf aku secara kebetulan ada di sana''kata Emely.Tapi kamu nggak jawab jg nggak pa-pa kok''kata Emely lagi.Takut Nicholas salah paham.
''Oh itu,dia Eva,aku ketemu dia pas aku mulai bekerja di resto ,dia sedikit ter obsesi padaku,tapi yaaa mau gimana lagi, perasaan nggak bisa dipaksakan bukan???Nicholas berterus terang.
''Tapi,emang kamu nggak punya perasaan sedikit pun sama dia???tanya Emely.
''Nggak,aku cuma menganggapnya sebagai teman,aku juga udah berulang kali menjelaskan ke dia,tapi dianya masih ngeyel,''Nicholas menghembuskan nafasnya kasar.
''Emang kenapa,kamu cemburu??? Nicholas menggoda Emely.
Emely kikuk dan salah tingkah.''Apaan sih,ya nggak lah''kata Emely kemudian.
''Tapi aku lebih suka andaikan kau cemburu,''kata Nicholas tetap fokus menyetir.
Wajah Emely memerah,untung saja Nicholas tak menyadarinya.
''Ngak kok,jangan di ambil hati,aku cuma bercanda''Nicholas mencairkan suasana.
Akhirnya sampai di kantor Emely.Segera Emely turun dan masuk,iya ingin segera menghilang dari pandangan Nicholas .
__ADS_1
Nicholas lega,bisa sedikit mengutarakan isi hatinya pada Emely,walau Nicholas sadar Emely tak punya perasaan apa-apa padanya.